Papua Barat Daya Online News,SORONG-Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Ahmad Zabadi, S.H., M.M., melaksanakan kunjungan kerja strategis ke Provinsi Papua Barat Daya dalam rangka menghadiri Papua Economic Development and Acceleration (PAPEDA) Summit di Gedung L.J, Kota Sorong.
Di sela-sela agenda puncak summit tersebut, Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Ahmad Zabadi, S.H., M.M.,menyempatkan diri meninjau langsung progres fisik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang berlokasi di Kelurahan Mariyai dan Kelurahan Kamtimin, Kabupaten Sorong.Jumat (04/09/26)

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa percepatan pembentukan dan penguatan koperasi di wilayah Papua tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga benar-benar menyentuh akar rumput dan selaras dengan kearifan lokal Orang Asli Papua (OAP). Dalam paparannya, Ahmad Zabadi menekankan pentingnya model pemberdayaan yang adaptif terhadap konteks sosial budaya Papua.
“Pembangunan koperasi di Papua haruslah berbasis pada kelembagaan adat yang sudah ada. Kita tidak bisa menerapkan model yang sama persis dengan di Jawa. Melalui fasilitasi khusus, kita ingin Koperasi Desa Merah Putih menjadi wadah ekonomi yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan,” ujar Zabadi.
Peninjauan lapangan di KDKMP Kelurahan Mariyai dan Kamtimin menunjukkan kuatnya kolaborasi lintas sektor atau sinergi pentahelix. Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Ahmad Zabadi, S.H., M.M.,didampingi oleh jajaran Dinas Koperindag & UKM Papua Barat Daya, termasuk Sekretaris Dinas Arius Safkaur, S.W., M.Si., dan Kepala Bidang Koperasi & UKM Salmon Kambuaya, S.E.

Kehadiran Komandan Kodim 1802/Sorong, Letkol Inf. Nehemia Urim Perdana, S.I.P., yang turun tangan langsung mendampingi rombongan. Keterlibatan aktif TNI AD dalam pendampingan koperasi ini menegaskan pendekatan keamanan non-fisik atau pembinaan teritorial yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memberikan jaminan stabilitas dan kepercayaan bagi warga setempat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ekonomi kolektif. “Kami dari jajaran Kodim 1802/Sorong siap memberikan dukungan penuh dan pengawalan maksimal terhadap operasional Koperasi Merah Putih ini, karena stabilitas keamanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan,” ujar Letkol Inf. Nehemia Urim Perdana di lokasi peninjauan.
Berdasarkan tinjauan lapangan, fasilitas fisik KDKMP di kedua lokasi tersebut tampak berdiri dengan kokoh, menggunakan struktur baja ringan serta lantai beton, dan sudah siap beroperasi penuh. Zabadi menegaskan bahwa fokus saat ini adalah mengoptimalkan infrastruktur tersebut untuk menggerakkan aktivitas ekonomi nyata di tengah masyarakat. “Infrastruktur sudah sangat memadai. Tantangan kita sekarang adalah mengisi ruang-ruang ini dengan aktivitas ekonomi nyata,” tambahnya saat berdiskusi di dalam area sentra produksi.
Kunjungan kerja ini juga menjadi sinyal positif yang sangat strategis bagi Provinsi Papua Barat Daya sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB). Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koperasi berkomitmen penuh untuk menjadikan KDKMP sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi baru di wilayah tersebut.
Melalui dukungan regulasi, pendampingan intensif, serta sinergi yang solid bersama jajaran TNI dan pemerintah daerah, Koperasi Merah Putih di Sorong diharapkan mampu menjadi model percontohan atau role model yang sukses bagi kabupaten dan kota lainnya di seluruh Tanah Papua.
Acara peninjauan berlangsung hangat dan produktif, ditandai dengan diskusi langsung mengenai langkah-langkah konkret operasionalisasi koperasi ke depannya.[AR]











Komentar
Silakan login untuk berkomentar.