PapuaBaratDayaOnlineNews,SORONG-Suasana penuh kebersamaan dan semangat tampak mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong yang digelar, Senin (26/1/2026). Puluhan tumpeng hasil kreasi siswa dan siswi dipamerkan sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang sekolah dalam mencetak sumber daya manusia yang terampil dan berkarakter.
Kepala SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong, Anetha Ludia Swabra, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh civitas akademika atas dedikasi dan kerja keras yang telah mengantarkan sekolah hingga memasuki usia ke-22 tahun. Ia mengakui perjalanan membangun dan mengembangkan SMK Negeri 1 bukanlah hal yang mudah, namun berkat kebersamaan dan komitmen seluruh pihak, berbagai tantangan dapat dilalui dengan baik.
“Di usia ke-22 ini, kami berharap SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong semakin maju, terus berinovasi, dan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan, karakter, serta siap bersaing di dunia kerja,” ujar Anetha.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong, John Simaela, S.Pd, dalam pesan dan kesannya menekankan pentingnya keseimbangan antara ijazah dan keterampilan. Menurutnya, lulusan SMK harus memiliki kompetensi yang nyata sebagai bekal memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif.
“Jangan pernah terpaku hanya pada ijazah. Ijazah harus diimbangi dengan skill yang mumpuni. SMK adalah tempat awal membentuk dan membangun keterampilan, agar lulusannya siap memasuki ritme kerja, siap menghadapi tantangan, dan tetap rendah hati dalam setiap pencapaian,” tegasnya.

Wakil Bupati Sorong, Ahmad Suredjo, turut memberikan sambutan yang sarat dengan kilas balik sejarah berdirinya SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong. Ia menceritakan proses panjang dan penuh perjuangan sejak awal pendirian sekolah, mulai dari keterbatasan sarana, tenaga pendidik, hingga upaya mencari lokasi yang layak untuk kegiatan belajar mengajar.
Dalam penuturannya, ia mengenang bagaimana pada masa awal pembukaan, sekolah ini hanya memiliki beberapa kelas dengan jurusan akuntansi, perdagangan, dan perkantoran. Jumlah siswa yang sempat menurun, keterbatasan fasilitas, hingga perjuangan membangun gedung sekolah secara bertahap menjadi bagian dari sejarah yang patut dihargai oleh generasi saat ini.

“Anak-anakku sekalian, ketika SMK ini berdiri, mungkin kalian belum lahir, bahkan orang tua kalian pun mungkin belum saling mengenal. Sekolah ini lahir dari kerja keras, pengorbanan, dan semangat kebersamaan. Semua jerih payah itu semata-mata untuk masa depan putra-putri Kabupaten Sorong,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi berbagai prestasi yang telah diraih SMK Negeri 1, termasuk keberhasilan siswa dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) hingga tingkat nasional. Menurutnya, prestasi akademik harus terus dipertahankan dan diiringi dengan pembentukan karakter disiplin, tertib, dan berakhlak.
“Prestasi yang sudah diraih hendaknya terus dijaga dan ditingkatkan. Karakter yang baik, kedisiplinan, serta etika juga harus menjadi kekuatan utama. Ini adalah modal penting bagi anak-anak kita dalam menghadapi masa depan,” tambahnya.
Peringatan HUT ke-22 ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum refleksi atas perjalanan panjang SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong, sekaligus penguatan komitmen untuk terus berkontribusi dalam mencetak generasi terampil, berdaya saing, dan berkarakter bagi daerah dan bangsa.(RA)











