Pemkab Sorong Genjot ‘Gerakan Ayo ke Posyandu’ Agustus: Targetkan Kunjungan Minimal 80 Persen demi Bebas Stunting

Sabtu, 1 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Papua Barat Daya Online News,SORONG-Pemerintah Kabupaten Sorong melalui kolaborasi lintas sektor resmi mencanangkan “Gerakan Ayo ke Posyandu” secara serentak di seluruh wilayah. Kick-off gerakan ini bertepatan dengan dimulainya bulan pemberian Vitamin A periode Agustus 2026 yang terpusat di Posyandu Wobok, Distrik Aimas.

Penyerahan makanan tambahan dan susu untuk balita oleh dr. Ronney Kalesaran Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong, dr. Ronny Kalesaran, menegaskan vitalnya pemantauan gizi dan kesehatan anak secara berkala melalui layanan Posyandu sebagai fondasi utama pencegahan stunting. Pernyataan tersebut disampaikan seiring dimulainya pencanangan bulan Vitamin A serta penimbangan serentak periode Agustus 2026 di Kabupaten Sorong.

​Menurut dr. Ronny Kalesaran, bulan Agustus merupakan momentum krusial dalam pemantauan gizi nasional melalui suplementasi Vitamin A serta pengukuran pertumbuhan fisik balita.

​”Posyandu ini kelihatannya sederhana, padahal di dalamnya ada pemantauan gizi, pemeriksaan kesehatan, dan intervensi stunting secara mendasar. Dengan penimbangan berat dan pengukuran tinggi badan yang rutin, bila ada indikasi masalah gizi kurang, gizi buruk, atau stunting, kita bisa bertindak dan melakukan penanganan jauh lebih cepat,” tegas dr. Ronny Kalesaran.Sabtu (01/08/26)

​Kepala Bidang DP3AP2KB Kabupaten Sorong, Jein Pendek berfoto bersama anak-anak usai diwawancarai awak media.

​Melengkapi arahan Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Bidang DP3AP2KB Kabupaten Sorong, Jein Pendek, menekankan komitmen instansinya untuk berkolaborasi lintas sektor demi memastikan seluruh lapisan masyarakat memanfaatkan layanan di lebih dari 200 unit Posyandu se-Kabupaten Sorong.

​Jein Pendek menyatakan bahwa Pemkab Sorong mematok target kehadiran masyarakat mencapai minimal 80 persen dari total sasaran balita dan ibu hamil.

​”Hari ini kita bersama Dinas Kesehatan, para dokter, serta kader-kader Posyandu memulai ‘Gerakan Ayo ke Posyandu’ di bulan Vitamin A. Harapan kita, seluruh orang tua membawa anak bayi, balita, dan ibu hamil ke Posyandu untuk memantau tumbuh kembang sekaligus sebagai upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sorong,” ujar Jein Pendek.

​Guna memastikan ketercapaian target tersebut, Jein menuturkan bahwa tim gabungan dari Tim Pendamping Keluarga (TPK), kader kelurahan, serta jajaran TNI-Polri (Babinsa dan Bhabinkamtibmas) akan dikerahkan untuk melakukan penyisiran (sweeping) langsung ke rumah-rumah warga.

​”Kami bekerja sama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan sweeping ke rumah-rumah warga agar seluruh balita terdata dan terpantau riil tumbuh kembangnya. Mari pace-mace, semua masyarakat yang punya bayi dan balita, ayo bawa anak-anak kita ke Posyandu,” imbau Jein.

Suasana Posyandu

​Melalui kolaborasi erat antara Dinas Kesehatan dan DP3AP2KB ini, Pemerintah Kabupaten Sorong optimistis dapat meningkatkan partisipasi warga secara signifikan demi mewujudkan Kabupaten Sorong bebas stunting.

​Menjawab kekhawatiran pasangan muda atau warga baru yang belum mengetahui lokasi Posyandu di lingkungannya, Jein Pendek mengimbau agar warga berkonsultasi dengan Tim Pendamping Keluarga (TPK) atau kader kelurahan setempat.

​”Mari pace-mace, semua masyarakat yang punya bayi balita, ayo bawa anak-anak kita ke Posyandu agar mendapat imunisasi lengkap, Vitamin A, serta pemantauan tumbuh kembang,” imbau Jein menutup keterangannya[AR}

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Terapkan Prinsip One Portal, DPMPTSP Kabupaten Sorong Dorong Kemudahan Berusaha
‎Percepat Operasionalisasi Koperasi Merah Putih, Pemprov Papua Barat Daya Gelar Rakor Lintas Instansi
FKP Dinas Perindagkop Kabupaten Sorong: Standar Pelayanan Harus Menjawab Kebutuhan Masyarakat Pemerintah, Terkini
‎Hindari Tumpang Tindih Program, Bapperida Kab.Sorong Ajak Sektor Swasta Integrasikan Dana CSR dengan Pemerintah
‎Gandeng Korporasi,Pemerintah Kabupaten Sorong Maksimalkan Otsus 1 Persen
‎Waspada Karhutla di Musim Kemarau Panjang, Pemerintah Kabupaten Sorong Tegaskan Larangan Keras Buka Lahan dengan Cara Dibakar
33 Kepala Kampung di Kabupaten Sorong Resmi Dilantik, Kadis DPMK Ingatkan Efisiensi Dana Desa dan Program Prioritas
Tindak Lanjuti Audit BPK, Pemkab Sorong dan UGM Inventarisasi Aset HPL EKs-Transmigrasi di Salawati

Komentar

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:49

‎Terapkan Prinsip One Portal, DPMPTSP Kabupaten Sorong Dorong Kemudahan Berusaha

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:21

‎Percepat Operasionalisasi Koperasi Merah Putih, Pemprov Papua Barat Daya Gelar Rakor Lintas Instansi

Kamis, 3 September 2026 - 13:53

FKP Dinas Perindagkop Kabupaten Sorong: Standar Pelayanan Harus Menjawab Kebutuhan Masyarakat Pemerintah, Terkini

Rabu, 2 September 2026 - 19:46

‎Hindari Tumpang Tindih Program, Bapperida Kab.Sorong Ajak Sektor Swasta Integrasikan Dana CSR dengan Pemerintah

Rabu, 2 September 2026 - 10:23

‎Gandeng Korporasi,Pemerintah Kabupaten Sorong Maksimalkan Otsus 1 Persen

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page