Supir Truk Sorong Ingatkan Mafia BBM Tak Tidur,Sidak Jangan Setengah Hati

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PapuaBaratDayaOnlineNews,KOTA SORONG Aksi demonstrasi ke Depot Pertamina Sorong pada Senin, 26 Januari 2026, belum dianggap selesai. Bagi para supir truk di Papua Barat Daya, protes itu adalah peringatan keras bahwa praktik mafia bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi masih hidupdan siap bangkit jika pengawasan melemah.

Ketua Pangkalan Truk KM 08 Sorong, Irsan Sese, yang juga penanggung jawab aksi Solidaritas Aktivis dan Supir Truk Papua Barat Daya Lawan Mafia Minyak Subsidi, meminta rekan-rekannya tetap tenang namun waspada. Ia mengimbau agar para supir tidak terpancing gesekan langsung dengan pelaku mafia maupun oknum petugas SPBU yang diduga bermain.

“Jangan ada kontak fisik. Jaga keamanan dan ketertiban. Kalau ada indikasi permainan BBM, laporkan. Koordinasi dengan Pertamina atau aparat penegak hukum,” kata Irsan, Selasa,(10/02/26)

Menurut dia, langkah yang diambil PT Pertamina (Persero) bersama kepolisian dan pemerintah daerah patut diapresiasi. Tim gabungan lintas sektor telah turun langsung ke lapangan melakukan inspeksi mendadak di sejumlah SPBU di Kota Sorong. Sasaran utama sidak penertiban antrean BBM bersubsidi yang selama ini dikeluhkan warga.

Hasilnya mulai terasa. Antrean panjang yang sebelumnya mengular kini berkurang signifikan. “Kami merasakan perubahan. Dulu antrean bisa berjam-jam. Sekarang sudah jauh berkurang,” ujar Irsan.

Namun, ia menegaskan persoalan belum sepenuhnya beres. Di lapangan, masih terpantau adanya “pemain lama” yang mencoba kembali menjalankan aksinya. Modusnya beragam dari pengisian berulang hingga dugaan kerja sama dengan oknum SPBU.

Karena itu, para supir menegaskan tak akan tinggal diam. “Kalau kami temukan atau curigai praktik mafia BBM, kami akan laporkan. Tidak ada kompromi,” kata Irsan.

Ia juga mewanti-wanti pemerintah dan aparat agar tidak berhenti di tengah jalan. Sidak, menurut dia, harus dilakukan secara berkelanjutan dan konsisten. “Kalau pengawasan dihentikan, mafia BBM pasti kembali. Ini sudah terbukti berulang kali,” ujarnya.

Bagi para supir truk, BBM bersubsidi bukan sekadar komoditas. Ia menyangkut hajat hidup, kelangsungan kerja, dan keadilan distribusi. “Subsidi itu hak masyarakat, bukan ladang bisnis segelintir orang,” kata Irsan.

Aksi 26 Januari lalu, kata dia, adalah pesan awal. Jika praktik mafia kembali dibiarkan, para supir memastikan suara perlawanan tak akan berhenti di satu demonstrasi[RA]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mabuk dan Bobol Rumah Warga, Pemuda 18 Tahun Diciduk Polres Sorong Usai Perkosa Wanita 54 Tahun ‎
Saat Sosialisasi Karhutla Tak Lagi Digubris, Kapolres Sorong Siap Terapkan Jerat Hukum Tegas
Polres Sorong Bersama Forkopimda Ambil Sikap Tegas Fokus Bentuk Satgas Penanggulangan Karhutla
Bapak Biadab! Pengaruh Miras dan Cemburu Buta, Pria di Sorong Aniaya Istri hingga Bayi 4 Bulan Tewas Kena Hantaman Kayu
Sertijab di Mabes Polri, Brigjen Pol Hengki Haryadi Resmi Emban Jabatan Kapolda Papua Barat Daya
Bejat! Terobos Kamar dan Perkosa Korban, Remaja 17 Tahun di Sorong Diringkus Tim Resmob Polres Sorong
Ratusan Warga Maybrat Lakukan Aksi, Kapolda PBD Pastikan Kasus Penyerangan 3 Warga Diusut Tuntas
Rampung Tugas di Aimas, AKP Jopi Kewilaa Siap Pengawalan Lalu Lintas di Wilayah Kota Sorong

Komentar

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:46

Mabuk dan Bobol Rumah Warga, Pemuda 18 Tahun Diciduk Polres Sorong Usai Perkosa Wanita 54 Tahun ‎

Selasa, 8 September 2026 - 16:09

Saat Sosialisasi Karhutla Tak Lagi Digubris, Kapolres Sorong Siap Terapkan Jerat Hukum Tegas

Selasa, 8 September 2026 - 15:38

Polres Sorong Bersama Forkopimda Ambil Sikap Tegas Fokus Bentuk Satgas Penanggulangan Karhutla

Minggu, 6 September 2026 - 13:51

Bapak Biadab! Pengaruh Miras dan Cemburu Buta, Pria di Sorong Aniaya Istri hingga Bayi 4 Bulan Tewas Kena Hantaman Kayu

Rabu, 2 September 2026 - 20:27

Sertijab di Mabes Polri, Brigjen Pol Hengki Haryadi Resmi Emban Jabatan Kapolda Papua Barat Daya

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page