Dewan Pimpinan Daerah BMP Papua Barat Daya Kecam Pembunuhan Dua Nakes di Tambrauw 

Rabu, 18 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PapuaBaratDayaOnlineNews, KOTA SORONG- Dewan Pimpinan Daerah Barisan Merah Putih (BMP) Provinsi Papua Barat Daya mengecam keras aksi pembunuhan terhadap dua tenaga kesehatan yang terjadi di Kabupaten Tambrauw. Peristiwa tersebut dinilai sebagai ancaman serius terhadap keamanan sekaligus menghambat pelayanan publik di wilayah tersebut.

Wakil Ketua DPD BMP Papua Barat Daya, Joas Saflenbolo, menyatakan tindakan kekerasan terhadap tenaga medis tidak dapat dibenarkan dalam situasi apa pun. Ia menyoroti insiden yang menewaskan Yeremia Lobo dan Edwin di Kampung Jokbe, Distrik Bamusbama, saat keduanya tengah menjalankan tugas pelayanan di RS Pratama Fef.

“Kami mengecam keras tindakan keji ini. Tenaga kesehatan adalah garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan, sehingga kekerasan terhadap mereka merupakan pelanggaran serius,” ujar Joas dalam keterangannya,Rabu (18/03/26)

Selain menyampaikan kecaman, Joas juga mengungkapkan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Ia menilai peristiwa tersebut tidak hanya menimbulkan duka, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas keamanan serta menghambat pembangunan di Papua Barat Daya, khususnya di sektor layanan kesehatan.

BMP Papua Barat Daya, kata dia, mendukung penuh langkah aparat keamanan untuk mengusut tuntas kasus ini. Penegakan hukum diminta dilakukan secara tegas, terukur, dan profesional guna memastikan para pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Penindakan harus dilakukan secara serius agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” kata dia.

Joas juga mengimbau masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan, dan pemuda di Distrik Bamusbama dan sekitarnya, agar tetap tenang serta tidak mudah terprovokasi.

Ia meminta seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan turut berperan aktif dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif.

Menurutnya, masyarakat dapat membantu aparat dengan memberikan informasi apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.

Dalam penegasannya, Joas menekankan bahwa kekerasan bukanlah solusi dalam menyelesaikan persoalan. Ia mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan dialog serta memperkuat solidaritas sosial demi menjaga kedamaian dan mendukung pembangunan di Papua Barat Daya.

“Semua pihak harus bersatu menjaga keamanan dan kedamaian demi kesejahteraan bersama,” ujarnya.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keluarga Desak Pengusutan Aktor Utama, Setelah 3 Orang Oknum ASN Setda Kabupaten Sorong di Tetapkan Jadi Tersangka
Polda Papua Barat Daya Fokus Pulihkan Rasa Aman Warga Tambrauw
Polisi Ungkap Jejak Pelaku dalam Rangkaian Kasus Tambrauw Berdarah
Inspektorat Papua Barat Daya Terseret Dugaan Anggaran Fiktif Rp2 Miliar, 38 Saksi Diperiksa
7 DPO Pembunuhan Warga Sipil di Tambrauw Diduga Kuat Terafiliasi Kelompok Kriminal Bersenjata
2 Prajurit TNI-AL Gugur,BMP Papua Barat Daya Kecam Serangan Maybrat, Desak Negara Bertindak Tegas
Tokoh Muda Dewan Adat Moi Kecam Pembunuhan Nakes di Tambrauw, Ajak Jaga Keamanan di Momentum Idul Fitri
Kepala Suku Imekko Kabupaten Sorong Kutuk Serangan Nakes di Tambrauw, Serukan Penolakan Kelompok Bersenjata

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 04:16

Keluarga Desak Pengusutan Aktor Utama, Setelah 3 Orang Oknum ASN Setda Kabupaten Sorong di Tetapkan Jadi Tersangka

Minggu, 12 April 2026 - 19:26

Polda Papua Barat Daya Fokus Pulihkan Rasa Aman Warga Tambrauw

Kamis, 9 April 2026 - 11:55

Polisi Ungkap Jejak Pelaku dalam Rangkaian Kasus Tambrauw Berdarah

Rabu, 1 April 2026 - 14:06

Inspektorat Papua Barat Daya Terseret Dugaan Anggaran Fiktif Rp2 Miliar, 38 Saksi Diperiksa

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:20

7 DPO Pembunuhan Warga Sipil di Tambrauw Diduga Kuat Terafiliasi Kelompok Kriminal Bersenjata

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page