Sidak Pasar Sorong: Pedagang Keluhkan Daya Beli Merosot di Tengah Lonjakan Harga Barang

Rabu, 15 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Papua Barat Daya Online News,SORONG-Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Bank Indonesia (BI) dan Pemerintah Kota Sorong menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional dan pelabuhan perikanan di Kota Sorong. Langkah ini diambil guna memantau perkembangan harga terkini sekaligus mengatasi lonjakan harga dan kelangkaan komoditas bahan pokok, khususnya minyak goreng.

​Sidak yang dipimpin langsung oleh Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Papua Barat, Arif Rahadian, bertujuan untuk memetakan faktor penyebab fluktuasi harga secara riil di lapangan. Hasil pemantauan ini akan dijadikan bahan masukan bagi BI dan pemerintah dalam merumuskan kebijakan intervensi pasar yang tepat.Rabu (15/07/26)

​Kepala Bagian Perekonomian Kota Sorong, Milan Latumeten, mengungkapkan bahwa angka inflasi Kota Sorong pada Juni 2026 tercatat berada di kisaran 6 persen. Pemicu utama inflasi ini berasal dari kenaikan harga komoditas perikanan serta tarif transportasi udara.

​Berdasarkan data Dinas Perikanan, kenaikan harga ikan laut dalam seperti tuna dan cakalang dipicu oleh gelombang laut tinggi yang mengganggu hasil tangkapan nelayan. Kondisi cuaca buruk yang menghambat pasokan ikan ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga Agustus 2026. Selain faktor cuaca, kenaikan biaya logistik juga menjadi salah satu penyebab ketidakstabilan harga komoditas lain di tingkat pedagang.

​Di lapangan, tim menemukan bahwa minyak goreng tidak hanya mengalami lonjakan harga, melainkan stoknya juga relatif langka. Kenaikan harga turut merembet ke sejumlah komoditas lain seperti daging ayam, telur, bawang, cabai, dan beras. Kondisi ini diperparah dengan keluhan para pedagang mengenai merosotnya daya beli masyarakat akibat siklus musiman dan kondisi ekonomi yang belum membaik.

​Menyikapi ancaman kelangkaan minyak goreng, Pemerintah Kota Sorong menyatakan akan segera melakukan langkah antisipasi.

​”Pemerintah Kota Sorong akan segera berkoordinasi dengan Perum Bulog serta mengajukan permohonan ke kementerian terkait guna menambah alokasi pasokan dari pemerintah pusat,” jelas Milan Latumeten.

​Melalui komitmen ini, TPID dan pemerintah berupaya mengatasi kendala kelancaran distribusi logistik dan mengamankan stok bahan pokok agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga terjangkau. [AR]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Buka QRISTAL Kasuari 2026, BI dan Pemprov PBD Dorong Perluasan Transaksi Digital
​​Lari Sambil Berdonasi! BI Papua Barat Ajak Masyarakat Ramaikan Color Run QRIS
Dorong Transaksi Nontunai, BI Kenalkan Fitur Pembayaran Digital Mutakhir di QRISTAL Kasuari 2026
Drama Satu Gol Spanyol Tekuk Argentina Warnai Nobar Akbar Semarak Pildun 2026 di Aimas Convention Center
Kendalikan Inflasi, TPID Papua Barat Daya Gagas Operasi Pasar ‘Si Gerak’ Hingga Program Cetak Sawah
Banjir Keuntungan di HUT Ke-5 AIMAS Hotel, Intip Peluang Dapat Puluhan Juta
​BI Papua Barat Gelar Torang Muamalah 2026, Akselerasi Ekosistem Halal dan Kemandirian Ekonomi Regional
Yang Lagi Viral “Niyatha Society”: Gebrak Aimas dengan Konsep ‘One-Stop Service’ Pertama di Kabupaten Sorong

Komentar

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:22

Buka QRISTAL Kasuari 2026, BI dan Pemprov PBD Dorong Perluasan Transaksi Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:57

​​Lari Sambil Berdonasi! BI Papua Barat Ajak Masyarakat Ramaikan Color Run QRIS

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:46

Dorong Transaksi Nontunai, BI Kenalkan Fitur Pembayaran Digital Mutakhir di QRISTAL Kasuari 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 07:03

Drama Satu Gol Spanyol Tekuk Argentina Warnai Nobar Akbar Semarak Pildun 2026 di Aimas Convention Center

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:06

Kendalikan Inflasi, TPID Papua Barat Daya Gagas Operasi Pasar ‘Si Gerak’ Hingga Program Cetak Sawah

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page