7 DPO Pembunuhan Warga Sipil di Tambrauw Diduga Kuat Terafiliasi Kelompok Kriminal Bersenjata

Rabu, 25 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

0-0x0-0-0#

0-0x0-0-0#

PapuaBaratDayaOnlineNews,SORONG-Aparat kepolisian memperluas perburuan pelaku pembunuhan warga sipil di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya. Dalam perkembangan terbaru, tujuh orang ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) yang diduga terlibat dalam rangkaian kekerasan berdarah di Distrik Bamusbama. Penetapan itu disampaikan dalam konferensi pers di Polda Papua Barat Daya, Rabu (25/03/2026).

Langkah ini menandai babak lanjutan penyidikan atas kasus yang sejak awal memperlihatkan pola kekerasan terorganisir. Sebelumnya, aparat gabungan TNI-Polri telah mengamankan sedikitnya 12 orang untuk dimintai keterangan, termasuk aparat kampung dan aparatur sipil negara (ASN). Hingga kini, penyidik masih mendalami peran masing-masing pihak.

Peristiwa di Distrik Bamusbama terjadi di wilayah yang dalam beberapa waktu terakhir dikategorikan rawan konflik. Sejumlah warga sipil dilaporkan menjadi korban penghadangan dan penganiayaan, termasuk tenaga kesehatan yang tengah menjalankan tugas pelayanan.

Aparat menegaskan, para korban tidak memiliki keterkaitan dengan aktivitas bersenjata, sehingga peristiwa ini diklasifikasikan sebagai kejahatan serius terhadap warga sipil.

Direktur Kriminal Umum Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol Junov Siregar, mengatakan identitas para pelaku telah dikantongi dan kini fokus aparat adalah melakukan pengejaran intensif.

“Ketujuh orang ini telah kami tetapkan sebagai DPO. Kami minta mereka segera menyerahkan diri. Jika tidak, kami akan melakukan tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujar Junov.

Adapun daftar tujuh DPO dalam kasus pembunuhan di Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw, meliputi: Gidion Yesnath, Yudas Yesyan, Tobias Yekwam, Maximus Yesyan, Ateng Yekwam, Yohanis Yeblo, dan Silas Yesnath.

Fokus penyidikan kini mengerucut pada para DPO yang diduga berperan langsung dalam aksi pembunuhan tersebut. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak memberikan perlindungan kepada para pelaku dan segera melaporkan jika mengetahui keberadaan mereka.

Selain itu, aparat mengungkap dugaan keterkaitan para pelaku dengan jaringan yang lebih luas. Ketujuh DPO ini diduga kuat terafiliasi dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB), sebagaimana terlihat dari klaim tanggung jawab penyerangan yang beredar melalui sejumlah akun di platform media sosial terkait penyerangan terhadap warga di Tambrauw.

Meski demikian, penyidik masih menelusuri validitas klaim tersebut serta kemungkinan adanya aktor intelektual di balik serangan. [RS]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Pesan Tegas di Lapangan Upacara: Kapolsek Klamono Ajak Pelajar SMPN 6 Kab. Sorong Jauhi Miras dan Pergaulan Bebas
Warga Protes Saat Kendaraannya Ditindak, Operasi Patuh Dofior 2026 di Taman DEO Tetap Tegas Namun Humanis
‎Kunker 3 Hari Di Makbon :Kapolres Sorong Pantau Konservasi Laut hingga Komitmen Bantu Gereja GKI Silo
Kapolres Sorong Kunker ke Polsek Makbon, Diberi Gelar Adat ‘Nebulum’ hingga Disorot Soal Kamtibmas
Lewat Subuh Keliling, Polsek Sorong Kota Sosialisasi Quick Wins Kapolri dan Tampung Keluhan Warga
‎Polsek Salawati Ubah Hidup Pasutri Lewat Program POLIRAN: Dari Petugas Kebersihan hingga Mandiri Berusaha Kios
‎Jadi Khatib Jumat di Malasigit, Kapolsek Klamono Tebar Pesan Persatuan dan Kerukunan
‎Dukung Green Policing, Polresta Sorong Kota Gelar Aksi Bersih Lingkungan Bersama Warga

Komentar

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:48

‎Pesan Tegas di Lapangan Upacara: Kapolsek Klamono Ajak Pelajar SMPN 6 Kab. Sorong Jauhi Miras dan Pergaulan Bebas

Senin, 2 November 2026 - 09:21

Warga Protes Saat Kendaraannya Ditindak, Operasi Patuh Dofior 2026 di Taman DEO Tetap Tegas Namun Humanis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:17

Kapolres Sorong Kunker ke Polsek Makbon, Diberi Gelar Adat ‘Nebulum’ hingga Disorot Soal Kamtibmas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:41

Lewat Subuh Keliling, Polsek Sorong Kota Sosialisasi Quick Wins Kapolri dan Tampung Keluhan Warga

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:12

‎Polsek Salawati Ubah Hidup Pasutri Lewat Program POLIRAN: Dari Petugas Kebersihan hingga Mandiri Berusaha Kios

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page