Sikapi Keluhan Warga Mariat Gunung, Nansy Karundeng: Air Bersih dan Listrik Itu Hak Dasar OAP!

Sabtu, 28 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Papua Barat Daya Online News, SORONG-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Papua Barat Daya dari Fraksi Partai Golkar, Nansy Prisillia Karundeng, menggelar kegiatan reses masa sidang tahun anggaran 2026 di Kelurahan Mariat Gunung, Kabupaten Sorong, pada Sabtu (28/3/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menjaring langsung aspirasi dan kebutuhan mendasar masyarakat di wilayah tersebut.

​Dalam pertemuan yang berlangsung tatap muka bersama warga setempat, masyarakat memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan sejumlah keluhan kedepannya. Fokus utama aspirasi yang mencuat didominasi oleh pemenuhan hak-hak dasar dan infrastruktur keagamaan bagi Orang Asli Papua (OAP).

​Setidaknya ada tiga poin utama yang menjadi prioritas usulan warga Kelurahan Mariat Gunung kepada politisi Partai Golkar tersebut, antara lain:

1.​Pengadaan Fasilitas Air Bersih: Warga meminta pemerintah melalui jalur legislatif untuk segera merealisasikan sarana air bersih yang layak, khususnya bagi komunitas Masyarakat Asli Papua yang selama ini masih kesulitan mengakses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

2.​Bantuan Pemasangan Instalasi Listrik: Masyarakat mengusulkan adanya program bantuan stimulan untuk pemasangan KWH listrik gratis di rumah-rumah warga OAP yang belum teraliri listrik secara optimal.

3.​Pembangunan Infrastruktur Keagamaan: Jemaat GKI Silo Mariat Gunung secara khusus menitipkan aspirasi berupa dukungan anggaran atau bantuan material untuk pembangunan Gedung Sekolah Minggu bagi anak-anak jemaat setempat.

​Suasana reses sempat berjalan sedikit emosional ketika salah satu warga setempat, Marta, menyampaikan keluhannya secara langsung.

Dengan suara tertahan, Marta mengeluhkan kondisi riil di lapangan di mana perempuan dan anak-anak sering kali harus memikul beban paling berat akibat keterbatasan air bersih dan ketiadaan listrik di malam hari di beberapa rumah termasuk rumah miliknya dimana mengganggu aktivitas serta waktu belajar anak-anak saat hari sudah mulai gelap.

​”Kami mama-mama ini yang paling merasakan susah kalau air tidak ada dan rumah gelap. Anak-anak mau belajar malam juga susah. Kami minta Ibu Dewan tolong lihat kami punya nasib di sini,” ujar Marta di hadapan forum.

​Menanggapi keluhan menyentuh dari Marta tersebut, Nansy Prisillia Karundeng langsung memberikan respons dengan bijak dan penuh empati. Ia menegaskan bahwa apa yang disampaikan oleh Marta adalah potret nyata dari suara hati ibu-ibu Papua yang tidak boleh diabaikan oleh pemerintah.

​”Sebagai sesama perempuan, saya sangat merasakan kegetiran yang disampaikan oleh Ibu Marta. Sentuhan air bersih dan penerangan bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan hak paling dasar bagi kelayakan hidup sebuah keluarga, terutama untuk masa depan anak-anak kita. Keluhan ini menjadi catatan merah dan cambuk bagi saya untuk berjuang lebih keras di parlemen,” tegas Nansy.

​Ia menambahkan bahwa seluruh dokumen aspirasi dan keluhan spesifik yang telah dicatat dalam reses ini nantinya akan dihimpun menjadi laporan resmi fraksi untuk diserahkan kepada pihak eksekutif dalam rapat paripurna DPRD Papua Barat Daya, agar segera mendapat intervensi anggaran dari pemerintah provinsi.[AR]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Sorong : Miris PT MOW Nihil Kontribusi PAD, Lari Ke Mana Hasil Penjualan Gas?
Legislator Golkar Nansy Karundeng Kawal Tiga Usulan Warga Kampung Arar ke Paripurna
Partai Buruh Papua Barat Daya Siap Dorong Figur Perempuan, Febri Jein Andjar Menguat Di Suara Akar Rumput
Moses Sabono Terpilih Aklamasi Pimpin ExCo Partai Buruh Papua Barat Daya
Ketua DPRD Kabupaten Sorong Ikuti Kursus Lemhanas, Perkuat Kepemimpinan Daerah Berbasis Wawasan Kebangsaan
Wow!!DPRD Kabupaten Sorong Mulai 15 April 2026 Mulai Alihkan Sidang ke Aimas Hotel, Ini Alasannya 
Bursa Calon Ketua DPC PKB Kota Sorong Memanas, Empat Nama Resmi Mencuat
Nebrianus Kambuaya : DPC PKB Kota Sorong Mati Suri,Tidak Ada Pergerakan Buat Kemajuan Partai

Komentar

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:57

Ketua DPRD Kabupaten Sorong : Miris PT MOW Nihil Kontribusi PAD, Lari Ke Mana Hasil Penjualan Gas?

Sabtu, 25 April 2026 - 19:48

Legislator Golkar Nansy Karundeng Kawal Tiga Usulan Warga Kampung Arar ke Paripurna

Sabtu, 18 April 2026 - 21:15

Partai Buruh Papua Barat Daya Siap Dorong Figur Perempuan, Febri Jein Andjar Menguat Di Suara Akar Rumput

Sabtu, 18 April 2026 - 20:53

Moses Sabono Terpilih Aklamasi Pimpin ExCo Partai Buruh Papua Barat Daya

Kamis, 16 April 2026 - 14:22

Ketua DPRD Kabupaten Sorong Ikuti Kursus Lemhanas, Perkuat Kepemimpinan Daerah Berbasis Wawasan Kebangsaan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page