Polda Papua Barat Daya Musnahkan 1.339 Miras Ilegal, Polisi: Pemicu Utama Kriminalitas

Kamis, 12 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

0-0x0-0-0#

0-0x0-0-0#

PapuaBaratDayaOnlineNews,SORONG-Aparat Polda Papua Barat Daya memusnahkan ribuan botol minuman keras ilegal dalam sebuah aksi simbolik yang menandai operasi pemberantasan penyakit masyarakat di wilayah itu. Sebanyak 1.190 botol dan 149 kaleng miras berbagai merek digilas dalam pemusnahan massal di markas kepolisian, Kamis,(12/03/26)

Ribuan botol tersebut merupakan barang bukti hasil operasi penindakan yang digelar aparat dalam beberapa bulan terakhir. Polisi menghancurkannya untuk memastikan minuman beralkohol ilegal itu tak kembali beredar di masyarakat.

Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Gatot Haribowo, S.I.K., M.AM menyebut miras ilegal sebagai salah satu sumber utama gangguan keamanan di wilayah Sorong dan sekitarnya. Menurut dia, banyak tindak kekerasan yang bermula dari konsumsi alkohol.

“Miras menjadi pemicu utama berbagai tindak pidana, mulai dari kekerasan dalam rumah tangga hingga penganiayaan di jalanan. Pemusnahan 1.190 botol dan 149 kaleng ini menjadi pesan tegas bahwa tidak ada ruang bagi peredaran miras ilegal di Papua Barat Daya,” pungkasnya

Kapolda menegaskan operasi serupa akan terus digencarkan, terutama menjelang momentum hari-hari besar yang biasanya diikuti peningkatan konsumsi miras.

“Kami tidak berhenti pada pemusnahan ini. Operasi akan terus ditingkatkan. Targetnya jelas, memutus rantai pasokan miras ilegal yang menjadi pemicu kriminalitas,” ujarnya.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya aparat menekan angka kejahatan di provinsi termuda di Indonesia tersebut. Namun polisi mengakui pengawasan masih menghadapi tantangan, terutama pada jalur-jalur tikus yang kerap digunakan untuk menyelundupkan miras ke wilayah pedalaman.

Dengan dimusnahkannya ribuan botol itu, aparat berharap salah satu sumber kerawanan sosial di Papua Barat Daya dapat ditekan. Operasi serupa dipastikan terus berlanjut dalam waktu dekat.[RA]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Polsek Salawati Ubah Hidup Pasutri Lewat Program POLIRAN: Dari Petugas Kebersihan hingga Mandiri Berusaha Kios
‎Jadi Khatib Jumat di Malasigit, Kapolsek Klamono Tebar Pesan Persatuan dan Kerukunan
‎Memasuki Hari Ke-5 Operasi Patuh Dofior 2026, Polres Sorong Tekankan Keselamatan dan Pelayanan Humanis
‎Lewat Program Poliran, Polresta Sorong Kota Fasilitasi 12 Warga Masuk TKBM Klayum
‎“Jebakan Game Online” Mengintai Generasi Muda, Diskominstaper Kabupaten Sorong Serukan Penguatan Literasi Digital
‎Pesan Kasat Lantas AKP Jopi Kewilaa di Operasi Patuh Dofior 2026: Tertib Lalu Lintas Bukan Karena Takut Polisi Saat Bertugas
‎Implementasi “Polisi Bersama Masyarakat”, Kapolresta Sorong Kota Turun Langsung Atur Lalu Lintas
‎Operasi Patuh Dofior 2026 Resmi Digelar, Kapolres Sorong Tekankan 7 Poin Utama

Komentar

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:12

‎Polsek Salawati Ubah Hidup Pasutri Lewat Program POLIRAN: Dari Petugas Kebersihan hingga Mandiri Berusaha Kios

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:15

‎Jadi Khatib Jumat di Malasigit, Kapolsek Klamono Tebar Pesan Persatuan dan Kerukunan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:48

‎Memasuki Hari Ke-5 Operasi Patuh Dofior 2026, Polres Sorong Tekankan Keselamatan dan Pelayanan Humanis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:15

‎Lewat Program Poliran, Polresta Sorong Kota Fasilitasi 12 Warga Masuk TKBM Klayum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:57

‎“Jebakan Game Online” Mengintai Generasi Muda, Diskominstaper Kabupaten Sorong Serukan Penguatan Literasi Digital

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page