Hadapi Risiko Sesar Aktif, 50 Peserta Ikuti Sekolah Lapangan Tsunami BMKG Sorong

Selasa, 28 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Papua Barat Daya Online News, SORONG-Potensi bencana gempa bumi dan tsunami yang dipicu oleh aktivitas tektonik aktif di wilayah Papua Barat Daya terus menjadi perhatian mendesak. Demi memperkuat kesiapsiagaan serta kapasitas mitigasi masyarakat, khususnya di kawasan pesisir, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi membuka Sekolah Lapangan Gempa Bumi dan Tsunami (SLG) Kabupaten Sorong Tahun 2026, Selasa (28/7/2026).

​Kegiatan edukasi kebencanaan tersebut berlangsung di Auditorium Gedung Pascasarjana Universitas Pendidikan Muhammadiyah (Unimuda) Sorong. Agenda strategis ini dihadiri oleh jajaran pimpinan BMKG, Pemerintah Kabupaten Sorong, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), unsur TNI/Polri, kalangan akademisi, insan media, hingga perwakilan masyarakat pesisir.

​Secara geologis, Kabupaten Sorong dan sekitarnya bertengger tepat di atas lintasan jalur tektonik kompleks, terutama akibat keberadaan Zona Sesar Sorong (Sorong Fault Zone). Catatan sejarah merekam wilayah Papua Barat Daya memiliki rekam jejak kegempaan destruktif, seperti gempa Sorong-Raja Ampat pada 1923 dan 1925 ber-magnitudo M > 7,0, serta gempa Sorong pada September 2015 ber-magnitudo M 6,8 yang merusak berbagai infrastruktur.

​Kepala Stasiun Geofisika Sorong, Dedy Irjayanto, menegaskan pentingnya penguatan pemahaman masyarakat mengenai rambu bahaya, pemanfaatan sistem peringatan dini (early warning), serta aksi respon cepat mandiri (early action).

​”Mengusung tema ‘Pahami Potensi dan Aksi Cepat Menjadi Pengabdi Tsunami Menuju Indonesia Emas 2045’, kegiatan ini merupakan implementasi nyata Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2009 tentang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika,” ujar Dedy.

​Dedy menjelaskan, sebanyak 50 peserta yang terdiri dari perwakilan BPBD, Basarnas, TNI/Polri, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, media, hingga elemen masyarakat dilibatkan untuk memperkuat sinergi inter-instansi. Rangkaian agenda dirancang komprehensif, mencakup pemaparan materi, diskusi kelompok, Table Top Exercise (TTX), hingga penyusunan rencana kontinjensi serta penetapan jalur evakuasi bencana.

Sesi Pemberian Cinderamata

​Kepala Balai Besar BMKG Wilayah V Papua, Justuz Rumakiek, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta sinergi lintas instansi yang terjalin di Kabupaten Sorong.

​”Harapan kami, kegiatan ini bisa membantu mengedukasi kita semua di Kabupaten Sorong untuk bisa waspada terhadap dampak bencana, terutama gempa bumi dan tsunami,” kata Justuz.

​Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan berkelanjutan dari Komisi V DPR RI sebagai mitra kerja pemerintah yang senantiasa mendukung operasional dan penyebaran informasi BMKG kepada publik.

​”Kami berterima kasih buat Komisi V yang selalu mendukung kami sebagai mitra kerja pemerintah, sehingga kami di BMKG akan terus eksis dalam memberikan informasi kepada masyarakat, khususnya di Provinsi Papua Barat Daya dan Kabupaten Sorong,” tutur Justuz.

​Justuz berharap para peserta pelatihan dapat menjadi agen perubahan yang meneruskan ilmu mitigasi bencana kepada warga di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

​Pemerintah Kabupaten Sorong memberikan apresiasi tinggi atas langkah proaktif BMKG. Dalam arahannya, Wakil Bupati Sorong, Ahmad Sutedjo, menekankan bahwa karakter bencana yang tak terduga menuntut kesiapsiagaan di semua tingkatan.

​”Gempa bumi itu datang tidak diundang, pulang tidak diantar seperti jelangkung. Karena itu, kesiapsiagaan tidak boleh ditawar. Saya meminta agar materi edukasi mitigasi seperti ini juga diterapkan dan disosialisasikan secara masif di sekolah-sekolah,” tegas Ahmad Sutedjo.

Anggota DPR RI Komisi V Fraksi Partai Demokrat Faujia Helga Br. Tampubolon saat diwawancarai awak media

​Dukungan serupa disampaikan oleh Anggota DPR RI Komisi V Fraksi Partai Demokrat Faujia Helga Br. Tampubolon. Ia mengapresiasi tinggi inisiatif BMKG dalam membangun kesadaran kolektif warga.

​”Harapannya, ilmu mitigasi yang didapat hari ini tidak berhenti di ruangan ini, tetapi disebarluaskan agar masyarakat kita semakin tangguh dan siap menghadapi potensi risiko bencana,” ungkap Faujia.

​Penyelenggaraan SLG di lingkungan Unimuda Sorong ini menjadi momentum krusial memperkuat skema kolaborasi pentahelix menghubungkan pemerintah, akademisi, komunitas, dan media untuk mewujudkan masyarakat Papua Barat Daya yang tangguh bencana.[AR]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sukses ke Kancah Nasional, Siswa SMAN 2 Kabupaten Sorong Ukir Prestasi Cemerlang di O2SN Atletik
‎Jejak Langkah SMA Negeri 2 Kabupaten Sorong di Usia ke-24: Dari 64 Siswa Menumpang hingga Jadi Sekolah Unggulan
‎​Gebrakan Ny. Junita Linda Kamuru di HAN ke-42 dan Jelang Dirgahayu RI ke-81: Hadirkan Panggung Boneka hingga Stand Up Comedy
Semarakkan HAN dan HUT RI, 33 Peserta Tampil Elegan dalam Lomba Fashion Show Wastra Batik Papua di Sorong
TP-PKK Kabupaten Sorong Jadikan Stand Up Comedy Wadah Anak Asah Bakat dan Kepercayaan Diri
259 Siswa SDN 26 Kota Sorong Terima Bantuan Beasiswa PIP Aspirasi Rico Sia
Tanamkan Moderasi Beragama dan Cegah Pernikahan Dini, FKUB Gelar Safari MPLS di SMKN 1 Sorong
Rawat Tradisi Anyaman Tradisional, 40 Peserta Ikuti Pelatihan Noken Khas Moi

Komentar

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:58

Sukses ke Kancah Nasional, Siswa SMAN 2 Kabupaten Sorong Ukir Prestasi Cemerlang di O2SN Atletik

Kamis, 10 September 2026 - 15:34

‎Jejak Langkah SMA Negeri 2 Kabupaten Sorong di Usia ke-24: Dari 64 Siswa Menumpang hingga Jadi Sekolah Unggulan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:59

‎​Gebrakan Ny. Junita Linda Kamuru di HAN ke-42 dan Jelang Dirgahayu RI ke-81: Hadirkan Panggung Boneka hingga Stand Up Comedy

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:03

Semarakkan HAN dan HUT RI, 33 Peserta Tampil Elegan dalam Lomba Fashion Show Wastra Batik Papua di Sorong

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:45

TP-PKK Kabupaten Sorong Jadikan Stand Up Comedy Wadah Anak Asah Bakat dan Kepercayaan Diri

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page