Ratusan Warga Maybrat Lakukan Aksi, Kapolda PBD Pastikan Kasus Penyerangan 3 Warga Diusut Tuntas

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Papua Barat Daya Online News, MAYBRAT-Aksi unjuk rasa masyarakat terkait insiden penyetangan warga sipil pada 13 Agustus 2026 berlangsung aman dan kondusif di Kabupaten Maybrat, Rabu (19/08/26).

Aksi diawali dari kawasan Kumurkek. Massa kemudian bergerak menuju Pertigaan Aisyo dan melanjutkan long march menuju Kantor Bupati Maybrat.

‎Pengamanan dilakukan personel gabungan Polres Maybrat, Polsek Aifat, serta personel Yon B Sat Brimob Polda Papua Barat Daya. Sejumlah pejabat daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda turut hadir mengawal penyampaian aspirasi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut hadir Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, S.Sos., Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Audie S. Latuheru, S.I.K., M.Han., Danrem Brigjen TNI Slamet Riadi, S.I.P., Bupati Maybrat Karel Murafer, S.H., M.A., serta jajaran TNI-Polri dan Forkopimda.

Dalam orasinya, massa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait insiden yang mengakibatkan tiga korban. Massa meminta pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai hukum serta persoalan tersebut diselesaikan dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum dan adat.

Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu mengapresiasi masyarakat Maybrat yang dinilai mampu menyampaikan aspirasi secara damai.

‎“Pemerintah daerah mengapresiasi masyarakat, tokoh adat, tokoh masyarakat dan pemuda yang telah menjaga aksi ini tetap berjalan dengan aman dan damai. Pemerintah menolak segala bentuk kekerasan dan tentu akan menyampaikan aspirasi masyarakat,” ujar Elisa.

Elisa juga meminta masyarakat memberikan ruang kepada aparat kepolisian untuk menjalankan proses penyelidikan secara profesional.

“Kita harus memberikan kesempatan kepada aparat untuk bekerja secara profesional. Biarkan penyelidikan dilakukan sehingga fakta-fakta yang sebenarnya dapat ditemukan dan hasilnya nanti dapat disampaikan secara terbuka kepada masyarakat,” katanya.

‎Sementara itu, Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Audie S. Latuheru memastikan kepolisian akan menangani perkara tersebut hingga tuntas. Ia meminta masyarakat tidak menghambat proses penyelidikan, termasuk tahapan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami akan mengusut tuntas perkara ini. Namun, kami meminta ruang kepada pihak kepolisian untuk melakukan investigasi guna memperoleh hasil penyelidikan berdasarkan fakta-fakta yang ada,” tegas Audie.

Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat Maybrat bersama-sama menjaga situasi keamanan agar proses hukum dapat berjalan tanpa gangguan.

“Kami berharap masyarakat Maybrat bersama-sama mendukung proses penyelidikan ini agar dapat berjalan dengan baik. Berikan kesempatan kepada penyidik untuk bekerja secara profesional dan menyampaikan hasilnya setelah seluruh tahapan dilakukan,” ujarnya.

‎Menurut Audie, kepolisian akan menyampaikan perkembangan maupun hasil penyelidikan setelah seluruh tahapan penanganan perkara dilakukan secara menyeluruh dan berdasarkan fakta yang ditemukan di lapangan.

“Kami tidak ingin mengambil kesimpulan sebelum seluruh proses penyelidikan selesai. Semua akan didasarkan pada fakta dan bukti yang ditemukan oleh penyidik,” kata Kapolda.

Aksi unjuk rasa kemudian berakhir dalam keadaan aman, tertib dan lancar. Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Maybrat tetap kondusif.(**/hms/cr-14).

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sertijab di Mabes Polri, Brigjen Pol Hengki Haryadi Resmi Emban Jabatan Kapolda Papua Barat Daya
Bejat! Terobos Kamar dan Perkosa Korban, Remaja 17 Tahun di Sorong Diringkus Tim Resmob Polres Sorong
Rampung Tugas di Aimas, AKP Jopi Kewilaa Siap Pengawalan Lalu Lintas di Wilayah Kota Sorong
Bukan Luka Tembak, TNI Pastikan Tiga Warga Maybrat Diduga Diserang Senjata Tajam
Usut Tuntas Penembakan 3 Warga Sipil! Pemprov PBD Kutuk Keras Insiden Maybrat dan Jamin Biaya Medis Korban
‎Gakkum Gabungan Sorong Jaring 15 Truk ODOL, Proses Hukum Didorong Hingga Pengadilan
Catut Nama Anggota DPRD Kabupaten Sorong, Penipu Bermodalkan Foto Profil Palsu Kuras Uang Korban Hingga Mencapai Ratusan Juta
​Disersi hingga Perselingkuhan, Kapolda PBD Tegaskan Tidak Ada Toleransi

Komentar

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:27

Sertijab di Mabes Polri, Brigjen Pol Hengki Haryadi Resmi Emban Jabatan Kapolda Papua Barat Daya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:08

Bejat! Terobos Kamar dan Perkosa Korban, Remaja 17 Tahun di Sorong Diringkus Tim Resmob Polres Sorong

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:56

Ratusan Warga Maybrat Lakukan Aksi, Kapolda PBD Pastikan Kasus Penyerangan 3 Warga Diusut Tuntas

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:12

Rampung Tugas di Aimas, AKP Jopi Kewilaa Siap Pengawalan Lalu Lintas di Wilayah Kota Sorong

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:24

Bukan Luka Tembak, TNI Pastikan Tiga Warga Maybrat Diduga Diserang Senjata Tajam

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page