Mitigasi Perubahan Iklim, Papua Barat Daya Tanam 36 Ribu Mangrove di Sorong

Jumat, 1 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PapuaBaratDayaOnlineNews,SORONG-Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Dinas Kehutanan menargetkan penanaman 36 ribu bibit mangrove di kawasan Kampung Maibo, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, sebagai bagian dari program mitigasi perubahan iklim dan rehabilitasi ekosistem pesisir.

Program penanaman tersebut akan dilakukan di lahan seluas 20 hektare dengan target penyelesaian dalam waktu satu hingga dua bulan. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat perlindungan garis pantai, menjaga habitat pesisir, serta meningkatkan kapasitas penyerapan karbon.

Kepala Bidang Pengelolaan DAS dan Perhutanan Sosial Dinas Kehutanan Papua Barat Daya, Julian Sarteis Sagrim, mengatakan penanaman mangrove merupakan bentuk aksi nyata pemerintah daerah dalam mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca.

“Pada 1 Mei 2026 ini kami merencanakan aksi mitigasi perubahan iklim dengan aksi nyata, yakni penanaman mangrove di kawasan Maibo,” ujar Julian.

Ia menjelaskan, Papua Barat Daya memiliki target kontribusi penurunan emisi sebesar 3,7 hingga 4 persen melalui berbagai program pelestarian lingkungan, termasuk perlindungan kawasan hutan dan rehabilitasi mangrove.

Menurut Julian, kondisi tutupan mangrove di Tanah Papua saat ini masih tergolong sangat baik dengan tingkat kerapatan mencapai 99 persen. Meski demikian, rehabilitasi tetap diperlukan untuk memulihkan area yang mengalami degradasi agar fungsi ekologis mangrove tetap optimal.

Kepala Bidang Pengelolaan DAS dan Perhutanan Sosial Dinas Kehutanan Papua Barat Daya, Julian Sarteis Sagrim saat memberikan sambutan

Selain penanaman, pemerintah daerah juga menyiapkan edukasi dan kampanye lingkungan kepada masyarakat agar kawasan mangrove tetap terjaga.

“Melalui aksi nyata ini kami ingin menunjukkan bahwa Papua Barat Daya berkomitmen menjaga kawasan hutan dan ekosistem pesisir sebagai bagian dari upaya menjaga stok karbon dunia,” kata Julian.

Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis Papua Barat Daya dalam memperkuat komitmen daerah terhadap penanganan perubahan iklim sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan di wilayah pesisir.[RS]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FKP Dinas Perindagkop Kabupaten Sorong: Standar Pelayanan Harus Menjawab Kebutuhan Masyarakat Pemerintah, Terkini
‎Hindari Tumpang Tindih Program, Bapperida Kab.Sorong Ajak Sektor Swasta Integrasikan Dana CSR dengan Pemerintah
‎Gandeng Korporasi,Pemerintah Kabupaten Sorong Maksimalkan Otsus 1 Persen
‎Waspada Karhutla di Musim Kemarau Panjang, Pemerintah Kabupaten Sorong Tegaskan Larangan Keras Buka Lahan dengan Cara Dibakar
33 Kepala Kampung di Kabupaten Sorong Resmi Dilantik, Kadis DPMK Ingatkan Efisiensi Dana Desa dan Program Prioritas
Tindak Lanjuti Audit BPK, Pemkab Sorong dan UGM Inventarisasi Aset HPL EKs-Transmigrasi di Salawati
Dinkes dan DP3AP2KB Kabupaten Sorong Fokuskan Bulan Agustus untuk Pengukuran Stunting Serentak dan Pembagian Vitamin A di 200 Posyandu
Pemkab Sorong Genjot ‘Gerakan Ayo ke Posyandu’ Agustus: Targetkan Kunjungan Minimal 80 Persen demi Bebas Stunting

Komentar

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 13:53

FKP Dinas Perindagkop Kabupaten Sorong: Standar Pelayanan Harus Menjawab Kebutuhan Masyarakat Pemerintah, Terkini

Rabu, 2 September 2026 - 19:46

‎Hindari Tumpang Tindih Program, Bapperida Kab.Sorong Ajak Sektor Swasta Integrasikan Dana CSR dengan Pemerintah

Rabu, 2 September 2026 - 10:23

‎Gandeng Korporasi,Pemerintah Kabupaten Sorong Maksimalkan Otsus 1 Persen

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:50

‎Waspada Karhutla di Musim Kemarau Panjang, Pemerintah Kabupaten Sorong Tegaskan Larangan Keras Buka Lahan dengan Cara Dibakar

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:21

33 Kepala Kampung di Kabupaten Sorong Resmi Dilantik, Kadis DPMK Ingatkan Efisiensi Dana Desa dan Program Prioritas

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page