Jejak Anak Moi Menjadi Pemimpin: Bupati Sorong Johny Kamuru Launching Buku Biografi dan Galang Dana untuk Pembangunan Gereja GKI Silo Malaumkarta

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PapuaBaratDayaOnlineNews, SORONG-Bertempat di Aimas Hotel Convention Center,Kamis (29/01/26)salah satu putra terbaik Suku Moi sekaligus Bupati Sorong, Johny Kamuru, secara resmi melaunching dua buku biografi yang merekam perjalanan hidup dan pengabdiannya. Buku pertama berjudul “Jejak Jalan: Album Perjalanan Johny Kamuru 1987–2022”, dan buku kedua bertajuk “Anak Moi Pedalaman, 160 Kota Dunia: Jawaban Tuhan atas Doa dan Air Mata di Port Numbay Jayapura 1993”.

Ketua DPRK Sorong Mawardi Nur Ikut Berpartisipasi Dalam Acara Lelang

Kedua buku tersebut mengisahkan rentetan perjalanan hidup Johny Kamuru, mulai dari masa menempuh pendidikan, pergumulan hidup di perantauan, hingga proses panjang pengabdian yang membawanya dipercaya masyarakat menjadi Bupati Sorong. Kisah yang dituturkan tidak hanya memotret keberhasilan, tetapi juga memuat cerita tentang doa, air mata, kerja keras, serta nilai-nilai iman yang membentuk karakter seorang anak adat Moi hingga mampu menapaki berbagai kota di dunia dan kembali membangun tanah kelahirannya.

Kegiatan peluncuran buku ini dirangkai dengan lelang penjualan buku edisi terbatas, yang seluruh hasilnya diperuntukkan bagi pembangunan Gedung Gereja GKI Silo Malaumkarta. Acara tersebut dihadiri berbagai kalangan, mulai dari pejabat pemerintah, tokoh agama, hingga para pengusaha. Antusiasme yang tinggi menunjukkan adanya kepedulian dan semangat kebersamaan untuk berpartisipasi dalam pembangunan rumah ibadah, sekaligus memiliki buku dengan nilai sejarah dan inspirasi yang kuat.

Penandatanganan Buku Secara Langsung Oleh Bupati Sorong. Nampak Sedang Menandatangani Buku Milik General Manager Aimas Hotel dan Convention Centre, I Nyoman Bagiarta

Secara terpisah, Bupati Sorong Johny Kamuru menyampaikan rasa syukur atas terbitnya buku tersebut. Ia menilai karya ini sebagai anugerah Tuhan yang luar biasa karena dapat dibaca dan menjadi berkat bagi banyak orang.

“Saya sangat bersyukur, ini suatu anugerah yang luar biasa. Tadi khusus para pendeta kita bagikan gratis, sedangkan untuk masyarakat umum kita lakukan lelang terbuka. Puji Tuhan, dalam waktu singkat berhasil terkumpul dana sebesar Rp206.500.000,” ungkapnya.

Johny Kamuru berharap, buku ini tidak hanya menjadi dokumentasi perjalanan pribadi, tetapi juga memiliki nilai edukatif bagi generasi muda, khususnya anak-anak Papua dan Suku Moi. Ia ingin pengalaman hidup yang tertuang dalam buku tersebut dapat memotivasi untuk tidak mudah menyerah, terus berjuang dalam pendidikan, serta tetap berpegang pada iman dan nilai-nilai budaya.

“Semoga buku ini memberi inspirasi bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk bermimpi besar dan mengabdi. Dengan doa, kerja keras, dan kejujuran, setiap anak daerah punya kesempatan yang sama untuk berhasil dan kembali membangun tanahnya,” pungkasnya.(RA)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FKP Dinas Perindagkop Kabupaten Sorong: Standar Pelayanan Harus Menjawab Kebutuhan Masyarakat Pemerintah, Terkini
‎Hindari Tumpang Tindih Program, Bapperida Kab.Sorong Ajak Sektor Swasta Integrasikan Dana CSR dengan Pemerintah
‎Gandeng Korporasi,Pemerintah Kabupaten Sorong Maksimalkan Otsus 1 Persen
‎Waspada Karhutla di Musim Kemarau Panjang, Pemerintah Kabupaten Sorong Tegaskan Larangan Keras Buka Lahan dengan Cara Dibakar
33 Kepala Kampung di Kabupaten Sorong Resmi Dilantik, Kadis DPMK Ingatkan Efisiensi Dana Desa dan Program Prioritas
Tindak Lanjuti Audit BPK, Pemkab Sorong dan UGM Inventarisasi Aset HPL EKs-Transmigrasi di Salawati
Dinkes dan DP3AP2KB Kabupaten Sorong Fokuskan Bulan Agustus untuk Pengukuran Stunting Serentak dan Pembagian Vitamin A di 200 Posyandu
Pemkab Sorong Genjot ‘Gerakan Ayo ke Posyandu’ Agustus: Targetkan Kunjungan Minimal 80 Persen demi Bebas Stunting

Komentar

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 13:53

FKP Dinas Perindagkop Kabupaten Sorong: Standar Pelayanan Harus Menjawab Kebutuhan Masyarakat Pemerintah, Terkini

Rabu, 2 September 2026 - 19:46

‎Hindari Tumpang Tindih Program, Bapperida Kab.Sorong Ajak Sektor Swasta Integrasikan Dana CSR dengan Pemerintah

Rabu, 2 September 2026 - 10:23

‎Gandeng Korporasi,Pemerintah Kabupaten Sorong Maksimalkan Otsus 1 Persen

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:50

‎Waspada Karhutla di Musim Kemarau Panjang, Pemerintah Kabupaten Sorong Tegaskan Larangan Keras Buka Lahan dengan Cara Dibakar

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:21

33 Kepala Kampung di Kabupaten Sorong Resmi Dilantik, Kadis DPMK Ingatkan Efisiensi Dana Desa dan Program Prioritas

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page