Papua Barat Daya Online News, SORONG-Demam Piala Dunia kini tengah melanda seluruh penjuru dunia, tidak terkecuali di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Euforia turnamen sepak bola terakbar ini memunculkan berbagai cerita menarik dari para tokoh daerah. Salah satunya datang dari Bupati Sorong, Johny Kamuru, yang secara terbuka menyatakan dukungan penuhnya untuk Tim Nasional Portugal.
Bagi Johny, mendukung tim berjuluk Selecao das Quinas tersebut adalah pilihan “harga mati” yang tidak bisa ditawar lagi. Menariknya, meski Johny Kamuru diketahui memiliki tanggal lahir yang sama dengan megabintang Argentina, Lionel Messi (yakni 24 Juni), kesetiaannya sama sekali tidak tergoyahkan dari rival abadi Messi, yaitu Cristiano Ronaldo (CR7).
”Secara pribadi saya mendukung Portugal. Dari dulu saya memang menyukai Portugal dan Cristiano Ronaldo. Apapun yang terjadi, saya tetap memilih Portugal,” ujar Johny Kamuru mantap,Rabu (17/06/26)
Bagi Bupati Sorong, daya tarik Cristiano Ronaldo tidak hanya sebatas kehebatannya dalam mengolah si kulit bundar di lapangan hijau atau statusnya sebagai top skor sepanjang masa.
Alasan utama yang membuat Johny Kamuru menaruh hormat setinggi langit kepada CR7 adalah kedisiplinan dan jiwa sosialnya yang sangat tinggi di luar lapangan.
”Saya suka Cristiano Ronaldo karena dia sangat disiplin. Selain itu, dia juga dikenal memiliki jiwa sosial yang tinggi dan suka berbagi kepada sesama. Itu yang membuat saya sangat menghormatinya,” ungkap Johny.
Jauh Kamuru menyampaikan, ”salah satu bukti nyata yang paling ikonik dari kepedulian sosial Ronaldo adalah keputusannya untuk tidak mentato satu pun bagian tubuhnya. Di saat mayoritas pesepak bola modern memenuhi tubuh mereka dengan rajutan tinta, CR7 memilih menjaga kulitnya tetap bersih.Mengapa? Jawabannya sangat menyentuh: Agar ia bisa rutin mendonorkan darah dan sumsum tulang. Berdasarkan regulasi medis di banyak negara, orang yang baru membuat tato harus menunggu berkisar antara 4 bulan hingga 1 tahun sebelum diizinkan mendonorkan darah guna mengantisipasi risiko infeksi silang seperti Hepatitis atau HIV .Ronaldo tidak ingin masa tunggu tersebut menghalanginya untuk membantu sesama yang sedang kritis” Ucapnya dihadapan awak media.
Kedermawanan kapten Timnas Portugal ini bukan sekadar rumor, melainkan tercatat lewat berbagai aksi nyata yang diakui dunia:
1. Rutin Donor Darah & Sumsum Tulang: CR7 pertama kali tergerak menjadi donor sumsum tulang ketika anak dari rekan setimnya di Portugal, Carlos Martins, didiagnosis menderita leukemia. Sejak saat itu, ia menjadi donor aktif demi menyelamatkan anak-anak yang membutuhkan.
2.Duta Kemanusiaan Global: Ronaldo secara resmi aktif sebagai duta untuk tiga lembaga kemanusiaan besar dunia, yaitu Save the Children, Unicef, dan Red Cross (Palang Merah Internasional).
3. Bantuan untuk Indonesia (Tsunami Aceh): Masyarakat Indonesia tentu tidak lupa ketika Ronaldo datang langsung ke Aceh setelah bencana Tsunami 2004 untuk mengangkat Martunis sebagai anak asuhnya setelah melihat bocah tersebut bertahan hidup dengan jersey Timnas Portugal.
3. Donasi Finansial Fantastis: Pada tahun 2015, Ronaldo dinobatkan sebagai “Most Charitable Sportsperson” (Atlet Paling Dermawan di Dunia) oleh DoSomething.org setelah mendonasikan lebih dari £5 juta (sekitar Rp96 miliar) untuk membantu korban gempa bumi di Nepal. Ia juga kerap menjual trofi Ballon d’Or miliknya melalui lelang untuk disumbangkan ke yayasan anak-anak sakit parah (Make-A-Wish Foundation).
Melihat komposisi skuad Portugal saat ini yang dihuni oleh kombinasi pemain muda berbakat dan pemain berpengalaman, Johny Kamuru sangat optimistis bahwa tim pilihannya akan melangkah jauh.
Bagi Bupati Sorong, mendukung Portugal di Piala Dunia 2026 bukan sekadar mendukung sebuah tim sepak bola, melainkan bentuk apresiasi terhadap nilai-nilai kemanusiaan, kedisiplinan, dan keteladanan yang dicontohkan oleh sang kapten, Cristiano Ronaldo. [AR]











Komentar
Silakan login untuk berkomentar.