Dorong Pariwisata Papua Barat Daya Naik Kelas, Rico Sia Tekankan Pentingnya Amenitas, Aksesibilitas dan Inklusifitas

Minggu, 2 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Papua Barat Daya Online News, SORONG-Kementerian Pariwisata (Kemenparekraf) bekerja sama dengan Komisi VII DPR RI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong menggelar kegiatan sosialisasi strategis pengembangan pariwisata yang berlangsung di Aimas Hotel Convention Center, Minggu (02/08/2026). Pembukaan kegiatan secara resmi ditandai dengan penabuhan tifa sebanyak 7 kali oleh para pejabat dan tamu undangan yang hadir.

Kegiatan ini digelar sebagai langkah konkrit untuk memetakan potensi besar sekaligus memaksimalkan peluang nyata masa depan pariwisata di Kabupaten Sorong sebagai wilayah penyangga strategis kawasan Raja Ampat.

​Dalam sambutannya, Anggota Komisi VII DPR RI, Rico Sia, menekankan pentingnya melihat sektor pariwisata Kabupaten Sorong bukan sekadar keindahan alam semata, melainkan sebagai potensi besar dan peluang nyata masa depan bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

Pemberian cinderamata dari Kementrian Pariwisata kepada Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi Partai Nasdem

​Rico Sia memaparkan bahwa untuk mewujudkan peluang tersebut, sektor pariwisata daerah harus dibangun di atas pilar-pilar utama, yaitu Amenitas, Aksesibilitas, Inklusivitas, dan Kualitas:

​Amenitas yang Layak dan Nyaman:
Penyediaan sarana pendukung seperti akomodasi, restoran, sanitasi, dan fasilitas umum yang bersih dan memadai. Amenitas yang unggul akan memberikan pengalaman berkesan sehingga meningkatkan kepuasan dan durasi lama tinggal (length of stay) para wisatawan.

​Aksesibilitas yang Mudah dan Terintegrasi:
Keterhubungan moda transportasi serta kemudahan akses menuju lokasi wisata menjadi kunci utama agar potensi keindahan alam Kabupaten Sorong dapat dijangkau oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.

​Pariwisata Inklusif:
Pembangunan pariwisata harus melibatkan dan merangkul seluruh elemen masyarakat, khususnya Masyarakat Asli Papua (OAP). Seluruh lapisan masyarakat harus menjadi pelaku utama sekaligus merasakan dampak ekonomi secara langsung dari ekosistem pariwisata ini.

​Kualitas Pelayanan dan Tata Kelola:
Peningkatan kapasitas SDM dan standar pelayanan harus terus diasah agar destinasi di Kabupaten Sorong mampu bersaing secara kompetitif dengan standar nasional maupun internasional.

​”Pariwisata Kabupaten Sorong memiliki potensi besar dan peluang nyata masa depan. Melalui ketersediaan amenitas yang memadai, aksesibilitas yang baik, serta pendekatan yang inklusif dan berkualitas, kita tidak hanya menjual destinasi tetapi juga membangun kesejahteraan masyarakat secara nyata,” pangkas Rico Sia.

​Sementara itu, arahan dan apresiasi dari Kemenparekraf disampaikan melalui sambutan tertulis Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Rizki Handayani Mustafa, yang dibacakan langsung oleh Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah II, Asep Saifullah.

​Dalam sambutan tertulis tersebut, Kemenparekraf menekankan tiga kata kunci utama bagi pengelolaan pariwisata di Kabupaten Sorong, yaitu Adaptasi, Inovasi, dan Kolaborasi. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPR RI, serta pengelola destinasi menjadi faktor krusial untuk menciptakan pariwisata yang berkelanjutan.

Penabuhan tiga tanda dimulainya kegiatan

​Melalui penabuhan tifa sebanyak 7 kali di Aimas Hotel Convention Center, seluruh pihak berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil sosialisasi ini dengan aksi nyata di lapangan. Forum ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi pengelola destinasi, memperbaiki tata kelola fasilitas pendukung, serta menjadikan pariwisata sebagai motor penggerak utama pembangunan di Kabupaten Sorong.[AR]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Manfaat Nyata Pariwisata Inklusif: Dari Akses Disabilitas hingga Pemberdayaan Ekonomi Perempuan dan Pemuda
Usai Terima Rapor, Ratusan Anak Padati Kolam Renang Aimas Hotel & Convention Centre
Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix
Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall
Sustainable Tourism in Bali: Balancing Preservation and Growth

Komentar

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:35

Manfaat Nyata Pariwisata Inklusif: Dari Akses Disabilitas hingga Pemberdayaan Ekonomi Perempuan dan Pemuda

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:12

Dorong Pariwisata Papua Barat Daya Naik Kelas, Rico Sia Tekankan Pentingnya Amenitas, Aksesibilitas dan Inklusifitas

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:07

Usai Terima Rapor, Ratusan Anak Padati Kolam Renang Aimas Hotel & Convention Centre

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:10

Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix

Selasa, 28 Maret 2023 - 16:24

Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page