MTQ XXXI Kabupaten Sorong Dibuka, Jadi Simbol Syiar Islam di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 2 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PapuaBaratDayaOnlineNews,SORONG-Pemerintah Kabupaten Sorong resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 tingkat kabupaten di Gedung Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Sorong, Sabtu, 2 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti 144 kafilah dari tujuh distrik yang akan berlaga selama dua hari, hingga 3 Mei 2026.

Pembukaan MTQ ditandai dengan pemukulan rebana sebanyak lima kali oleh Bupati Sorong Johny Kamuru. Ia didampingi Wakil Bupati Sorong Ahmad Sutedjo, Ketua DPRD Kabupaten Sorong Mawardi Nur, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

MTQ kali ini digelar di tengah kondisi keuangan daerah yang menghadapi tekanan akibat kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Sorong memastikan agenda tahunan keagamaan tersebut tetap terlaksana.

Bupati Sorong Johny Kamuru mengatakan efisiensi anggaran merupakan kebijakan nasional yang harus didukung seluruh daerah. Menurut dia, keterbatasan fiskal tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan pembinaan keagamaan, khususnya dalam pengembangan syiar Islam.

“Efisiensi anggaran adalah instruksi nasional yang wajib kita dukung. Meski ruang gerak anggaran terbatas, saya bangga melihat semangat panitia dan seluruh kafilah yang tetap antusias mengikuti MTQ ini,” kata Johny dalam sambutannya.

Ia menilai pelaksanaan MTQ di tengah keterbatasan anggaran justru menunjukkan komitmen pemerintah dan masyarakat dalam menjaga tradisi keagamaan. Menurut Johny, keberhasilan kegiatan ini tidak semata diukur dari besaran anggaran, melainkan dari semangat kebersamaan dan pengabdian.

Johny juga meminta para peserta menjadikan MTQ sebagai ruang untuk meningkatkan kemampuan sekaligus memperkuat nilai-nilai religius di tengah masyarakat. Ia berharap kegiatan ini dapat melahirkan generasi Qurani yang berprestasi dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Sebelum pembukaan resmi, panitia lebih dulu menggelar pelantikan Dewan Hakim oleh Ketua LPTQ Kabupaten Sorong yang juga Wakil Bupati Sorong, Ahmad Sutedjo. Pelantikan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan proses penilaian berlangsung objektif, profesional, dan berintegritas.

Ahmad Sutedjo mengatakan MTQ bukan hanya ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi bahan evaluasi bagi kualitas pendidikan di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ).

Menurut dia, kemampuan peserta mencerminkan hasil pembinaan yang dilakukan guru-guru TPQ di tingkat dasar. Karena itu, ia mendorong para tenaga pendidik untuk terus meningkatkan metode pembelajaran agar lebih adaptif dan efektif.

“MTQ ini juga menjadi tolok ukur sejauh mana pembinaan Al-Qur’an berjalan di masing-masing distrik. Dari sini kita bisa melihat hasil kerja para guru TPQ dalam membina anak-anak,” ujar Ahmad.

Sebanyak tujuh distrik yang mengirimkan peserta pada MTQ XXXI Kabupaten Sorong meliputi Distrik Aimas, Mariat, Mayamuk, Salawati, Moisegen, Klamono, dan Saigun.

Para kafilah akan berkompetisi dalam sembilan cabang lomba, yakni Tartil Al-Qur’an, Tilawah, Dipsil, Qiraah Sabah, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Khattil Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), serta Tafsir Al-Qur’an.

Pemerintah Kabupaten Sorong berharap MTQ XXXI tidak hanya menghasilkan juara, tetapi juga memperkuat budaya membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.[AR]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prajurit Koarmada III Tetap Jalankan Tes Kesamaptaan Jasmani di Tengah Ancaman Kabut Asap Karhutla
‎​Sellvyana Sangkek: Data SE2026 Harus Jadi Solusi Nyata Kesejahteraan Pelaku Usaha
‎Kesbangpol Papua Barat Daya Tekankan Peran FKUB Jaga Kerukunan Jelang Tahapan Pemilu 2027
‎Polsek Salawati Ubah Hidup Pasutri Lewat Program POLIRAN: Dari Petugas Kebersihan hingga Mandiri Berusaha Kios
‎Jadi Khatib Jumat di Malasigit, Kapolsek Klamono Tebar Pesan Persatuan dan Kerukunan
‎Dukung Green Policing, Polresta Sorong Kota Gelar Aksi Bersih Lingkungan Bersama Warga
‎Razia Pelanggaran Kasat Mata,Polres Sorong Jaring Puluhan Pengendara
‎Terapkan Prinsip One Portal, DPMPTSP Kabupaten Sorong Dorong Kemudahan Berusaha

Komentar

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:03

Prajurit Koarmada III Tetap Jalankan Tes Kesamaptaan Jasmani di Tengah Ancaman Kabut Asap Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:42

‎​Sellvyana Sangkek: Data SE2026 Harus Jadi Solusi Nyata Kesejahteraan Pelaku Usaha

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:38

‎Kesbangpol Papua Barat Daya Tekankan Peran FKUB Jaga Kerukunan Jelang Tahapan Pemilu 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:12

‎Polsek Salawati Ubah Hidup Pasutri Lewat Program POLIRAN: Dari Petugas Kebersihan hingga Mandiri Berusaha Kios

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:15

‎Jadi Khatib Jumat di Malasigit, Kapolsek Klamono Tebar Pesan Persatuan dan Kerukunan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page