Papua Barat Daya Online News, SORONG-Roda organisasi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali berputar. Jabatan Kapolres Sorong resmi mengalami pergantian kepemimpinan dari AKBP Edwin Parsaoran kepada AKBP Jems Oktovianus Tegai.
Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor ST/1584/VII/KEP./2026 tertanggal 31 Juli 2026 tentang mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Polri.
Sebelum ditunjuk untuk memimpin Polres Sorong, AKBP Jems Oktovianus Tegay menjabat sebagai Kapolres Raja Ampat. Posisi yang ditinggalkannya kini diisi oleh AKBP Boma Wedhayanto Purnomo.
Kadivhumas Polri, Irjen Pol Johnny Edison Isir, menyampaikan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang lazim terjadi di tubuh korps Bhayangkara. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran serta pengembangan karier personel.
”Mutasi dan rotasi merupakan hal yang biasa dalam dinamika organisasi Polri. Ini merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus upaya penyegaran dan penguatan organisasi agar pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan semakin optimal,” ujar Irjen Pol Johnny Edison Isir dalam keterangannya, Jumat (31/07/26).
Selain Polres Sorong, penyegaran kepemimpinan melalui ST Kapolri tersebut juga mencakup sejumlah pos jajaran Kapolres lainnya di wilayah hukum Polda Papua Barat Daya:
• Polres Sorong Selatan: AKBP Gleen Rooi Molle digantikan oleh AKBP Praja Gandha Wiratama (sebelumnya Kapolres Tambrauw).
• Polres Tambrauw: AKBP Praja Gandha Wiratama digantikan oleh AKBP Eddwar Martua Pandjaitan.
• Polres Raja Ampat: AKBP Jems Oktovianus Tegay digantikan oleh AKBP Boma Wedhayanto Purnomo.
• Polres Maybrat: Kompol Ruben Obed Kbarek digantikan oleh AKBP Jandry Denny Sairlela.
Pergantian ini diharapkan dapat memperkuat kinerja kepolisian di wilayah Papua Barat Daya dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.[**/CR-14]












Komentar
Silakan login untuk berkomentar.