Papua Barat Daya Online News, SORONG-Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia kembali melakukan rotasi terhadap sejumlah perwira tingginya. Melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877/VIII/KEP./2026 tertanggal 30 Agustus 2026, Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi resmi ditunjuk sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Barat Daya, menggantikan Brigjen Pol. Audie S. Latuheru.
Kasubbid PID Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny S.A. Hengkelare, menyampaikan bahwa upacara serah terima jabatan (sertijab) bagi para perwira yang dimutasi dijadwalkan berlangsung pada 2 September 2026 di Mabes Polri.
Sebelum dipercaya memimpin kepolisian di wilayah Papua Barat Daya, Brigjen Hengki Haryadi bertugas sebagai Wakapolda Riau. Sementara itu, Brigjen Audie S. Latuheru selanjutnya akan mengemban amanah baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. I Sespim Lemdiklat Polri.
Selain pucuk pimpinan tertinggi, kali ini turut merotasi sejumlah Pejabat Utama (PJU) di lingkup Polda Papua Barat Daya. Jabatan Dirintelkam Polda Papua Barat Daya yang sebelumnya dipegang oleh Kombes Pol. Angling Guntoro kini digantikan keKombes Pol. Satria Adrie Vibrianto, sementara Kombes Angling sendiri melanjutkan tugasnya sebagai Dirintelkam Polda Papua.
Penyegaran serupa juga terjadi pada posisi Karorena Polda Papua Barat Daya. Kombes Pol. Sachroni Anwar kini dipindah tugaskan sebagai Karorena Polda Maluku, dan posisi yang ditinggalkannya dipercayakan kepada AKBP Andik Gunawan yang sebelumnya bertugas di Polda Jawa Timur.
Kompol Jenny menambahkan,rotasi dan pergeseran jabatan di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan hal yang wajar serta berkelanjutan. Kebijakan ini tidak sekadar bersifat administratif, melainkan instrumen strategis untuk memastikan roda organisasi terus bergerak dinamis.
Pergantian posisi tersebut berfungsi sebagai wujud nyata pembinaan karier yang memberikan ruang bagi setiap personel untuk mengembangkan kapasitas, memperluas pengalaman penugasan, serta meniti jenjang kepangkatan dan tanggung jawab yang lebih tinggi secara objektif
”Rotasi dan pergeseran jabatan ini merupakan bagian dari pembinaan karier serta dinamika internal organisasi untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan,” ujar Kompol Jenny, Senin (31/8/2026).
Langkah tersebut diharapkan mampu membawa semangat baru sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat di Provinsi Papua Barat Daya. [AR]











Komentar
Silakan login untuk berkomentar.