Operasi Patuh 2026 Ditunda, Polres Sorong Tetap Gencar Galar Sweeping Motor Bodong Tekan Laka dan Curanmor

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Papua Barat Daya Online News, ​SORONG-Pelaksanaan Operasi Patuh 2026 yang semula dijadwalkan berlangsung serentak di seluruh Indonesia resmi ditunda. Jajaran kepolisian di daerah kini tengah menunggu arahan lebih lanjut dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terkait jadwal terbaru pelaksanaan operasi terpusat tersebut.

​Penundaan ini dikonfirmasi langsung oleh Kasatlantas Polres Sorong, AKP Jopi Kewilaa.

Kasat Lantas Polres Sorong, AKP Jopi Kewilaa, S.A.N.,

​”Iya ditunda, kami masih menunggu arahan terkait pelaksanaan pasti Operasi Patuh 2026,” ujar AKP Jopi Kewilaa saat dikonfirmasi media ini

​Meskipun agenda nasional mengalami penundaan, hal tersebut tidak menyurutkan langkah aparat kepolisian di daerah. Jajaran Satlantas Polres Sorong tetap bergerak di lapangan dengan menggelar sweeping kendaraan pada Rabu (10/06/2026). Langkah ini diambil sebagai komitmen nyata untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, mengantisipasi tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor), sekaligus membersihkan jalanan dari peredaran motor-motor tanpa dokumen resmi alias motor bodong.

​Berdasarkan pantauan di lapangan, penindakan yang dilakukan petugas saat sweeping menyasar berbagai jenis pelanggaran. Mulai dari pelanggaran kasat mata yang berisiko fatal hingga kelengkapan administrasi kendaraan.

1 ​Pelanggaran Kasat Mata: Pengendara yang tidak menggunakan helm standar (SNI), melawan arus, serta penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis (knalpot brong).

2.​Pelanggaran Administrasi: Pemeriksaan kelengkapan Surat Izin Mengemudi (SIM) serta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
​Mirisnya, dalam razia kali ini, kelompok pelajar ikut mendominasi angka pelanggaran. Banyak di antara mereka yang terjaring lantaran nekat membawa kendaraan ke sekolah tanpa memiliki SIM dan mengabaikan kelengkapan keselamatan baku.

3. ​Bukan Sekadar Tilang: Edukasi Bahaya Jalan Raya ​Ada yang berbeda dalam pola penindakan kali ini. Selain memberikan sanksi tegas bagi pelanggar aturan berat dan pemilik kendaraan bodong, petugas di lapangan juga menyelipkan pendekatan edukatif. Para pengendara yang terjaring terutama para remaja dan pelajar dikumpulkan untuk diberikan pemahaman langsung mengenai fatalitas kecelakaan di jalan raya.

​AKP Jopi Kewilaa menegaskan bahwa aturan lalu lintas dibuat demi melindungi nyawa pengendara, bukan untuk menyulitkan masyarakat.

​”Jalan raya bukanlah tempat untuk bermain-main atau ajang pamer kecepatan. Setiap pelanggaran yang kita lakukan, sekecil apa pun itu seperti tidak memakai helm atau menerobos lampu merah adalah pemicu utama kecelakaan yang bisa merenggut nyawa diri sendiri maupun orang lain,” tegas AKP Jopi Kewilaa dihadapan media ini.

​”Khusus untuk adik-adik pelajar, kami mengimbau dengan sangat agar tidak membawa kendaraan sendiri jika belum memiliki SIM. Masa depan kalian masih panjang. Jangan sampai kecerobohan di jalan raya hari ini merenggut cita-cita kalian. Berangkatlah dengan transportasi umum atau diantar orang tua demi keselamatan bersama,” lanjutnya.

Saat petugas memberikan edukasi terkait hak pengguna jalan dan ketertiban

​Melalui kegiatan sweeping yang konsisten ini, Polres Sorong berharap kesadaran masyarakat dalam berkendara dapat meningkat secara signifikan. Polisi memastikan bahwa razia serupa akan terus digencarkan secara berkala demi memutus ruang gerak pelaku curanmor, menekan peredaran motor bodong, serta menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di wilayah hukum Polres Sorong.[AR]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cari Atlet Berprestasi, Polda PBD Gelar Turnamen Akbar Kapolda Cup II Tahun 2026
Pemeriksaan PMK dan Psikologi Tahap II Calon Bintara Polri TA 2026 di Kabupaten Sorong Berjalan Lancar
Didukung Polda Papua Barat Daya, Woroth Cup I 2026 Siap Cetak Bintang Sepak Bola Masa Depan
Ditreskrimsus Polda Papua Barat Daya Berhasil Bongkar Penipuan Online,Ini Modusnya
Satlantas Polres Sorong Gelar Razia Rutin, Temukan Beragam Pelanggaran hingga Kendaraan Dinas Tak Lengkapi Dokumen
Maraknya Curanmor di Kabupaten Sorong, Satlantas Polres Sorong Intensifkan Razia Kendaraan
Rugikan Negara 715 Juta Rupiah, 6 Tersangka Korupsi Baju Dinas DPRD Papua Barat Daya Ditahan
Diduga Bekingi Mafia BBM Subsidi di Sorong, 10 Anggota Polisi Terseret; Wakapolda Tegaskan: Itu Personal, Bukan Institusi

Komentar

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:22

Cari Atlet Berprestasi, Polda PBD Gelar Turnamen Akbar Kapolda Cup II Tahun 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:15

Pemeriksaan PMK dan Psikologi Tahap II Calon Bintara Polri TA 2026 di Kabupaten Sorong Berjalan Lancar

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:47

Didukung Polda Papua Barat Daya, Woroth Cup I 2026 Siap Cetak Bintang Sepak Bola Masa Depan

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:18

Operasi Patuh 2026 Ditunda, Polres Sorong Tetap Gencar Galar Sweeping Motor Bodong Tekan Laka dan Curanmor

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:34

Ditreskrimsus Polda Papua Barat Daya Berhasil Bongkar Penipuan Online,Ini Modusnya

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page