Bukan Luka Tembak, TNI Pastikan Tiga Warga Maybrat Diduga Diserang Senjata Tajam

Minggu, 16 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

​Papua Barat Daya Online News, MAYBRAT -Penyelidikan atas insiden kekerasan yang menimpa tiga warga sipil di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, memasuki babak baru. Kodam XVIII/Kasuari menegaskan bahwa berdasarkan analisis medis awal dan pemeriksaan lapangan, luka yang dialami para korban diduga kuat akibat sabetan senjata tajam, bukan bekas tembakan senjata api.

​Peristiwa kekerasan tersebut terjadi di Kampung Ainod, Distrik Aifat Timur Tengah, Kabupaten Maybrat, pada Kamis (13/8/2026). Ketiga korban teridentifikasi bernama Silvester Assem, Selfiana Sory, dan Anike Fatie. Dua di antaranya merupakan perempuan lanjut usia, sementara satu korban lainnya adalah seorang pemuda.

​Pasca-kejadian, para korban langsung dievakuasi dari lokasi untuk mendapatkan pertolongan darurat sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Sele Be Solu, Kota Sorong, guna menjalani perawatan medis intensif.

​Kepala Penerangan Kodam XVIII/Kasuari, Kolonel Inf. J. Daniel P. Manalu, menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden kekerasan yang memakan korban warga sipil tersebut. Pihaknya mengapresiasi kesiapsiagaan tim medis dan aparat keamanan yang bergerak cepat mengevakuasi para korban.

​Manalu membantah isu keterlibatan pasukan TNI maupun dugaan penembakan yang sempat beredar di tengah masyarakat.

​“Hasil analisis sementara terhadap ketiga korban menunjukkan bahwa luka yang dialami bukan luka tembak, namun kuat dugaan akibat senjata tajam. Kami telah memastikan melalui pengecekan awal di lapangan bahwa pada saat kejadian tidak terdapat pasukan TNI yang melaksanakan operasi di sekitar wilayah Ainod,” tegas Kolonel Manalu dalam siaran pers resmi yang diterima Papua Barat Daya Online News, Minggu (16/8/2026).

​Pernyataan resmi ini mengklarifikasi informasi awal yang sempat berkembang bahwa para korban menderita luka tembak oleh orang tidak dikenal (OTK). Perbedaan keterangan mengenai penyebab cedera ini menempatkan rekam medis (visum et repertum), olah tempat kejadian perkara (TKP), serta bukti fisik di lapangan sebagai kunci utama untuk mengungkap fakta secara utuh.

​Kodam XVIII/Kasuari menekankan bahwa dugaan penggunaan senjata tajam tersebut masih bersifat sementara. Pihaknya berjanji akan mengusut tuntas rangkaian kejadian, mengungkap motif, serta mengejar pelaku yang bertanggung jawab.

​“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan mendalam untuk mengungkap fakta sebenarnya atas kejadian ini. Seluruh informasi dan keterangan yang ada tetap akan kami dalami secara objektif agar tidak terjadi kesimpulan yang terburu-buru,” ujar Manalu.

​Mengakhiri keterangannya, Kodam XVIII/Kasuari mengecam keras segala bentuk tindakan kekerasan terhadap masyarakat sipil. Pihak TNI mengimbau warga agar tetap tenang, menjaga kondusivitas wilayah, serta tidak mudah terprovokasi oleh spekulasi maupun informasi yang belum terverifikasi selama proses penyelidikan berlangsung. [**/CR-14]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sertijab di Mabes Polri, Brigjen Pol Hengki Haryadi Resmi Emban Jabatan Kapolda Papua Barat Daya
Bejat! Terobos Kamar dan Perkosa Korban, Remaja 17 Tahun di Sorong Diringkus Tim Resmob Polres Sorong
Ratusan Warga Maybrat Lakukan Aksi, Kapolda PBD Pastikan Kasus Penyerangan 3 Warga Diusut Tuntas
Rampung Tugas di Aimas, AKP Jopi Kewilaa Siap Pengawalan Lalu Lintas di Wilayah Kota Sorong
Usut Tuntas Penembakan 3 Warga Sipil! Pemprov PBD Kutuk Keras Insiden Maybrat dan Jamin Biaya Medis Korban
‎Gakkum Gabungan Sorong Jaring 15 Truk ODOL, Proses Hukum Didorong Hingga Pengadilan
Catut Nama Anggota DPRD Kabupaten Sorong, Penipu Bermodalkan Foto Profil Palsu Kuras Uang Korban Hingga Mencapai Ratusan Juta
​Disersi hingga Perselingkuhan, Kapolda PBD Tegaskan Tidak Ada Toleransi

Komentar

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:27

Sertijab di Mabes Polri, Brigjen Pol Hengki Haryadi Resmi Emban Jabatan Kapolda Papua Barat Daya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:08

Bejat! Terobos Kamar dan Perkosa Korban, Remaja 17 Tahun di Sorong Diringkus Tim Resmob Polres Sorong

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:56

Ratusan Warga Maybrat Lakukan Aksi, Kapolda PBD Pastikan Kasus Penyerangan 3 Warga Diusut Tuntas

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:12

Rampung Tugas di Aimas, AKP Jopi Kewilaa Siap Pengawalan Lalu Lintas di Wilayah Kota Sorong

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:24

Bukan Luka Tembak, TNI Pastikan Tiga Warga Maybrat Diduga Diserang Senjata Tajam

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page