Tokoh Muda Dewan Adat Moi Kecam Pembunuhan Nakes di Tambrauw, Ajak Jaga Keamanan di Momentum Idul Fitri

Sabtu, 21 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PapuaBaratDayaOnlineNews,Sorong-Tokoh Muda Dewan Adat Moi, Zakarias Kokmala, menyampaikan duka cita mendalam atas insiden kekerasan yang menewaskan tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya. Ia mengecam keras tindakan pembunuhan yang diduga dilakukan oleh oknum atau kelompok bersenjata yang dikaitkan dengan OPM di wilayah tersebut.

Sebagai bagian dari generasi penerus Suku Moi, tokoh muda Dewan Adat Moi memiliki peran strategis dalam menjaga, melestarikan, sekaligus mengembangkan nilai-nilai adat dan kearifan lokal di tengah dinamika perubahan zaman.

Zakarias menilai, aksi kekerasan terhadap tenaga kesehatan merupakan tindakan yang tidak berperikemanusiaan, mengingat peran vital nakes dalam memberikan pelayanan kemanusiaan, khususnya di daerah terpencil. “Kami sangat berduka atas kejadian ini. Tenaga kesehatan adalah garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan, sehingga tindakan keji seperti ini tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun,” tegasnya.

Insiden tragis tersebut terjadi di Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw, dan mengakibatkan korban jiwa dari kalangan tenaga medis. Aparat keamanan telah mengambil langkah cepat dengan melakukan penyelidikan serta pengamanan di lokasi kejadian.

Sejumlah pihak yang diduga terkait juga telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Zakarias mendorong aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan menindak tegas para pelaku sesuai hukum yang berlaku, guna memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban serta menjamin keamanan masyarakat secara luas.

Di sisi lain, dalam momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Zakarias turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Muslim, khususnya di wilayah Sorong Raya. Ia mengajak masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat nilai toleransi, serta menjaga ukhuwah dan kebersamaan di tengah keberagaman.

“Idul Fitri adalah saat yang tepat untuk saling memaafkan, mempererat persaudaraan, dan menjaga keharmonisan antar sesama. Mari kita rawat kebersamaan ini sebagai kekuatan dalam membangun daerah yang aman dan damai,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga mengimbau seluruh masyarakat agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban, khususnya selama perayaan Idul Fitri. Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas, serta terus mendukung upaya aparat dalam menciptakan situasi yang kondusif,” pungkas Zakarias.

Dengan semangat kebersamaan dan toleransi di momen hari raya, masyarakat Papua Barat Daya diharapkan dapat terus hidup rukun, damai, serta terhindar dari berbagai bentuk kekerasan yang merugikan semua pihak.[RA]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keluarga Desak Pengusutan Aktor Utama, Setelah 3 Orang Oknum ASN Setda Kabupaten Sorong di Tetapkan Jadi Tersangka
Polda Papua Barat Daya Fokus Pulihkan Rasa Aman Warga Tambrauw
Polisi Ungkap Jejak Pelaku dalam Rangkaian Kasus Tambrauw Berdarah
Inspektorat Papua Barat Daya Terseret Dugaan Anggaran Fiktif Rp2 Miliar, 38 Saksi Diperiksa
7 DPO Pembunuhan Warga Sipil di Tambrauw Diduga Kuat Terafiliasi Kelompok Kriminal Bersenjata
2 Prajurit TNI-AL Gugur,BMP Papua Barat Daya Kecam Serangan Maybrat, Desak Negara Bertindak Tegas
Kepala Suku Imekko Kabupaten Sorong Kutuk Serangan Nakes di Tambrauw, Serukan Penolakan Kelompok Bersenjata
Tak Ada Ruang bagi Teror di Tambrauw, Negara Tegaskan Jaminan Keselamatan Warga

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 04:16

Keluarga Desak Pengusutan Aktor Utama, Setelah 3 Orang Oknum ASN Setda Kabupaten Sorong di Tetapkan Jadi Tersangka

Minggu, 12 April 2026 - 19:26

Polda Papua Barat Daya Fokus Pulihkan Rasa Aman Warga Tambrauw

Kamis, 9 April 2026 - 11:55

Polisi Ungkap Jejak Pelaku dalam Rangkaian Kasus Tambrauw Berdarah

Rabu, 1 April 2026 - 14:06

Inspektorat Papua Barat Daya Terseret Dugaan Anggaran Fiktif Rp2 Miliar, 38 Saksi Diperiksa

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:20

7 DPO Pembunuhan Warga Sipil di Tambrauw Diduga Kuat Terafiliasi Kelompok Kriminal Bersenjata

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page