Papua Barat Daya Online News, SORONG-Pemerintah Kabupaten Sorong resmi menerima kedatangan rombongan Tim Ekspedisi Patriot 2026 dari Universitas Brawijaya (UB). Sebanyak 100 mahasiswa dan 20 ketua tim diterjunkan langsung ke wilayah delineasi kawasan transmigrasi Kabupaten Sorong guna melaksanakan program pengabdian masyarakat komprehensif yang berlangsung selama kurang lebih empat bulan, terhitung sejak Agustus hingga pertengahan November 2026.

Penanggung Jawab (PIC) Tim Ekspedisi Patriot Universitas Brawijaya, Taufik Ismail, Ph.D., mengungkapkan bahwa intervensi program akan difokuskan pada penguatan sektor-sektor strategis masyarakat lokal. Cakupan program kerja melingkupi ketahanan pangan, peningkatan layanan kesehatan, kualitas pendidikan, hilirisasi produk lokal, peternakan, perikanan tangkap, hingga pembenahan aspek kelembagaan kampung.
”Para personel disebar secara sistematis ke dalam 20 kelompok kerja. Lokus pengabdian terbagi di beberapa titik utama, antara lain Distrik Klasafet, Klamono, Malabotom, hingga kawasan Majener di Distrik Segun, serta dua kampung di wilayah Moisegin,” terang Taufik Ismail saat memberikan keterangan pers.
Kedatangan tim akademisi dari Jawa Timur ini disambut positif oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Sorong. Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Sorong, Ngatijo, menegaskan pentingnya kehadiran para mahasiswa untuk mendukung validasi data pemetaan dan percepatan pembangunan di kawasan transmigrasi.

”Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Tim Patriot Universitas Brawijaya. Kehadiran mereka sangat membantu kami, khususnya dari segi pendataan dan pengabdian langsung di empat distrik sasaran. Hasil pemetaan ini sangat krusial agar kita memiliki basis data yang presisi terkait perkembangan kawasan transmigrasi,” tegas Ngatijo.
Ngatijo menambahkan bahwa pihaknya telah mengarahkan seluruh kepala distrik dan kepala kampung di lokus penerima agar membuka pintu dan memfasilitasi kebutuhan tim ekspedisi selama menjalankan tugasnya. “Kami minta seluruh perangkat distrik dan kampung menerima tim ini dengan baik demi mendorong penguatan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat lokal,” tambahnya.

Dukungan senada disampaikan oleh Wakil Bupati Sorong, Ahmad Sutedjo. Ia menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Sorong memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi lintas instansi ini dan berharap para peserta dapat beradaptasi secara optimal dengan kearifan lokal setempat.
”Kami menyambut kedatangan adik-adik tim Patriot dengan senang hati. Harapan besar kami, keberadaan mereka di lapangan selama empat bulan dapat membawa perubahan positif serta dorongan ekonomi bagi kawasan yang telah ditetapkan, sesuai instruksi dan amanah pimpinan universitas,” pungkas Ahmad Sutedjo.[AR]












Komentar
Silakan login untuk berkomentar.