Usut Tuntas Penembakan 3 Warga Sipil! Pemprov PBD Kutuk Keras Insiden Maybrat dan Jamin Biaya Medis Korban

Jumat, 14 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Papua Barat Daya Online News, SORONG-Aksi penembakan terhadap warga sipil kembali terjadi di Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya. Tiga warga sipil dilaporkan menjadi korban luka tembak dalam insiden berdarah yang terjadi di Kampung Ainod, Distrik Sifat, pada Kamis (13/08/26).

Tiga korban yang diidentifikasi sebagai Silvester Asem, Selfiana Sory, dan Anike Fatie harus menempuh perjalanan darat yang mencekam selama kurang lebih empat jam dari Kabupaten Maybrat menuju Kota Sorong guna mendapatkan pertolongan medis darurat.

Para korban tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sele Be Solu, Kota Sorong, pada Jumat (14/08/26) sekitar pukul 20.00 WIT dengan didampingi pihak keluarga. Kedatangan ambulans dan rombongan korban langsung disambut isak tangis histeris keluarga yang tidak terima dengan kondisi mengenaskan para korban.

Guna mengantisipasi potensi kericuhan dan menjaga situasi tetap kondusif, puluhan aparat keamanan bersenjata lengkap tampak disiagakan dan memperketat pengamanan di sekitar area RSUD Sele Be Solu.

‎​Protes Meletus dan Pembakaran Ban
‎​Buntut dari aksi penembakan terhadap warga sipil tersebut, gelombang protes warga yang geram meletus di beberapa titik wilayah Kabupaten Maybrat dan Kota Sorong. Sejumlah massa meluapkan kemarahan dengan melakukan aksi pembakaran ban di sekitar kawasan pusat perbelanjaan dan jalan protokol sebagai bentuk kecaman keras atas tindakan keji yang menimpa masyarakat sipil.

Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nusrau yang meninjau langsung kondisi para korban di RSUD Sele Be Solu menyampaikan duka mendalam sekaligus mengutuk keras insiden kekerasan yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan tersebut. Dalam keterangannya kepada awak media, pihak Pemerintah Provinsi menegaskan akan mengawal kasus ini hingga tuntas.

“Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya mengutuk keras aksi penembakan yang menimpa warga sipil di Maybrat. Kami memastikan seluruh biaya pengobatan para korban ditanggung oleh pemerintah. Kami juga meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas, mengidentifikasi pelaku, dan menindak tegas sesuai hukum yang berlaku agar keadilan bagi korban dan keluarga dapat ditegakkan,” tegas Wakil Gubernur Papua Barat Daya saat memberikan keterangan pers di area rumah sakit.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh aksi-aksi yang dapat memperkeruh situasi keamanan di wilayah Sorong maupun Maybrat.

‎​Senada dengan hal tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Barat Daya, Wilem Assem, yang turut mendampingi para korban menegaskan status murni para korban di hadapan publik.

“Para korban ini adalah masyarakat sipil murni, bukan kelompok bersenjata atau bagian dari konflik politik mana pun.

‎Penembakan terhadap warga yang tak berdosa ini adalah tindakan yang sangat tidak manusiawi,” ujar Wilem Assem.

‎​Hingga berita ini diturunkan, situasi keamanan di Kota Sorong dan Maybrat masih dalam pemantauan ketat aparat kepolisian dan TNI, sementara ketiga korban tengah mendapatkan perawatan intensif dari tim medis RSUD Sele Be Solu. [AR]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sertijab di Mabes Polri, Brigjen Pol Hengki Haryadi Resmi Emban Jabatan Kapolda Papua Barat Daya
Bejat! Terobos Kamar dan Perkosa Korban, Remaja 17 Tahun di Sorong Diringkus Tim Resmob Polres Sorong
Ratusan Warga Maybrat Lakukan Aksi, Kapolda PBD Pastikan Kasus Penyerangan 3 Warga Diusut Tuntas
Rampung Tugas di Aimas, AKP Jopi Kewilaa Siap Pengawalan Lalu Lintas di Wilayah Kota Sorong
Bukan Luka Tembak, TNI Pastikan Tiga Warga Maybrat Diduga Diserang Senjata Tajam
‎Gakkum Gabungan Sorong Jaring 15 Truk ODOL, Proses Hukum Didorong Hingga Pengadilan
Catut Nama Anggota DPRD Kabupaten Sorong, Penipu Bermodalkan Foto Profil Palsu Kuras Uang Korban Hingga Mencapai Ratusan Juta
​Disersi hingga Perselingkuhan, Kapolda PBD Tegaskan Tidak Ada Toleransi

Komentar

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:27

Sertijab di Mabes Polri, Brigjen Pol Hengki Haryadi Resmi Emban Jabatan Kapolda Papua Barat Daya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:08

Bejat! Terobos Kamar dan Perkosa Korban, Remaja 17 Tahun di Sorong Diringkus Tim Resmob Polres Sorong

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:56

Ratusan Warga Maybrat Lakukan Aksi, Kapolda PBD Pastikan Kasus Penyerangan 3 Warga Diusut Tuntas

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:12

Rampung Tugas di Aimas, AKP Jopi Kewilaa Siap Pengawalan Lalu Lintas di Wilayah Kota Sorong

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:24

Bukan Luka Tembak, TNI Pastikan Tiga Warga Maybrat Diduga Diserang Senjata Tajam

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page