Papua Barat Daya Online News, SORONG-Tonggak kepemimpinan baru Gerakan Pramuka Kabupaten Sorong resmi dimulai. Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab), serta Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Kabupaten Sorong masa bakti 2026–2031 resmi dilantik dalam sebuah upacara di Vega Hotel, Kota Sorong, Senin,(11/05/26)
Pelantikan tersebut menjadi penanda dimulainya agenda besar pembinaan generasi muda di Kabupaten Sorong melalui pendidikan kepramukaan yang berorientasi pada pembentukan karakter, kepemimpinan, serta penguatan nilai kebangsaan di tengah tantangan sosial dan perkembangan era digital.
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, pengurus Gerakan Pramuka Papua Barat Daya, serta tokoh masyarakat. Kehadiran para pemangku kepentingan dinilai menjadi sinyal kuat bahwa Gerakan Pramuka masih dipandang sebagai salah satu instrumen strategis dalam membangun sumber daya manusia di tanah Papua.
Ketua Kwartir Daerah Papua Barat Daya, Orpa Susana Kambuaya, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pengurus baru yang telah menerima amanah organisasi. Ia menegaskan, kepengurusan baru tidak boleh berhenti pada seremoni pelantikan, melainkan harus segera bergerak menyusun program konkret yang menyentuh gugus depan hingga ke tingkat distrik dan kampung.
“Gerakan Pramuka harus hadir sebagai ruang pembinaan karakter yang relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini. Saya berharap pengurus yang baru mampu membangun soliditas internal dan menjalin kolaborasi erat dengan pemerintah daerah,” ujar Orpa.
Ia juga meminta dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Sorong agar kegiatan kepramukaan tidak berjalan sendiri, terutama dalam penyediaan sarana, prasarana, dan penguatan program pembinaan peserta didik.
Bupati Sorong Dr. Johny Kamuru, S.H., M.Si yang juga dilantik sebagai Ketua Mabicab (Majelis Majelis Pembimbing Cabang) Kabupaten Sorong menegaskan komitmennya untuk memperkuat Gerakan Pramuka sebagai wadah pendidikan nonformal yang membentuk generasi disiplin dan berintegritas.
Menurut Johny, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga kualitas manusia. Karena itu, pemerintah daerah akan memberikan dukungan terhadap aktivitas kepramukaan, baik melalui fasilitasi kegiatan maupun penguatan pembinaan kelembagaan.

“Pramuka bukan sekadar kegiatan seragam dan upacara. Ini adalah sekolah karakter. Anak-anak kita harus dibentuk menjadi pribadi tangguh, mandiri, disiplin, dan cinta tanah air. Pemerintah Kabupaten Sorong siap mendukung agar Gerakan Pramuka semakin maju dan menjangkau seluruh wilayah,” kata Johny.
Ia berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan program inovatif yang menjawab tantangan generasi muda, mulai dari pengaruh pergaulan negatif, penyalahgunaan teknologi, hingga menurunnya semangat gotong royong.
Fokus kepengurusan masa bakti 2026–2031 diarahkan pada peningkatan kualitas gugus depan, penguatan kaderisasi pembina, serta sinergi antara struktur organisasi dengan pemerintah daerah. Pelantikan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) juga dinilai penting untuk memastikan tata kelola organisasi berjalan transparan, akuntabel, dan profesional.
Dengan ini diharapan besar agar kepengurusan baru mampu membawa Gerakan Pramuka lebih aktif hingga ke wilayah terpencil. Organisasi ini dinilai memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang produktif sekaligus menjauhkan mereka dari berbagai pengaruh negatif.

Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang Pramuka 3302 Kabupaten Sorong sebelumnya , Musa Lazarus Malagam, menyampaikan ucapan selamat kepada ketua dan jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia berharap estafet kepemimpinan berjalan baik dengan semangat pembaruan tanpa meninggalkan fondasi yang telah dibangun sebelumnya.
“Selamat kepada Ketua dan seluruh pengurus Kwarcab yang baru. Apa yang sudah ditorehkan selama dua tahun terakhir kiranya menjadi pijakan yang baik. Jika ada hal yang bermanfaat, itu datang dari Tuhan, tetapi bila ada kekurangan, tentu itu bagian dari keterbatasan manusia yang perlu diperbaiki bersama,” ujar Musa.
Sebagai salah satu tokoh muda asal Moi yang dikenal aktif dalam pembinaan kepemudaan, Musa dinilai memiliki dedikasi kuat terhadap penguatan karakter generasi Papua melalui gerakan sosial dan pendidikan kepramukaan. Semangat kepanduan yang ia bangun selama memimpin Kwarcab disebut menjadi warisan penting bagi kepengurusan berikutnya.
Dengan pelantikan ini, publik menanti sejauh mana Gerakan Pramuka Kabupaten Sorong mampu bergerak lebih progresif dan menjadikan kepramukaan sebagai instrumen nyata membentuk calon pemimpin masa depan Papua Barat Daya. (AR)











Komentar
Silakan login untuk berkomentar.