PapuaBaratDayaOnlineNews,SORONG,- Ribuan warga tumpah ruah di Alun-alun Aimas, Kabupaten Sorong, Sabtu (24/1/2026), mengikuti kegiatan Jalan Sehat dalam rangka peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-100 M/103 H yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Papua Barat Daya. Kegiatan tersebut mengusung tema “Mengawali Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia.”

Jalan sehat dilepas secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua Barat Daya, Suardi Thamal, yang hadir mewakili Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu. Pelepasan peserta ditandai dengan pengibaran bendera start, dengan rute mengelilingi kawasan Alun-alun Aimas dan kembali finish di titik yang sama. Antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan warga nahdliyin bersama berbagai elemen masyarakat lintas latar belakang.
Selain menjadi ajang silaturahmi dan olahraga bersama, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pembagian beragam doorprize. Usai jalan sehat, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu hadir langsung memberikan sambutan di hadapan peserta.
Dalam pesannya, ia menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama memiliki peran strategis dalam merawat kebhinekaan sekaligus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menurutnya, kekuatan NU terletak pada kemampuannya mengikat perbedaan dalam semangat persaudaraan dan persatuan.

Sebagai bentuk penghargaan atas satu abad perjalanan NU, Gubernur Elisa Kambu memberikan doorprize utama berupa dua paket ibadah umrah bagi peserta jalan sehat. Ia menekankan bahwa hadiah tersebut diberikan sebagai bentuk kebahagiaan bersama, tanpa membedakan latar belakang kelompok atau golongan.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa cita-cita besar bangsa hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat terus menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan para pendiri bangsa, termasuk para ulama. Persaudaraan yang rukun, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Gubernur juga mengajak seluruh komponen, baik dari Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, organisasi kemasyarakatan, tokoh adat, tokoh agama, maupun para pemimpin di semua tingkatan, untuk bersama-sama menjaga keharmonisan sosial, khususnya di Tanah Papua.
Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, ia menyampaikan ucapan selamat atas peringatan satu abad Nahdlatul Ulama, seraya berharap momentum Harlah ini dapat semakin menguatkan semangat persatuan dalam membangun Papua Barat Daya sebagai bagian dari Indonesia.
Acara kemudian ditutup dengan pengundian doorprize utama dua paket umrah yang disambut meriah oleh para peserta yang memadati Alun-alun Aimas.(RA)











