Papua Barat Daya Online News,SORONG- Memasuki hari kelima pelaksanaan Operasi Patuh Dofior 2026, jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Sorong menggelar razia kendaraan di kawasan Jalan Nangka Aimas, Unit 1, Kabupaten Sorong, tepat di area persawahan. Jumat (30/10/26)
Operasi yang dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sorong, AKP Lambok Simanjuntak, mendapati puluhan sepeda motor terjaring akibat berbagai bentuk pelanggaran.
Mewakili Kapolres Sorong AKBP Jems Oktovianus Tegai, AKP Lambok Simanjuntak menyatakan bahwa penindakan pada hari kelima ini berfokus pada pelanggaran kasat mata serta kelengkapan surat-surat kendaraan.
Pelanggaran kasat mata yang dimaksud mencakup pengendara yang tidak menggunakan helm berstandar SNI, mengangkut penumpang lebih dari kapasitas, melanggar arus lalu lintas, hingga penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong.
”Operasi kali ini difokuskan pada pelanggaran yang berpotensi tinggi memicu kecelakaan lalu lintas, seperti tidak memakai helm, penggunaan knalpot brong yang mengganggu kenyamanan publik, hingga kelengkapan surat-surat seperti SIM dan STNK,” ujar AKP Lambok Simanjuntak di lokasi razia.
Dalam penertiban tersebut, petugas menemukan cukup banyak pelajar yang terjaring razia, baik karena belum memiliki SIM maupun tidak melengkapi kelengkapan berkendara. Meski melakukan penindakan tegas dan terukur, petugas di lapangan tetap mengedepankan pendekatan secara simpatik dan persuasif.

”Terhadap para pelajar dan pengendara lainnya, penegakan hukum dilakukan secara transparan dan terukur, tetapi kami juga menyertainya dengan edukasi secara humanis. Kami ingin memberikan pemahaman bahwa tertib berlalu lintas ini demi keselamatan diri mereka sendiri,” kata Lambok.
Selain edukasi langsung di tempat, Polres Sorong terus mengoptimalkan sinergitas bersama TNI, Dinas Perhubungan, Polisi Militer, serta instansi terkait lainnya untuk menjaga situasi kamseltibcarlantas di wilayah Kabupaten Sorong. Seluruh hasil penindakan dan kegiatan penyuluhan dalam Operasi Patuh Dofior 2026 akan dievaluasi secara berkala guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di daerah tersebut.[AR]
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.