​Gelar Razia di Tugu Pawbili, Polres Sorong Terjaring Puluhan Kendaraan dan Pelajar

Selasa, 21 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Papua Barat Daya Online News, SORONG-Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sorong menggelar operasi penertiban (sweeping) kendaraan bermotor di kawasan Tugu Pawbili, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, pada Selasa (21/7/2026). Dalam razia tersebut, puluhan kendaraan roda dua maupun roda empat berhasil terjaring petugas akibat berbagai bentuk pelanggaran aturan lalu lintas.

Meskipun sosialisasi tertib lalu lintas terus digencarkan, kesadaran masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Sorong dinilai masih perlu ditingkatkan, yang terbukti dari masih banyaknya pengendara yang nekad melanggar di jalan raya.

​Dalam penertiban yang berlangsung sejak pagi hari tersebut, petugas menindak para pengendara yang secara kasat mata mengabaikan keselamatan berkendara. Pelanggaran fisik yang mendominasi di lapangan antara lain pengendara dan penumpang yang tidak menggunakan helm standar SNI, penggunaan knalpot brong atau yang tidak sesuai spesifikasi teknis, hingga kendaraan yang tidak melengkapi komponen fisik seperti kaca spion, lampu utama yang mati, serta tidak memasang plat nomor kendaraan (TNKB).

​Selain pelanggaran fisik yang terlihat langsung, petugas juga melakukan pemeriksaan intensif terhadap kelengkapan dokumen administrasi berkendara. Hasil pemeriksaan menunjukkan masih maraknya pengendara yang tidak mampu menunjukkan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang masih aktif, serta tidak membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang sah maupun yang masa berlaku pajaknya telah kadaluarsa.

​Satu hal yang menjadi perhatian serius petugas dalam operasi di Tugu Pawbili kali ini adalah maraknya anak usia sekolah atau pelajar yang ikut terjaring razia. Banyak di antara pelajar tersebut kedapatan mengendarai sepeda motor menuju maupun pulang sekolah tanpa memiliki SIM, tidak memakai helm, serta belum cukup umur secara hukum untuk berkendara di jalan raya.

​Kapolres Sorong melalui Kasat Lantas Polres Sorong, AKP Jopi Kewilaa, menegaskan bahwa kegiatan sweeping ini dilakukan guna menekan angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan kedisiplinan para pengguna jalan di Kabupaten Sorong.

​”Hari ini kami dari Satlantas Polres Sorong melaksanakan kegiatan penertiban dan razia kendaraan di seputaran Tugu Pawbili. Dari hasil penindakan di lapangan, masih kita temukan puluhan kendaraan yang melanggar, baik itu pelanggaran kasat mata seperti tidak menggunakan helm dan knalpot brong, maupun yang tidak dilengkapi dokumen administrasi seperti SIM dan STNK,” ujar AKP Jopi Kewilaa saat dikonfirmasi di lokasi razia.

Kasat Lantas Polres Sorong, AKP Jopi Kewilaa saat diwawancarai media ini

​AKP Jopi Kewilaa juga memberikan sorotan khusus terkait banyaknya pelajar yang ikut terjaring dalam razia kali ini. Pihaknya mengimbau kepada para orang tua dan pihak sekolah agar lebih tegas dalam mengawasi anak-anak mereka.

​”Kami sangat menyayangkan masih banyaknya anak-anak sekolah atau pelajar yang terjaring razia. Kami mengimbau dengan sangat kepada para orang tua agar tidak mengizinkan anak-anaknya yang masih di bawah umur dan belum memiliki SIM untuk membawa kendaraan sendiri ke sekolah. Ini demi keselamatan jiwa anak-anak kita sendiri dan pengguna jalan lainnya,” tegasnya.

​Bagi para pengendara dan pelajar yang terjaring, petugas memberikan sanksi tegas berupa penilangan serta penahanan kendaraan yang tidak dilengkapi dokumen sah. Kendaraan yang ditahan baru dapat diambil kembali setelah pemiliknya melengkapi dokumen resmi dan mengganti kelengkapan kendaraan sesuai standar yang berlaku. .

Satlantas Polres Sorong memastikan kegiatan penertiban serupa akan terus digelar secara berkala di berbagai titik strategis di wilayah Kabupaten Sorong guna menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif. [AR]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mabuk dan Bobol Rumah Warga, Pemuda 18 Tahun Diciduk Polres Sorong Usai Perkosa Wanita 54 Tahun ‎
Saat Sosialisasi Karhutla Tak Lagi Digubris, Kapolres Sorong Siap Terapkan Jerat Hukum Tegas
Polres Sorong Bersama Forkopimda Ambil Sikap Tegas Fokus Bentuk Satgas Penanggulangan Karhutla
Bapak Biadab! Pengaruh Miras dan Cemburu Buta, Pria di Sorong Aniaya Istri hingga Bayi 4 Bulan Tewas Kena Hantaman Kayu
Sertijab di Mabes Polri, Brigjen Pol Hengki Haryadi Resmi Emban Jabatan Kapolda Papua Barat Daya
Bejat! Terobos Kamar dan Perkosa Korban, Remaja 17 Tahun di Sorong Diringkus Tim Resmob Polres Sorong
Ratusan Warga Maybrat Lakukan Aksi, Kapolda PBD Pastikan Kasus Penyerangan 3 Warga Diusut Tuntas
Rampung Tugas di Aimas, AKP Jopi Kewilaa Siap Pengawalan Lalu Lintas di Wilayah Kota Sorong

Komentar

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:46

Mabuk dan Bobol Rumah Warga, Pemuda 18 Tahun Diciduk Polres Sorong Usai Perkosa Wanita 54 Tahun ‎

Selasa, 8 September 2026 - 16:09

Saat Sosialisasi Karhutla Tak Lagi Digubris, Kapolres Sorong Siap Terapkan Jerat Hukum Tegas

Selasa, 8 September 2026 - 15:38

Polres Sorong Bersama Forkopimda Ambil Sikap Tegas Fokus Bentuk Satgas Penanggulangan Karhutla

Minggu, 6 September 2026 - 13:51

Bapak Biadab! Pengaruh Miras dan Cemburu Buta, Pria di Sorong Aniaya Istri hingga Bayi 4 Bulan Tewas Kena Hantaman Kayu

Rabu, 2 September 2026 - 20:27

Sertijab di Mabes Polri, Brigjen Pol Hengki Haryadi Resmi Emban Jabatan Kapolda Papua Barat Daya

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page