Polisi Dalami Motif dan Kejar Pelaku Pembunuhan IRT Di Depan Gereja Katolik Paroki Santo Bernardus Aimas

Minggu, 18 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Papua Barat Daya Online News,SORONG-Satuan Reserse Kriminal Polres Sorong terus mendalami kasus penikaman yang menewaskan seorang ibu rumah tangga, Cristina Ewit Syufi (22), di depan Gereja Katolik Paroki Santo Bernardus Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Minggu (18/01/2026) pagi.

Kasat Reskrim Polres Sorong, Iptu Erikson Sitorus, menjelaskan peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIT. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, korban datang ke gereja bersama anaknya menggunakan jasa transportasi daring.

“Korban tiba di depan gerbang gereja sekitar pukul 09.00WIT. Beberapa menit kemudian korban turun dari kendaraan. Saat itulah terduga pelaku yang diduga sudah berada di sekitar lokasi langsung melakukan penikaman menggunakan senjata tajam,” kata Iptu Erikson melalui sambungan telepon

Menurutnya, setelah ditikam, korban sempat berlari sambil menggendong anaknya ke arah pintu masuk gereja untuk meminta pertolongan. Namun korban terjatuh di halaman depan gereja dan meninggal dunia akibat luka tusuk yang dideritanya. Sementara itu, pelaku melarikan diri menggunakan mobil jenis Hilux berwarna hitam tanpa nomor polisi.

“Petugas piket menerima laporan dan langsung menuju TKP, memasang garis polisi, mengamankan saksi-saksi, serta melakukan olah TKP. Identitas terduga pelaku telah kami kantongi dan saat ini masih dalam pengejaran,” ujarnya.

Kasat Reskrim menegaskan, penyidik masih mendalami motif di balik penikaman tersebut, termasuk hubungan antara korban dan pelaku. Ia meminta masyarakat memberikan kepercayaan penuh kepada kepolisian dalam proses penyelidikan.

“Kami mohon kepada pihak keluarga dan masyarakat agar memberi ruang kepada penyidik untuk bekerja. Motif masih kami dalami secara menyeluruh. Kami berkomitmen mengungkap kasus ini seterang-terangnya,” tegas Iptu Erikson.

Ia juga mengimbau seluruh pihak untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tidak terpancing emosi, serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu proses hukum.

“Mohon bersabar dan tetap mendukung kepolisian. Mari bersama-sama menjaga kamtibmas dan tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk keperluan visum, sementara proses penyelidikan dan pengejaran terhadap terduga pelaku terus dilakukan oleh Polres Sorong.(ARY)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditreskrimsus Polda Papua Barat Daya Berhasil Bongkar Penipuan Online,Ini Modusnya
Satlantas Polres Sorong Gelar Razia Rutin, Temukan Beragam Pelanggaran hingga Kendaraan Dinas Tak Lengkapi Dokumen
Maraknya Curanmor di Kabupaten Sorong, Satlantas Polres Sorong Intensifkan Razia Kendaraan
Rugikan Negara 715 Juta Rupiah, 6 Tersangka Korupsi Baju Dinas DPRD Papua Barat Daya Ditahan
Diduga Bekingi Mafia BBM Subsidi di Sorong, 10 Anggota Polisi Terseret; Wakapolda Tegaskan: Itu Personal, Bukan Institusi
HUT Ke-2 Polda Papua Barat Daya Jadi Momentum Tingkatkan Pelayanan dan Kepercayaan Publik
Malam Tegang di Mapolresta Sorong Kota, Keluarga Maxi Bless Kasus Penikaman Tuntut Keadilan dan Aksi Gerak Cepat Polisi
Ganja 8,2 Kilogram Dimusnahkan,Ditresnarkoba Polda Papua Barat Daya Dalami Jaringan Lintas Negara

Komentar

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:34

Ditreskrimsus Polda Papua Barat Daya Berhasil Bongkar Penipuan Online,Ini Modusnya

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:13

Satlantas Polres Sorong Gelar Razia Rutin, Temukan Beragam Pelanggaran hingga Kendaraan Dinas Tak Lengkapi Dokumen

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12

Maraknya Curanmor di Kabupaten Sorong, Satlantas Polres Sorong Intensifkan Razia Kendaraan

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:55

Rugikan Negara 715 Juta Rupiah, 6 Tersangka Korupsi Baju Dinas DPRD Papua Barat Daya Ditahan

Rabu, 29 April 2026 - 13:37

Diduga Bekingi Mafia BBM Subsidi di Sorong, 10 Anggota Polisi Terseret; Wakapolda Tegaskan: Itu Personal, Bukan Institusi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page