Papua Barat Daya Online News, SORONG- Komitmen Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sorong, Ir. Frans Howay, ST., M.T., dalam membangun dan menata infrastruktur daerah terus dibuktikan secara nyata.Sikap yang bershaja dan berwawasan luas ini tidak hanya memimpin di balik meja, melainkan terjun langsung ke lapangan guna memantau kondisi fasilitas publik serta merespons cepat keluhan masyarakat.
Salah satu langkah nyata yang kini dirasakan langsung oleh warga adalah perbaikan jaringan lampu di Alun-Alun Aimas. Infrastruktur lampu yang sebelumnya sempat mengalami gangguan kini telah diperbaiki total, sehingga ikon pusat kota Kabupaten Sorong tersebut tampak lebih hidup dan berwarna pada malam hari. Pembenahan estetika ini tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar Alun-Alun Aimas.
Inovasi Pengaduan Jalan Rusak via Google Drive
Selain penataan estetika kota, Dinas PU di bawah kepemimpinan Frans Howay juga melakukan lompatan inovatif untuk mempercepat respons terhadap kerusakan infrastruktur jalan. Dinas PU meluncurkan sistem pelaporan jalan rusak berbasis digital yang terintegrasi melalui fitur Google Drive.
https://docs.google.com/forms/d/1fDbH_NnbhSmYSsl7daM6NLYfFdIDsOPc-p9RRiIt5s4/edit
Inovasi ini dirancang untuk memangkas birokrasi dan memudahkan masyarakat dalam menyampaikan laporan. Melalui sistem ini, warga yang menemukan jalan rusak cukup mengambil foto atau video kondisi lapangan, menyertakan titik lokasi (koordinat), lalu mengunggahnya langsung ke tautan Google Drive resmi yang telah disediakan oleh Dinas PU. Data yang masuk secara real-time ini memudahkan tim teknis untuk melakukan verifikasi, memetakan tingkat kerusakan, dan menyusun skala prioritas perbaikan secara cepat, tepat, dan transparan.
Meski langkah perbaikan dan inovasi terus dipacu, Frans Howay memberikan catatan kritis terkait pemeliharaan fasilitas yang sudah dibangun. Ia menyayangkan masih adanya oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab atau melakukan aksi vandalisme terhadap fasilitas publik yang telah diperbaiki dengan anggaran daerah.
”Kami berharap setelah semua fasilitas ini diperbaiki, jangan ada lagi tangan-tangan nakal yang merusaknya. Sangat disayangkan jika sarana publik yang dibangun untuk kepentingan bersama justru dirusak oleh oknum yang memberikan contoh salah,” tegas Frans Howay.
Salah satu contoh kasus yang disoroti adalah perusakan komponen teknis seperti saklar lampu dan kabel di area publik. Tindakan destruktif tersebut tidak hanya memadamkan fasilitas penerangan, tetapi juga membahayakan keselamatan warga lainnya serta merugikan daerah secara materiil.
Kepala Dinas PU mengimbau seluruh elemen masyarakat Kabupaten Sorong untuk menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) terhadap seluruh infrastruktur yang ada. Masyarakat diminta untuk ikut menjaga, mengawasi, dan tidak ragu menegur atau melaporkan apabila melihat adanya tindakan perusakan fasilitas umum di lingkungan sekitar. [AR]












Komentar
Silakan login untuk berkomentar.