Dihadang OTK di Jalan Pedalaman Tambrauw, Dua Tenaga Kesehatan Tewas Diserang Secara Beringas

Senin, 16 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PapuaBaratDayaOnlineNews, Tambrauw-Aksi kekerasan brutal kembali mengguncang wilayah pedalaman Papua Barat Daya. Dua tenaga kesehatan dilaporkan tewas setelah diserang secara beringas oleh orang tak dikenal di Kampung Jokbu, Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw, Senin, 16 Maret 2026 sekitar pukul 11.37 WIT.

Peristiwa tragis itu terjadi saat empat tenaga kesehatan sedang dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Pratama Fef untuk menjalankan tugas pelayanan medis bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, rombongan nakes itu melintasi kawasan Kampung Jokbu, tepatnya di wilayah Banfot, ketika kendaraan yang mereka tumpangi tiba-tiba dihadang oleh sekelompok orang tak dikenal.

Situasi yang semula tenang berubah mencekam dalam hitungan detik. Para pelaku disebut langsung melakukan penyerangan secara brutal terhadap rombongan tenaga kesehatan tersebut.

Dalam kepanikan itu, dua tenaga kesehatan berhasil melarikan diri dan menyelamatkan diri dari lokasi kejadian. Keduanya diketahui bernama Hamzah dan Robby.

Namun dua rekan mereka lainnya tidak berhasil selamat dari serangan tersebut. Keduanya dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat aksi kekerasan yang dilakukan para pelaku.

Insiden ini menimbulkan duka mendalam bagi dunia kesehatan, terutama bagi para tenaga medis yang bertugas di wilayah-wilayah terpencil Papua Barat Daya.

Hingga kini aparat keamanan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku serta motif di balik penyerangan yang menewaskan dua tenaga kesehatan tersebut.

Sejumlah personel keamanan juga telah disiagakan di Distrik Bamusbama guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan lanjutan.

Peristiwa ini kembali menegaskan besarnya risiko yang dihadapi para tenaga kesehatan saat menjalankan tugas kemanusiaan di wilayah pedalaman Papua. Selain harus menembus medan geografis yang sulit, mereka juga dihadapkan pada ancaman keselamatan yang tidak jarang membayangi tugas pelayanan kepada masyarakat.

Para tenaga kesehatan selama ini menjadi garda terdepan dalam memastikan masyarakat di daerah terpencil tetap mendapatkan akses pelayanan medis.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih terus melakukan upaya penanganan dan pengumpulan informasi terkait insiden tersebut. Upaya konfirmasi kepada aparat keamanan dan otoritas setempat juga masih terus dilakukan.[RA]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditreskrimsus Polda Papua Barat Daya Berhasil Bongkar Penipuan Online,Ini Modusnya
Satlantas Polres Sorong Gelar Razia Rutin, Temukan Beragam Pelanggaran hingga Kendaraan Dinas Tak Lengkapi Dokumen
Maraknya Curanmor di Kabupaten Sorong, Satlantas Polres Sorong Intensifkan Razia Kendaraan
Rugikan Negara 715 Juta Rupiah, 6 Tersangka Korupsi Baju Dinas DPRD Papua Barat Daya Ditahan
Diduga Bekingi Mafia BBM Subsidi di Sorong, 10 Anggota Polisi Terseret; Wakapolda Tegaskan: Itu Personal, Bukan Institusi
HUT Ke-2 Polda Papua Barat Daya Jadi Momentum Tingkatkan Pelayanan dan Kepercayaan Publik
Malam Tegang di Mapolresta Sorong Kota, Keluarga Maxi Bless Kasus Penikaman Tuntut Keadilan dan Aksi Gerak Cepat Polisi
Ganja 8,2 Kilogram Dimusnahkan,Ditresnarkoba Polda Papua Barat Daya Dalami Jaringan Lintas Negara

Komentar

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:34

Ditreskrimsus Polda Papua Barat Daya Berhasil Bongkar Penipuan Online,Ini Modusnya

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:13

Satlantas Polres Sorong Gelar Razia Rutin, Temukan Beragam Pelanggaran hingga Kendaraan Dinas Tak Lengkapi Dokumen

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12

Maraknya Curanmor di Kabupaten Sorong, Satlantas Polres Sorong Intensifkan Razia Kendaraan

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:55

Rugikan Negara 715 Juta Rupiah, 6 Tersangka Korupsi Baju Dinas DPRD Papua Barat Daya Ditahan

Rabu, 29 April 2026 - 13:37

Diduga Bekingi Mafia BBM Subsidi di Sorong, 10 Anggota Polisi Terseret; Wakapolda Tegaskan: Itu Personal, Bukan Institusi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page