Sinergi Ormas Pemuda Didorong Jadi Pilar Modernisasi Pembangunan Di Papua Barat Daya

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PapuaBaratDayaOnlineNews,Kota Sorong -Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menegaskan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan sebagai mitra strategis dalam membangun tatanan masyarakat yang modern, inklusif, dan berkelanjutan. Penegasan tersebut mengemuka dalam pembukaan Konferensi Wilayah (Konferwil) I Pemuda Toraja Indonesia Provinsi Papua Barat Daya, yang digelar pada Sabtu (31/01/26) di Kota Sorong.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Gubernur Papua Barat Daya melalui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dr. Sellvyana Sangkek, SE., M.Si., yang hadir mewakili pemerintah daerah. Konferwil ini menjadi ruang konsolidasi strategis bagi Pemuda Toraja Indonesia untuk meneguhkan peran organisasi pemuda dalam mendukung pembangunan daerah berbasis nilai kebangsaan dan harmoni sosial.

Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Dr. Sellvyana, ditegaskan bahwa keberadaan Pemuda Toraja Indonesia tidak sekadar sebagai wadah berhimpun generasi muda berbasis kedaerahan, melainkan sebagai kekuatan sosial yang memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga persatuan dan stabilitas di provinsi termuda di Indonesia tersebut.

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya memberikan apresiasi atas kontribusi masyarakat Toraja yang selama ini berperan aktif dalam berbagai sektor kehidupan, mulai dari sosial, ekonomi, pendidikan, hingga keagamaan. Nilai-nilai luhur seperti kerja keras, disiplin, loyalitas, dan gotong royong dinilai telah memberi warna positif dalam kehidupan masyarakat majemuk di Papua Barat Daya.

“Pemuda Toraja Indonesia adalah pewaris nilai-nilai luhur itu. Saya berharap organisasi ini mampu menjaga identitas budaya Toraja sekaligus menjadikannya sumber inspirasi dalam membangun Papua Barat Daya yang damai dan bermartabat,” ujar Dr. Sellvyana Sangkek membacakan pesan Gubernur.

Di tengah derasnya arus informasi dan dinamika global, Gubernur juga mengingatkan pentingnya peran pemuda sebagai penyejuk sosial. Pemuda diharapkan tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan, tetapi justru tampil sebagai agen perdamaian dan penggerak perubahan positif di tengah masyarakat.

Sejalan dengan itu, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya mendorong Pemuda Toraja Indonesia untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan, penguatan kepemimpinan, serta pengembangan jejaring kolaborasi lintas organisasi dan komunitas.

Secara khusus, Gubernur mengajak Pemuda Toraja Indonesia untuk mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam empat bidang utama, yakni penguatan sumber daya manusia, pengembangan ekonomi kreatif dan kewirausahaan, peningkatan kualitas pendidikan, serta menjaga stabilitas sosial dan keamanan daerah.

“Pembangunan Papua Barat Daya tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat adat, tokoh agama, organisasi pemuda, dan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Pemuda Toraja Indonesia, Alan Christian Singkali, dalam sambutannya menekankan bahwa Konferwil I ini bukan hanya agenda organisatoris untuk memilih kepemimpinan, tetapi juga momentum refleksi dan konsolidasi peran pemuda Toraja dalam konteks kebangsaan.

Ia mengingatkan bahwa sejarah panjang pemuda Toraja telah mencatat kontribusi besar dalam perjalanan bangsa Indonesia, dari masa perjuangan kemerdekaan hingga era pembangunan. Nilai-nilai leluhur Toraja seperti sugi’ na kinaa serta barani na manarang disebutnya sebagai fondasi karakter pemuda yang berani, jujur, tangguh, dan berintegritas.

Menurut Alan, penguatan kelembagaan Pemuda Toraja Indonesia di berbagai daerah lahir dari kerinduan akan persatuan dan solidaritas dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal tersebut sejalan dengan semangat Deklarasi Pemuda Toraja Indonesia yang menegaskan satu wadah berhimpun untuk memperkuat kaderisasi, distribusi kepemimpinan, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Dari Papua Barat Daya, saya berharap lahir kader-kader Pemuda Toraja yang tidak hanya kuat secara identitas, tetapi juga unggul secara kapasitas, berwawasan kebangsaan, dan mampu menjadi jembatan persaudaraan di tengah kemajemukan Papua,” ujarnya.

Konferensi Wilayah I Pemuda Toraja Indonesia Provinsi Papua Barat Daya ini diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang visioner, berintegritas, serta program kerja yang realistis dan berdampak luas. Dengan demikian, sinergi antara organisasi pemuda dan pemerintah dapat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan Papua Barat Daya yang damai, adil, dan berkeadaban. (RA)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FKP Dinas Perindagkop Kabupaten Sorong: Standar Pelayanan Harus Menjawab Kebutuhan Masyarakat Pemerintah, Terkini
‎Hindari Tumpang Tindih Program, Bapperida Kab.Sorong Ajak Sektor Swasta Integrasikan Dana CSR dengan Pemerintah
‎Gandeng Korporasi,Pemerintah Kabupaten Sorong Maksimalkan Otsus 1 Persen
‎Waspada Karhutla di Musim Kemarau Panjang, Pemerintah Kabupaten Sorong Tegaskan Larangan Keras Buka Lahan dengan Cara Dibakar
33 Kepala Kampung di Kabupaten Sorong Resmi Dilantik, Kadis DPMK Ingatkan Efisiensi Dana Desa dan Program Prioritas
Tindak Lanjuti Audit BPK, Pemkab Sorong dan UGM Inventarisasi Aset HPL EKs-Transmigrasi di Salawati
Jambore Adat Domberay: Bukti Kemandirian Pemuda Papua di Tengah Minimnya Perhatian Kebudayaan
Dinkes dan DP3AP2KB Kabupaten Sorong Fokuskan Bulan Agustus untuk Pengukuran Stunting Serentak dan Pembagian Vitamin A di 200 Posyandu

Komentar

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 13:53

FKP Dinas Perindagkop Kabupaten Sorong: Standar Pelayanan Harus Menjawab Kebutuhan Masyarakat Pemerintah, Terkini

Rabu, 2 September 2026 - 19:46

‎Hindari Tumpang Tindih Program, Bapperida Kab.Sorong Ajak Sektor Swasta Integrasikan Dana CSR dengan Pemerintah

Rabu, 2 September 2026 - 10:23

‎Gandeng Korporasi,Pemerintah Kabupaten Sorong Maksimalkan Otsus 1 Persen

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:50

‎Waspada Karhutla di Musim Kemarau Panjang, Pemerintah Kabupaten Sorong Tegaskan Larangan Keras Buka Lahan dengan Cara Dibakar

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:21

33 Kepala Kampung di Kabupaten Sorong Resmi Dilantik, Kadis DPMK Ingatkan Efisiensi Dana Desa dan Program Prioritas

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page