BI Pastikan Ketersediaan Uang Tunai Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H di Papua Barat Daya

Senin, 16 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PapuaBaratDayaOnlineNews, KOTA SORONG- Bank Indonesia (BI) memastikan ketersediaan uang tunai dalam jumlah yang cukup selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran transaksi masyarakat yang biasanya meningkat signifikan pada periode tersebut.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat, Setian, saat berbincang dengan wartawan

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat, Setian, mengatakan pihaknya telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp271 miliar guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri tahun ini. Jumlah tersebut diproyeksikan meningkat sekitar 8 persen dibandingkan realisasi tahun 2025 yang mencapai Rp221 miliar.

“Bank Indonesia bersama perbankan berkomitmen memastikan ketersediaan uang rupiah yang cukup, berkualitas, dan layak edar sehingga masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi dengan lancar selama Ramadan hingga Idulfitri,” ujar Setian saat kegiatan Bincang Bareng Media di Aston Hotel Sorong, Senin (16/03/2026).

Di wilayah Papua Barat Daya, penyediaan uang tunai juga didukung melalui kas titipan yang berada di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong Selatan. Saldo uang layak edar pada kas titipan Kota Sorong tercatat sekitar Rp203 miliar, sedangkan kas titipan Sorong Selatan mencapai Rp40,3 miliar. Dana tersebut disalurkan melalui bank pengelola untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan perbankan selama periode Ramadan hingga Lebaran.

Menurut Setian, peningkatan kebutuhan uang tunai menjelang hari besar keagamaan merupakan pola yang selalu terjadi setiap tahun. Oleh karena itu, BI bersama perbankan telah menyiapkan strategi distribusi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.

“Momentum Ramadan dan Idulfitri biasanya diikuti dengan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, kami memastikan distribusi uang rupiah berjalan lancar agar kebutuhan transaksi masyarakat tetap terpenuhi,” katanya.

Bank Indonesia mencatat pada periode Ramadan tahun sebelumnya, realisasi penarikan uang tunai di kas titipan Kota Sorong mencapai Rp69,3 miliar, sementara di Sorong Selatan sebesar Rp10,3 miliar. Data tersebut menjadi acuan dalam memproyeksikan kebutuhan uang tunai pada tahun ini.

Selain memastikan ketersediaan uang, BI juga menghadirkan berbagai layanan penukaran uang bagi masyarakat melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026. Layanan tersebut meliputi kas keliling, penukaran melalui loket perbankan, serta layanan penukaran terpadu yang bekerja sama dengan sejumlah bank.

Untuk mempermudah masyarakat, BI juga mengoptimalkan penggunaan layanan digital Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR) yang dapat diakses secara daring. Melalui layanan ini, masyarakat dapat melakukan pemesanan penukaran uang terlebih dahulu sehingga dapat mengurangi antrean di lokasi layanan penukaran.

Bank Indonesia berharap berbagai langkah tersebut dapat memastikan distribusi uang rupiah berjalan lancar serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat selama Ramadan hingga perayaan Idulfitri di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya.[RA]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎BPS Rilis Data Ekonomi Papua Barat dan Papua Barat Daya, Ini Perkembangannya
‎Langkah Lintas Sektor Tim Patriot Universitas Brawijaya dan Pemerintah Putus Penularan Malaria
‎Kementerian Transmigrasi dan Universitas Brawijaya Hadirkan Solusi Air Bersih dan Kapal Fiberglass untuk Warga Sorong
Perkuat Pengamanan Perairan Timur, Dua Kapal Perang Koarmada III Gelar Latihan Taktis
Lewat Subuh Keliling, Polsek Sorong Kota Sosialisasi Quick Wins Kapolri dan Tampung Keluhan Warga
Prajurit Koarmada III Tetap Jalankan Tes Kesamaptaan Jasmani di Tengah Ancaman Kabut Asap Karhutla
‎​Sellvyana Sangkek: Data SE2026 Harus Jadi Solusi Nyata Kesejahteraan Pelaku Usaha
‎Kesbangpol Papua Barat Daya Tekankan Peran FKUB Jaga Kerukunan Jelang Tahapan Pemilu 2027

Komentar

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 20:07

‎BPS Rilis Data Ekonomi Papua Barat dan Papua Barat Daya, Ini Perkembangannya

Senin, 2 November 2026 - 19:24

‎Langkah Lintas Sektor Tim Patriot Universitas Brawijaya dan Pemerintah Putus Penularan Malaria

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:45

‎Kementerian Transmigrasi dan Universitas Brawijaya Hadirkan Solusi Air Bersih dan Kapal Fiberglass untuk Warga Sorong

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:50

Perkuat Pengamanan Perairan Timur, Dua Kapal Perang Koarmada III Gelar Latihan Taktis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:41

Lewat Subuh Keliling, Polsek Sorong Kota Sosialisasi Quick Wins Kapolri dan Tampung Keluhan Warga

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page