Papua Barat Daya Online News, SORONG-Proses Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat Daya menarik perhatian publik. Dari sepuluh nama putra-putri terbaik daerah yang dinyatakan memenuhi syarat, Dr. Sellvyana Sangkek, SE., M.Si., hadir sebagai satu-satunya peserta perempuan yang melangkah dalam kontestasi birokrasi tertinggi tingkat provinsi tersebut.
Menanggapi pencalonannya, Dr. Sellvyana menyampaikan apresiasi mendalam kepada Panitia Seleksi, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, serta seluruh pihak yang telah menyelenggarakan proses seleksi secara transparan, akuntabel, dan profesional.
”Terpilihnya saya sebagai satu-satunya perempuan di antara sepuluh peserta ini adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Ini menunjukkan bahwa di Papua Barat Daya, kemampuan dan integritas lebih diutamakan daripada perbedaan jenis kelamin,” ujar Dr. Sellvyana melalui pernyataan resminya.Kamis (05/11/26)
Dr. Sellvyana menilai bahwa seluruh peserta yang lolos tahap syarat administrasi memiliki latar belakang pendidikan, pengalaman, dan dedikasi yang luar biasa di Tanah Papua Barat Daya. Menurutnya, persaingan ini bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan wujud kesiapan bersama untuk mengemban amanah besar bagi tanah kelahiran.
Ia menyampaikan rasa hormat dan kebanggaannya bisa berdiri sejajar bersama sembilan kandidat rekan sesama peserta seleksi. Ia menegaskan bahwa seluruh kandidat merupakan figur-figur terbaik yang siap memberikan kontribusi maksimal bagi daerah.
”Kita semua memiliki tujuan yang sama: membawa Papua Barat Daya menjadi provinsi yang Maju, Mandiri, dan Sejahtera. Siapapun kelak putra-putri terbaik dan paling layak yang terpilih menjadi Sekretaris Daerah, kita semua tetap harus bekerja bahu-membahu. Papua Barat Daya terlalu luas dan berat untuk dipikul sendirian ia butuh tangan kita semua,” tegasnya.
Meski bersyukur telah melewati tahap awal, Dr. Sellvyana menyadari bahwa tantangan sebenarnya masih menanti di hadapan, mulai dari penulisan makalah, sesi wawancara, hingga penilaian rekam jejak secara mendalam.
Ia berharap seluruh rangkaian seleksi lanjutan ini terus berjalan secara objektif, transparan, dan bebas dari segala bentuk intervensi agar melahirkan pemimpin birokrasi yang benar-benar mumpuni bagi masyarakat Papua Barat Daya.
”Masyarakat Papua Barat Daya berhak mendapatkan pemimpin birokrasi terbaik bukan yang paling populer, bukan yang paling dekat, tetapi yang paling mampu dan paling jujur,” pungkasnya.
Menutup pernyataannya, Dr. Sellvyana menegaskan bahwa apapun hasil akhir dari seleksi terbuka ini, dedikasinya untuk membangun Papua Barat Daya tidak akan pernah surut. Ia menyatakan kesiapannya untuk bekerja siang dan malam jika dipercaya memegang amanah tersebut, atau tetap bangga sebagai bagian dari pejuang kemajuan daerah jika belum menjadi takdirnya.[AR]
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.