Pelatihan Keterampilan Produktif Dibuka di Aimas, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Senin, 16 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PapuaBaratDayaOnlineNews, SORONG-Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menggelar kegiatan pengembangan keterampilan produktif bagi masyarakat melalui pelatihan tata boga, menjahit, dan otomotif. Kegiatan tersebut resmi dibuka di Aimas, Kabupaten Sorong, Senin (16/03/2026).

Program pelatihan ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kemampuan serta kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya bagi perempuan dan kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan keterampilan kerja.

Kegiatan pembukaan dihadiri sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat, serta para peserta pelatihan yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Sorong dan sekitarnya.

Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Papua Barat Daya, Viktor Solossa, S.Pd., S.T., M.T., yang hadir mewakili Gubernur Papua Barat Daya, mengatakan bahwa pelatihan keterampilan produktif merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan kemampuan kerja yang aplikatif.

Menurutnya, tiga bidang pelatihan yang diberikan yakni tata boga, menjahit, dan otomotif dipilih karena memiliki peluang usaha yang cukup besar serta dapat langsung diterapkan oleh peserta dalam kehidupan sehari-hari.

“Pelatihan ini merupakan bentuk pendidikan vokasi. Ketika peserta memperoleh keterampilan, maka keterampilan itu dapat digunakan untuk dirinya sendiri maupun keluarganya. Harapannya mereka dapat menjadi wirausaha mandiri dan membuka peluang usaha baru,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa program tersebut juga merupakan bagian dari implementasi visi dan misi pembangunan daerah yang menekankan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis keluarga.

Lebih lanjut, Viktor menyebutkan bahwa pelaksanaan pelatihan ini melibatkan berbagai unsur, termasuk organisasi kemasyarakatan serta lembaga terkait yang bergerak di bidang pengembangan keterampilan dan ekonomi kreatif.

“Ketika peserta sudah menguasai keterampilan yang diberikan, mereka diharapkan mampu membuka usaha sendiri. Dengan demikian, program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan individu, tetapi juga berdampak pada peningkatan ekonomi keluarga,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut memanfaatkan dana Otonomi Khusus (Otsus) yang diarahkan bagi Orang Asli Papua (OAP), dengan fokus pada tiga sektor utama yaitu pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan.

Pelatihan keterampilan produktif ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 16 hingga 19 Maret 2026, dengan menghadirkan sejumlah instruktur berpengalaman di masing-masing bidang tata boga, menjahit, dan otomotif.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan peserta sehingga dapat menciptakan peluang usaha baru di tengah masyarakat.

Melalui program ini, pemerintah daerah berharap masyarakat tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga memiliki kepercayaan diri untuk mengembangkan usaha mandiri yang berkelanjutan, sehingga dapat turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Provinsi Papua Barat Daya.[RA]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Terapkan Prinsip One Portal, DPMPTSP Kabupaten Sorong Dorong Kemudahan Berusaha
‎Percepat Operasionalisasi Koperasi Merah Putih, Pemprov Papua Barat Daya Gelar Rakor Lintas Instansi
FKP Dinas Perindagkop Kabupaten Sorong: Standar Pelayanan Harus Menjawab Kebutuhan Masyarakat Pemerintah, Terkini
‎Hindari Tumpang Tindih Program, Bapperida Kab.Sorong Ajak Sektor Swasta Integrasikan Dana CSR dengan Pemerintah
‎Gandeng Korporasi,Pemerintah Kabupaten Sorong Maksimalkan Otsus 1 Persen
‎Waspada Karhutla di Musim Kemarau Panjang, Pemerintah Kabupaten Sorong Tegaskan Larangan Keras Buka Lahan dengan Cara Dibakar
33 Kepala Kampung di Kabupaten Sorong Resmi Dilantik, Kadis DPMK Ingatkan Efisiensi Dana Desa dan Program Prioritas
Tindak Lanjuti Audit BPK, Pemkab Sorong dan UGM Inventarisasi Aset HPL EKs-Transmigrasi di Salawati

Komentar

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:49

‎Terapkan Prinsip One Portal, DPMPTSP Kabupaten Sorong Dorong Kemudahan Berusaha

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:21

‎Percepat Operasionalisasi Koperasi Merah Putih, Pemprov Papua Barat Daya Gelar Rakor Lintas Instansi

Kamis, 3 September 2026 - 13:53

FKP Dinas Perindagkop Kabupaten Sorong: Standar Pelayanan Harus Menjawab Kebutuhan Masyarakat Pemerintah, Terkini

Rabu, 2 September 2026 - 19:46

‎Hindari Tumpang Tindih Program, Bapperida Kab.Sorong Ajak Sektor Swasta Integrasikan Dana CSR dengan Pemerintah

Rabu, 2 September 2026 - 10:23

‎Gandeng Korporasi,Pemerintah Kabupaten Sorong Maksimalkan Otsus 1 Persen

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page