Papua Barat Daya Online News, SORONG-Plt. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, dan UKM Provinsi Papua Barat Daya, Dr. Sellvyana Sangkek, S.E., M.Si., dijadwalkan hadir sebagai pembicara kunci dalam forum strategis yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Bali pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Undangan resmi tersebut menjadi bentuk pengakuan atas potensi ekonomi daerah serta komitmen Pemprov Papua Barat Daya dalam mendorong komoditas lokal menembus pasar internasional.
Dalam forum peningkatan kapasitas tersebut, Dr. Sellvyana akan membawakan paparan berfokus pada penguatan ekosistem dan kapasitas ekspor sektor potensial di Papua Barat Daya melalui optimalisasi komoditas unggulan, peningkatan daya saing produk, hingga perluasan akses pasar global.
Dr. Sellvyana menjelaskan bahwa strategi pengembangan ekspor Papua Barat Daya bertumpu pada tiga pilar utama. Pilar pertama berfokus pada optimalisasi komoditas unggulan, mengingat sektor perikanan saat ini menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi lebih dari 65 persen terhadap total ekspor daerah.
Pemprov bertekad menggeser pola lama dari sekadar mengekspor bahan mentah menjadi pembangunan rantai nilai di dalam daerah.
Pilar kedua menekankan pada peningkatan daya saing produk melalui penerapan standar mutu, sertifikasi berstandar internasional, diversifikasi pengolahan produk, serta penguatan kemasan dan identitas merek lokal agar mampu bersaing di tingkat global.
Sementara itu, pilar ketiga berfokus pada perluasan akses pasar global melalui penguatan kemitraan strategis, pemanfaatan platform perdagangan digital, serta mendorong peran aktif koperasi dan UMKM sebagai agregator pasokan.
Di sela-sela keberangkatannya, Dr. Sellvyana menyampaikan optimismenya terhadap peluang kolaborasi strategis tersebut bagi percepatan pembangunan ekonomi di wilayahnya.
”Undangan ini bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan pengakuan atas potensi dan kemajuan Papua Barat Daya. Semoga paparan ini membuka jalan kerjasama yang lebih erat antara Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dengan Bank Indonesia dan pemangku kepentingan lainnya, sehingga kekayaan alam kita benar-benar menjadi kemandirian ekonomi rakyat,” tegas Dr. Sellvyana Sangkek.Senin (19/10/26)
Dukungan dan doa turut mengalir dari jajaran Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, Dekranasda, LIRA, FKPT, serta berbagai elemen masyarakat agar partisipasi Papua Barat Daya dalam forum nasional ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan kesepakatan konkret bagi kemajuan ekonomi daerah.[**/CR-14]
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.