Ganja 8,2 Kilogram Dimusnahkan,Ditresnarkoba Polda Papua Barat Daya Dalami Jaringan Lintas Negara

Senin, 27 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PapuaBaratDayaOnlineNews,SORONG-Kepolisian Daerah Papua Barat Daya memusnahkan 8.288,57 gram ganja hasil pengungkapan dua kasus berbeda sepanjang April 2026. Dalam perkara ini, polisi menetapkan tiga tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika lintas wilayah.

Direktur Reserse Narkoba Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol Rizal Marito, mengatakan pengungkapan pertama dilakukan pada Selasa, 7 April 2026, sekitar pukul 21.33 WIT di kawasan Pelabuhan Kota Sorong. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap dua tersangka berinisial FDF dan TS.

“Dari penangkapan itu, petugas menyita ganja seberat 3.166,48 gram yang dikemas dalam ratusan plastik bening, serta sejumlah tas dan satu unit telepon seluler,” kata Rizal dalam keterangan, Senin, 27 April 2026.

Pengungkapan kedua dilakukan pada Senin, 13 April 2026, sekitar pukul 03.30 WIT, juga di Pelabuhan Sorong. Dalam operasi itu, polisi menangkap tersangka berinisial Z.M.G dengan barang bukti ratusan paket ganja yang disimpan dalam tas ransel dan plastik.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ketiga tersangka diduga memperoleh ganja dari Papua Nugini (PNG) untuk diedarkan di wilayah Sorong dan sekitarnya. Polisi menduga jalur distribusi memanfaatkan akses pelabuhan sebagai pintu masuk barang ilegal.

Seluruh barang bukti yang telah disita sebelumnya diuji laboratorium sebagai bagian dari kelengkapan berkas perkara, sebelum akhirnya dimusnahkan dengan cara dibakar hingga habis.

Rizal menyatakan, proses pemusnahan dilakukan secara terbuka dengan menghadirkan jaksa, perwakilan BPOM, penasihat hukum, serta para tersangka. “Ini bagian dari transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan perkara narkotika,” ujarnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 111 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026, dengan ancaman pidana penjara maksimal seumur hidup.

Kepolisian menilai pengungkapan ini menunjukkan adanya pola peredaran narkotika lintas batas yang masih aktif. Penindakan tersebut, kata Rizal, diharapkan memberi efek jera sekaligus menekan distribusi narkotika di Papua Barat Daya.[AR]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Pesan Tegas di Lapangan Upacara: Kapolsek Klamono Ajak Pelajar SMPN 6 Kab. Sorong Jauhi Miras dan Pergaulan Bebas
Warga Protes Saat Kendaraannya Ditindak, Operasi Patuh Dofior 2026 di Taman DEO Tetap Tegas Namun Humanis
‎Kunker 3 Hari Di Makbon :Kapolres Sorong Pantau Konservasi Laut hingga Komitmen Bantu Gereja GKI Silo
Kapolres Sorong Kunker ke Polsek Makbon, Diberi Gelar Adat ‘Nebulum’ hingga Disorot Soal Kamtibmas
Lewat Subuh Keliling, Polsek Sorong Kota Sosialisasi Quick Wins Kapolri dan Tampung Keluhan Warga
‎Polsek Salawati Ubah Hidup Pasutri Lewat Program POLIRAN: Dari Petugas Kebersihan hingga Mandiri Berusaha Kios
‎Jadi Khatib Jumat di Malasigit, Kapolsek Klamono Tebar Pesan Persatuan dan Kerukunan
‎Dukung Green Policing, Polresta Sorong Kota Gelar Aksi Bersih Lingkungan Bersama Warga

Komentar

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:48

‎Pesan Tegas di Lapangan Upacara: Kapolsek Klamono Ajak Pelajar SMPN 6 Kab. Sorong Jauhi Miras dan Pergaulan Bebas

Senin, 2 November 2026 - 09:21

Warga Protes Saat Kendaraannya Ditindak, Operasi Patuh Dofior 2026 di Taman DEO Tetap Tegas Namun Humanis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:17

Kapolres Sorong Kunker ke Polsek Makbon, Diberi Gelar Adat ‘Nebulum’ hingga Disorot Soal Kamtibmas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:41

Lewat Subuh Keliling, Polsek Sorong Kota Sosialisasi Quick Wins Kapolri dan Tampung Keluhan Warga

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:12

‎Polsek Salawati Ubah Hidup Pasutri Lewat Program POLIRAN: Dari Petugas Kebersihan hingga Mandiri Berusaha Kios

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page