Gubernur PBD Resmikan Pasar Mama-Mama Papua, Tegaskan Komitmen Berdayakan UMKM Otsus

Selasa, 24 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PapuaBaratDayaOnline,KOTA SORONG-Komitmen Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (PBD) dalam memperkuat ekonomi kerakyatan kembali ditegaskan melalui peresmian Pasar Rakyat Mama-Mama Papua serta penyerahan bantuan peralatan usaha bagi ratusan pelaku UMKM. Peresmian yang dipusatkan di kawasan Klademak, tepat di samping Mall Ramayana, Jalan Menur, Kota Sorong, itu dipimpin langsung Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu.

Momentum tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Gubernur Elisa Kambu serta penyerahan bantuan secara simbolis kepada mama-mama Papua yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi keluarga.

Dalam sambutannya, Gubernur Elisa menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran pasar ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bentuk keberpihakan nyata pemerintah terhadap pelaku usaha asli Papua.

“Kita patut bersyukur atas anugerah Tuhan hari ini. Pasar ini bukan hanya tempat berjualan, tetapi simbol bahwa mama-mama Papua diberi ruang dan kesempatan untuk berkembang,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi atas ketangguhan mama-mama Papua yang tetap berjuang di tengah dinamika kehidupan perkotaan yang penuh tantangan.

“Mama-Mama Papua itu luar biasa. Orang-orang Papua juga bisa. Kita harus percaya diri dan terus maju,” tegasnya.

Gubernur Elisa turut mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan dalam membangun daerah. Menurutnya, pembangunan ekonomi tidak akan berjalan baik tanpa rasa saling mendukung.

“Kita harus hidup berdampingan, tidak boleh ada dendam, dengki, atau rasa cemburu. Kalau kita bersatu, maka ekonomi kita juga akan kuat,” katanya.

Ia juga berpesan agar seluruh bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal demi peningkatan usaha.

“Bantuan ini bukan untuk disimpan, tapi untuk dipakai dan dikembangkan. Gunakan dengan baik supaya usaha mama-mama semakin maju dan berkelanjutan,” tandasnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan PBD, Dr. Sellvyana Sangkek, SE., M.Si, menjelaskan bahwa pembangunan Pasar Mama-Mama Papua dilakukan di dua titik strategis. Selain di Klademak, pasar serupa juga dibangun di Jalan Arteri, Kelurahan Klabala, wilayah Malanu.

“Setiap lokasi memiliki kapasitas antara 15 hingga 30 pedagang. Fasilitas dasar seperti listrik dan toilet juga sudah disiapkan untuk menunjang kenyamanan para pedagang,” jelasnya.

Ia memaparkan bahwa total bantuan yang disalurkan pemerintah provinsi mencapai lebih dari Rp2,3 miliar dan diperuntukkan bagi sekitar 492 pelaku usaha.

“Bantuan yang diserahkan meliputi 114 unit tenda matic, 400 unit payung dan tenda jualan, 10 unit mesin cetak batu merah, serta berbagai peralatan produksi untuk industri batu bata, pengolahan sagu, keladi, hingga makanan berbasis sagu,” rincinya.

Lebih lanjut, Sellvyana mengungkapkan bahwa program ini merupakan bagian dari kebijakan Otonomi Khusus (Otsus) yang menyasar pelaku UMKM Orang Asli Papua.

“Sebanyak 2.127 UMKM telah tervalidasi dari total 2.554 pendaftar sebagai sasaran kebijakan Otsus. Ini menunjukkan antusiasme dan potensi besar pelaku usaha kita,” ungkapnya.

Untuk sementara, para mama-mama Papua yang berjualan di pasar tersebut tidak akan dikenakan retribusi. Hal ini karena aset pasar masih akan diserahkan kepada Pemerintah Kota Sorong.

“Kita ingin mama-mama fokus dulu mengembangkan usaha. Soal pengelolaan selanjutnya akan dikoordinasikan dengan pemerintah kota,” tambahnya.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya juga merencanakan pembangunan Pasar Mama-Mama Papua di Kabupaten Sorong, tepatnya di wilayah Mariat, dengan mempertimbangkan aksesibilitas dan kenyamanan konsumen.

“Kita sedang siapkan rencana pembangunan di Mariat, Kabupaten Sorong. Lokasinya akan dipilih yang mudah dijangkau masyarakat,” ujar Sellvyana.

Tak hanya itu, pemerintah juga akan menyusun jadwal kunjungan khusus bagi pejabat daerah untuk berbelanja di Pasar Mama-Mama Papua sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perputaran ekonomi di dalam pasar.

“Kita akan atur jadwal agar pejabat bisa belanja langsung di pasar mama-mama. Ini penting untuk mendukung aktivitas pasar dan mengurangi praktik jualan di pinggir jalan,” tutupnya.[RA]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Terapkan Prinsip One Portal, DPMPTSP Kabupaten Sorong Dorong Kemudahan Berusaha
‎Percepat Operasionalisasi Koperasi Merah Putih, Pemprov Papua Barat Daya Gelar Rakor Lintas Instansi
FKP Dinas Perindagkop Kabupaten Sorong: Standar Pelayanan Harus Menjawab Kebutuhan Masyarakat Pemerintah, Terkini
‎Hindari Tumpang Tindih Program, Bapperida Kab.Sorong Ajak Sektor Swasta Integrasikan Dana CSR dengan Pemerintah
‎Gandeng Korporasi,Pemerintah Kabupaten Sorong Maksimalkan Otsus 1 Persen
‎Waspada Karhutla di Musim Kemarau Panjang, Pemerintah Kabupaten Sorong Tegaskan Larangan Keras Buka Lahan dengan Cara Dibakar
33 Kepala Kampung di Kabupaten Sorong Resmi Dilantik, Kadis DPMK Ingatkan Efisiensi Dana Desa dan Program Prioritas
Tindak Lanjuti Audit BPK, Pemkab Sorong dan UGM Inventarisasi Aset HPL EKs-Transmigrasi di Salawati

Komentar

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:49

‎Terapkan Prinsip One Portal, DPMPTSP Kabupaten Sorong Dorong Kemudahan Berusaha

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:21

‎Percepat Operasionalisasi Koperasi Merah Putih, Pemprov Papua Barat Daya Gelar Rakor Lintas Instansi

Kamis, 3 September 2026 - 13:53

FKP Dinas Perindagkop Kabupaten Sorong: Standar Pelayanan Harus Menjawab Kebutuhan Masyarakat Pemerintah, Terkini

Rabu, 2 September 2026 - 19:46

‎Hindari Tumpang Tindih Program, Bapperida Kab.Sorong Ajak Sektor Swasta Integrasikan Dana CSR dengan Pemerintah

Rabu, 2 September 2026 - 10:23

‎Gandeng Korporasi,Pemerintah Kabupaten Sorong Maksimalkan Otsus 1 Persen

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page