Merespons Kekerasan KKB, BMP Kabupaten Sorong Meminta Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Dan Terhasut Isu Murahan

Jumat, 27 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PapuaBaratDayaOnlineNews, SORONG-Rangkaian aksi kekerasan bersenjata yang terjadi di sejumlah wilayah Papua kembali menjadi perhatian publik. Sejumlah insiden yang menimbulkan korban jiwa, baik dari kalangan warga sipil maupun aparat keamanan, memunculkan keprihatinan luas sekaligus kekhawatiran akan dampaknya terhadap stabilitas sosial dan pembangunan daerah.

Beberapa peristiwa yang terjadi dalam waktu terakhir, seperti kasus pembunuhan pekerja bangunan di Yahukimo, penembakan aparat di wilayah Mimika, serta insiden yang menimpa awak penerbangan di Boven Digoel, menunjukkan bahwa situasi keamanan di sejumlah titik masih memerlukan perhatian serius.

Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh korban dan keluarga, tetapi juga masyarakat luas yang menggantungkan hidup pada aktivitas pendidikan, kesehatan, dan ekonomi di wilayah tersebut.

Pengamat sosial menilai, dalam situasi seperti ini, masyarakat perlu bersikap bijak dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Penyebaran kabar yang tidak akurat justru berpotensi memperkeruh keadaan serta memperluas rasa takut di tengah warga.

Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP) Kabupaten Sorong turut menyampaikan imbauan agar masyarakat tetap tenang dan menjaga persatuan. Ketua BMP Kabupaten Sorong, Librek Imlawal, menegaskan bahwa Papua dikenal sebagai “Tanah Injil” yang menjunjung tinggi nilai kasih, persaudaraan, dan perdamaian.

“Kita tidak boleh membiarkan kekerasan memecah persatuan. Setiap peristiwa harus disikapi dengan kepala dingin. Jangan sampai masyarakat saling curiga atau terhasut oleh isu yang belum tentu benar,” ujar Librek di Kabupaten Sorong, Jumat (27/02/26).

Menurutnya, konflik yang berlarut-larut hanya akan menghambat pembangunan serta memperlambat peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah terpencil yang masih membutuhkan akses pendidikan dan layanan kesehatan yang memadai.

Ia mengingatkan bahwa menjaga stabilitas keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Partisipasi aktif warga dalam menjaga kerukunan, melaporkan informasi secara tepat kepada pihak berwenang, serta menolak segala bentuk kekerasan menjadi langkah penting untuk menciptakan situasi yang kondusif.

“Papua membutuhkan ruang damai agar generasi muda bisa tumbuh dengan pendidikan yang baik dan pelayanan kesehatan yang layak. Jangan sampai aksi segelintir pihak merusak masa depan bersama,” katanya.

Di tengah dinamika yang terjadi, seruan untuk memperkuat solidaritas sosial dan mempercayakan penanganan keamanan kepada aparat berwenang menjadi pesan utama. Sikap tenang, kritis terhadap informasi, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dinilai sebagai fondasi penting agar masyarakat tidak terjebak dalam lingkaran provokasi yang merugikan semua pihak.[MR]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎​Sellvyana Sangkek: Data SE2026 Harus Jadi Solusi Nyata Kesejahteraan Pelaku Usaha
‎Kesbangpol Papua Barat Daya Tekankan Peran FKUB Jaga Kerukunan Jelang Tahapan Pemilu 2027
‎Polsek Salawati Ubah Hidup Pasutri Lewat Program POLIRAN: Dari Petugas Kebersihan hingga Mandiri Berusaha Kios
‎Jadi Khatib Jumat di Malasigit, Kapolsek Klamono Tebar Pesan Persatuan dan Kerukunan
‎Razia Pelanggaran Kasat Mata,Polres Sorong Jaring Puluhan Pengendara
‎Terapkan Prinsip One Portal, DPMPTSP Kabupaten Sorong Dorong Kemudahan Berusaha
‎10 OAP Ikuti Pelatihan Las dan Baja Ringan, Pemprov PBD Targetkan Tenaga Kerja Lokal Berdaya Saing
‎Patahkan Stigma SDM Rendah, Pemkab Sorong Cetak Puluhan Tenaga Kerja OAP Tersertifikasi

Komentar

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:42

‎​Sellvyana Sangkek: Data SE2026 Harus Jadi Solusi Nyata Kesejahteraan Pelaku Usaha

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:38

‎Kesbangpol Papua Barat Daya Tekankan Peran FKUB Jaga Kerukunan Jelang Tahapan Pemilu 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:12

‎Polsek Salawati Ubah Hidup Pasutri Lewat Program POLIRAN: Dari Petugas Kebersihan hingga Mandiri Berusaha Kios

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:15

‎Jadi Khatib Jumat di Malasigit, Kapolsek Klamono Tebar Pesan Persatuan dan Kerukunan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:33

‎Razia Pelanggaran Kasat Mata,Polres Sorong Jaring Puluhan Pengendara

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page