Pererat Silaturahmi, Umat Hindu Kota dan Kabupaten Sorong Gelar Dharma Santi Bersama Hari Suci Nyepi Saka 1948

Minggu, 12 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PapuaBaratDayaOnlineNews, ​SORONG-Dalam rangka mengakhiri rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948, umat Hindu di wilayah Kabupaten dan Kota Sorong menggelar acara Dharma Santi Bersama pada Minggu (12/04/26). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini mengusung tema: “Vasudaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga.”

​Acara ini menjadi momentum penting bagi umat Hindu di Papua Barat Daya untuk memperkuat kerukunan serta meningkatkan kontribusi positif terhadap stabilitas daerah.

​Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Papua Barat Daya, Pande Ketut Suniarta, dalam sambutannya menekankan bahwa Dharma Santi adalah implementasi nyata dari ajaran kasih dan harmonisasi kehidupan.

​Ia menjelaskan bahwa makna kegiatan ini mencakup tiga hubungan harmonis (Tri Hita Karana), yaitu hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam lingkungan.

​”Makna Dharma Santi hari ini adalah penyucian diri dan hati. Sesuai tema Vasudaiva Kutumbakam, kita diingatkan bahwa kita semua bersaudara. Harmonisasi ini harus kita bawa ke dalam kehidupan bermasyarakat di Papua Barat Daya, di mana keberagaman adalah kekayaan yang harus kita jaga bersama,” ujar Pande Ketut Suniarta.

Ketua PHDI Kabupaten Sorong, I Wayan Sarjana saat diwawancarai awak media.

​Selaku tuan rumah pelaksana, Ketua PHDI Kabupaten Sorong, I Wayan Sarjana, tidak hanya menyampaikan apresiasi kepada kehadiran umat, tetapi juga menitipkan pesan penting terkait stabilitas keamanan.

​”Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung. Dalam kesempatan ini, kami mengajak seluruh umat Hindu untuk menjadi pelopor dalam menjaga Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat). Mari kita bantu pemerintah dan aparat keamanan dengan menciptakan suasana yang kondusif di lingkungan masing-masing,” tegas I Wayan Sarjana.

​Lebih lanjut, beliau menguraikan pentingnya toleransi sebagai fondasi hidup di tanah Papua.

​Saling Menghargai :Menghormati perbedaan keyakinan sebagai bentuk kekayaan spiritual.

​Gotong Royong :Aktif membaur dengan masyarakat luas tanpa memandang suku dan agama.

​Kerukunan: Menjaga lisan dan perbuatan agar tidak memicu konflik, demi mewujudkan Papua yang damai.

​”Silaturahmi hari ini adalah bukti bahwa dengan hati yang bersih, kita bisa merajut toleransi yang kuat. Terima kasih kepada pemerintah daerah dan saudara-saudara dari lintas agama yang terus mendukung keberadaan kami di sini,” tambahnya.

​Acara dimeriahkan dengan penampilan seni tari tradisional yang memukau. Kehadiran tokoh-tokoh masyarakat lintas sektor menunjukkan bahwa Dharma Santi bukan hanya milik umat Hindu, melainkan simbol keharmonisan sosial di Papua Barat Daya.

​Kegiatan ditutup sesi ramah tamah, yang semakin mempertegas komitmen umat Hindu untuk terus berdampingan secara damai di atas tanah Malamoi. [RA]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎BPS Rilis Data Ekonomi Papua Barat dan Papua Barat Daya, Ini Perkembangannya
‎Langkah Lintas Sektor Tim Patriot Universitas Brawijaya dan Pemerintah Putus Penularan Malaria
‎Kementerian Transmigrasi dan Universitas Brawijaya Hadirkan Solusi Air Bersih dan Kapal Fiberglass untuk Warga Sorong
Perkuat Pengamanan Perairan Timur, Dua Kapal Perang Koarmada III Gelar Latihan Taktis
Lewat Subuh Keliling, Polsek Sorong Kota Sosialisasi Quick Wins Kapolri dan Tampung Keluhan Warga
Prajurit Koarmada III Tetap Jalankan Tes Kesamaptaan Jasmani di Tengah Ancaman Kabut Asap Karhutla
‎​Sellvyana Sangkek: Data SE2026 Harus Jadi Solusi Nyata Kesejahteraan Pelaku Usaha
‎Kesbangpol Papua Barat Daya Tekankan Peran FKUB Jaga Kerukunan Jelang Tahapan Pemilu 2027

Komentar

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 20:07

‎BPS Rilis Data Ekonomi Papua Barat dan Papua Barat Daya, Ini Perkembangannya

Senin, 2 November 2026 - 19:24

‎Langkah Lintas Sektor Tim Patriot Universitas Brawijaya dan Pemerintah Putus Penularan Malaria

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:45

‎Kementerian Transmigrasi dan Universitas Brawijaya Hadirkan Solusi Air Bersih dan Kapal Fiberglass untuk Warga Sorong

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:50

Perkuat Pengamanan Perairan Timur, Dua Kapal Perang Koarmada III Gelar Latihan Taktis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:41

Lewat Subuh Keliling, Polsek Sorong Kota Sosialisasi Quick Wins Kapolri dan Tampung Keluhan Warga

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page