Papua Barat Daya Online News, SORONG-Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin) menandai 43 tahun pengabdiannya dalam dunia pendidikan tinggi dengan menggelar peringatan Milad ke-43 yang dirangkaikan dengan Launching Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026. Kegiatan yang berlangsung di Vega Hotel, Rabu (21/01/26), itu menjadi momentum refleksi perjalanan sekaligus peneguhan visi Unamin sebagai perguruan tinggi yang unggul, humanis, dan mencerahkan.

Peringatan Milad ke-43 ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Rektor Unamin, Dr. H. Muhammad Ali, MM., MH., disaksikan jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta mitra strategis kampus. Suasana berlangsung khidmat namun hangat, mencerminkan semangat kebersamaan yang telah menjadi ruh perjalanan Unamin sejak berdiri lebih dari empat dekade lalu.
Dalam sambutannya, Muhammad Ali mengajak seluruh civitas academica menengok kembali perjalanan panjang Unamin, dari masa-masa awal yang penuh keterbatasan hingga kini tumbuh menjadi salah satu perguruan tinggi rujukan di Papua Barat Daya. Ia menggambarkan dinamika kampus yang terus bergerak mengikuti ritme zaman, sekaligus merespons antusiasme masyarakat yang kian tinggi untuk melanjutkan pendidikan di Unamin.

“Unamin tumbuh bersama denyut masyarakat Sorong. Ada masa-masa sulit, ada hiruk pikuk perjuangan, ada pula kebanggaan ketika melihat animo calon mahasiswa yang terus meningkat. Itu semua menjadi energi bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas,” ujar Muhammad Ali.
Momentum Milad ini juga dimanfaatkan untuk melaunching secara resmi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026. Rektor menegaskan, pembukaan pendaftaran bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari ikhtiar strategis untuk memperluas akses pendidikan tinggi yang bermutu, sekaligus menyiapkan generasi muda Papua yang berdaya saing.
“Visi unggul harus ditopang oleh kualitas sumber daya manusia. Karena itu, pengembangan dosen dan tenaga kependidikan menjadi prioritas. Dalam waktu dekat, kami menargetkan dua dosen bergabung dan meraih jabatan profesor, sebagai bagian dari penguatan kapasitas akademik Unamin,” katanya.
Dukungan terhadap langkah tersebut juga disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Papua Barat Daya, Drs. H. Mungawan. Ia menegaskan bahwa target penambahan profesor dan penguatan SDM merupakan bagian penting dalam membangun universitas yang bermutu dan berdaya saing.
“Yang sudah baik kita tingkatkan, yang masih kurang kita lengkapi, dan yang keliru harus kita perbaiki. Dengan tata kelola yang sehat dan komitmen bersama, Unamin dapat tumbuh sebagai universitas terbaik, khususnya di Papua Barat Daya,” ujar Mungawan.
Sementara itu, sambutan tertulis Gubernur Provinsi Papua Barat Daya yang dibacakan oleh Dr. Drs. Suardi Thamal, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda, menegaskan peran strategis Unamin dalam pembangunan sumber daya manusia di Tanah Papua.
Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa 43 tahun bukanlah usia yang singkat, melainkan bukti potensi, dedikasi, dan komitmen Universitas Muhammadiyah Sorong dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di Papua Barat Daya.
“Universitas Muhammadiyah Sorong telah menunjukkan peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan daerah, terutama dalam menyiapkan generasi muda yang berilmu, berakhlak, berdaya saing, serta memiliki kepercayaan sosial yang tinggi. Hal ini sejalan dengan semangat kemajuan yang menjadi landasan gerakan Muhammadiyah,” demikian kutipan sambutan Gubernur.
Terkait Launching PMB 2026, Gubernur menilai kegiatan tersebut bukan sekadar membuka pendaftaran mahasiswa baru, tetapi juga membuka harapan baru bagi generasi muda Papua Barat Daya dan Indonesia untuk memperoleh pendidikan tinggi yang berkualitas, berkarakter, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Ia mengajak para orang tua, pendidik, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung Unamin sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan nilai-nilai kebangsaan di Provinsi Papua Barat Daya.
Kepada calon mahasiswa baru Tahun Akademik 2026, Gubernur berpesan agar menjadikan Universitas Muhammadiyah Sorong sebagai tempat mengasah intelektual, membentuk karakter, serta menumbuhkan semangat pengabdian bagi daerah, bangsa, dan negara.
“Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya berkomitmen untuk terus bersinergi dengan perguruan tinggi, termasuk Universitas Muhammadiyah Sorong, dalam mewujudkan pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkelanjutan,” tutup sambutan tersebut.
Peringatan Milad ke-43 dan Launching PMB 2026 ini menegaskan posisi Unamin sebagai perguruan tinggi yang terus bertumbuh, berbenah, dan membuka diri terhadap tantangan zaman, dengan tekad memperkuat peran sebagai pusat pendidikan tinggi yang unggul, humanis, dan mencerahkan di Tanah Papua Barat Daya.(MA)











