Polisi Ungkap Jejak Pelaku dalam Rangkaian Kasus Tambrauw Berdarah

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

0-0x0-0-0#

0-0x0-0-0#

PapuaBaratDayaOnlineNews,SORONG- Rentetan kekerasan di Kabupaten Tambrauw kembali diungkap. Aparat Kepolisian Daerah Papua Barat Daya kini memburu sejumlah nama yang diduga menjadi simpul dari serangkaian peristiwa berdarah, dari pembakaran kantor distrik hingga pembunuhan yang terjadi di Kabupaten Tambrauw.

Dalam konferensi pers di Markas Polda Papua Barat Daya, Kamis,(09/04/26), Direktur Reserse Kriminal Umum Komisaris Besar Junov Siregar memaparkan perkembangan penyidikan yang menyeret belasan nama ke dalam daftar pencarian orang (DPO). Aparat menduga, sejumlah peristiwa berdarah yang terjadi sepanjang Maret lalu memiliki kaitan erat dengan insiden perusakan dan pembakaran Kantor Distrik Bamusbama pada Desember 2024.

“Dua kejadian terakhir terjadi pada 8 dan 16 Maret 2026 di Distrik Bamusbama,” ujar Junov. Kedua peristiwa itu, kata dia, berujung pada kematian korban, dengan sangkaan pembunuhan berencana dan pengeroyokan.

Penyidik dari Polres Tambrauw bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum kemudian menelusuri pola dan keterlibatan para pelaku. Hasilnya, daftar DPO bertambah panjang, tersebar dalam tiga laporan polisi yang berbeda.

Pada kasus pembakaran kantor distrik tahun 2024, polisi menetapkan sembilan orang dalam buruan: TY, AY, MF, SY, TA, AAH, MS, MY, dan NY. Sementara pada kasus kekerasan 8 Maret 2026, lima nama masuk daftar yang sama: TY, YY, SY, AY, dan DY.

Daftar itu kembali bertambah pada peristiwa 16 Maret 2026. Delapan orang ditetapkan sebagai DPO: TY, SY, AY, MY, DY, YY, dan AK dengan beberapa nama berulang, mengindikasikan keterlibatan aktor yang sama dalam rentetan kejadian.

Pengulangan inisial dalam beberapa laporan mempertegas dugaan aparat tentang adanya kelompok yang terorganisir. Polisi belum merinci motif, namun keterkaitan antarperistiwa menunjukkan bahwa konflik ini bukan insiden sporadis.

Di lapangan, aparat memperkuat pengamanan. Sekitar 150 personel Brigade Mobil telah dikerahkan ke Tambrauw untuk menjaga stabilitas keamanan. “Situasi sudah mulai kondusif,” kata Junov, meski ia mengakui potensi gangguan belum sepenuhnya hilang.

Polda Papua Barat Daya mengimbau masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi terkait keberadaan para buronan. Polisi juga menegaskan akan mengambil langkah tegas terhadap setiap pelaku yang dinilai mengganggu ketertiban umum.

Namun, di balik deretan nama dalam daftar buruan, tersisa pertanyaan yang belum terjawab: apakah rangkaian kekerasan ini murni kriminal, atau bagian dari konflik yang lebih dalam dan belum terselesaikan di wilayah tersebut.[RA]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mabuk dan Bobol Rumah Warga, Pemuda 18 Tahun Diciduk Polres Sorong Usai Perkosa Wanita 54 Tahun ‎
Saat Sosialisasi Karhutla Tak Lagi Digubris, Kapolres Sorong Siap Terapkan Jerat Hukum Tegas
Polres Sorong Bersama Forkopimda Ambil Sikap Tegas Fokus Bentuk Satgas Penanggulangan Karhutla
Bapak Biadab! Pengaruh Miras dan Cemburu Buta, Pria di Sorong Aniaya Istri hingga Bayi 4 Bulan Tewas Kena Hantaman Kayu
Sertijab di Mabes Polri, Brigjen Pol Hengki Haryadi Resmi Emban Jabatan Kapolda Papua Barat Daya
Bejat! Terobos Kamar dan Perkosa Korban, Remaja 17 Tahun di Sorong Diringkus Tim Resmob Polres Sorong
Ratusan Warga Maybrat Lakukan Aksi, Kapolda PBD Pastikan Kasus Penyerangan 3 Warga Diusut Tuntas
Rampung Tugas di Aimas, AKP Jopi Kewilaa Siap Pengawalan Lalu Lintas di Wilayah Kota Sorong

Komentar

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:46

Mabuk dan Bobol Rumah Warga, Pemuda 18 Tahun Diciduk Polres Sorong Usai Perkosa Wanita 54 Tahun ‎

Selasa, 8 September 2026 - 16:09

Saat Sosialisasi Karhutla Tak Lagi Digubris, Kapolres Sorong Siap Terapkan Jerat Hukum Tegas

Selasa, 8 September 2026 - 15:38

Polres Sorong Bersama Forkopimda Ambil Sikap Tegas Fokus Bentuk Satgas Penanggulangan Karhutla

Minggu, 6 September 2026 - 13:51

Bapak Biadab! Pengaruh Miras dan Cemburu Buta, Pria di Sorong Aniaya Istri hingga Bayi 4 Bulan Tewas Kena Hantaman Kayu

Rabu, 2 September 2026 - 20:27

Sertijab di Mabes Polri, Brigjen Pol Hengki Haryadi Resmi Emban Jabatan Kapolda Papua Barat Daya

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page