Puluhan Tumpeng Warnai Peringatan HUT ke-22 SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

0-0x0-0-0#

0-0x0-0-0#

PapuaBaratDayaOnlineNews,SORONG-Suasana penuh kebersamaan dan semangat tampak mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong yang digelar, Senin (26/1/2026). Puluhan tumpeng hasil kreasi siswa dan siswi dipamerkan sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang sekolah dalam mencetak sumber daya manusia yang terampil dan berkarakter.

Kepala SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong, Anetha Ludia Swabra, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh civitas akademika atas dedikasi dan kerja keras yang telah mengantarkan sekolah hingga memasuki usia ke-22 tahun. Ia mengakui perjalanan membangun dan mengembangkan SMK Negeri 1 bukanlah hal yang mudah, namun berkat kebersamaan dan komitmen seluruh pihak, berbagai tantangan dapat dilalui dengan baik.

“Di usia ke-22 ini, kami berharap SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong semakin maju, terus berinovasi, dan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan, karakter, serta siap bersaing di dunia kerja,” ujar Anetha.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong, John Simaela, S.Pd, dalam pesan dan kesannya menekankan pentingnya keseimbangan antara ijazah dan keterampilan. Menurutnya, lulusan SMK harus memiliki kompetensi yang nyata sebagai bekal memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif.

“Jangan pernah terpaku hanya pada ijazah. Ijazah harus diimbangi dengan skill yang mumpuni. SMK adalah tempat awal membentuk dan membangun keterampilan, agar lulusannya siap memasuki ritme kerja, siap menghadapi tantangan, dan tetap rendah hati dalam setiap pencapaian,” tegasnya.

Wakil Bupati Sorong, Ahmad Sutedjo menerima potongan tumpeng pertama dari Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong Anetha Ludia Swabra

Wakil Bupati Sorong, Ahmad Suredjo, turut memberikan sambutan yang sarat dengan kilas balik sejarah berdirinya SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong. Ia menceritakan proses panjang dan penuh perjuangan sejak awal pendirian sekolah, mulai dari keterbatasan sarana, tenaga pendidik, hingga upaya mencari lokasi yang layak untuk kegiatan belajar mengajar.

Dalam penuturannya, ia mengenang bagaimana pada masa awal pembukaan, sekolah ini hanya memiliki beberapa kelas dengan jurusan akuntansi, perdagangan, dan perkantoran. Jumlah siswa yang sempat menurun, keterbatasan fasilitas, hingga perjuangan membangun gedung sekolah secara bertahap menjadi bagian dari sejarah yang patut dihargai oleh generasi saat ini.

“Anak-anakku sekalian, ketika SMK ini berdiri, mungkin kalian belum lahir, bahkan orang tua kalian pun mungkin belum saling mengenal. Sekolah ini lahir dari kerja keras, pengorbanan, dan semangat kebersamaan. Semua jerih payah itu semata-mata untuk masa depan putra-putri Kabupaten Sorong,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi berbagai prestasi yang telah diraih SMK Negeri 1, termasuk keberhasilan siswa dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) hingga tingkat nasional. Menurutnya, prestasi akademik harus terus dipertahankan dan diiringi dengan pembentukan karakter disiplin, tertib, dan berakhlak.

“Prestasi yang sudah diraih hendaknya terus dijaga dan ditingkatkan. Karakter yang baik, kedisiplinan, serta etika juga harus menjadi kekuatan utama. Ini adalah modal penting bagi anak-anak kita dalam menghadapi masa depan,” tambahnya.

Peringatan HUT ke-22 ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum refleksi atas perjalanan panjang SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong, sekaligus penguatan komitmen untuk terus berkontribusi dalam mencetak generasi terampil, berdaya saing, dan berkarakter bagi daerah dan bangsa.(RA)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadapi Risiko Sesar Aktif, 50 Peserta Ikuti Sekolah Lapangan Tsunami BMKG Sorong
Tanamkan Moderasi Beragama dan Cegah Pernikahan Dini, FKUB Gelar Safari MPLS di SMKN 1 Sorong
Rawat Tradisi Anyaman Tradisional, 40 Peserta Ikuti Pelatihan Noken Khas Moi
Kadisdikbud Kabupaten Sorong Andreas Taa Tegaskan Komitmen Lestarikan Noken Papua Lewat Jalur Pendidikan Sekolah
Sekolah Alam!!Jawab Program Satu Kampung Satu PAUD, PAUD Baitul ‘Ilmi Layani Anak Asli Papua Tanpa Biaya
Wujud Nyata Kepedulian, Febri Jein Andjar Wakafkan Tanah Demi Masa Depan Pendidikan Anak Asli Papua
Hardiknas 2026, Pemkab Sorong Luncurkan Buku Muatan Lokal Bahasa Moi untuk Sekolah
Dana Otsus Rp4,7 Miliar Dikucurkan, Pemprov PBD Prioritaskan Studi Akhir Mahasiswa OAP

Komentar

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:15

Hadapi Risiko Sesar Aktif, 50 Peserta Ikuti Sekolah Lapangan Tsunami BMKG Sorong

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:18

Tanamkan Moderasi Beragama dan Cegah Pernikahan Dini, FKUB Gelar Safari MPLS di SMKN 1 Sorong

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:14

Rawat Tradisi Anyaman Tradisional, 40 Peserta Ikuti Pelatihan Noken Khas Moi

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:43

Kadisdikbud Kabupaten Sorong Andreas Taa Tegaskan Komitmen Lestarikan Noken Papua Lewat Jalur Pendidikan Sekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 12:52

Sekolah Alam!!Jawab Program Satu Kampung Satu PAUD, PAUD Baitul ‘Ilmi Layani Anak Asli Papua Tanpa Biaya

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page