Muhammad Nur Umar : Bukan Sekadar ‘Omong-omong’, PPP Kabupaten Sorong Targetkan 5 Kursi di Pemilu Mendatang

Senin, 1 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Papua Barat Daya Online News,SORONG-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sorong resmi memanaskan mesin politiknya menyongsong pemilu legislatif mendatang. Melalui proses Musyawarah Cabang (Muscab) yang berlangsung dinamis dan alot, pimpinan baru Muhammad Nur Umar akhirnya dipercaya untuk menakhodai partai berlambang Ka’bah tersebut sebagai Ketua terpilih melalui mekanisme tim formatur.

​Dalam keterangan persnya di hadapan awak media, Ketua terpilih secara gamblang membeberkan target besar, strategi, hingga modal optimisme yang diusungnya demi memajukan PPP di Kabupaten Sorong dan wilayah Papua Barat Daya secara umum.

​Bidik 5 Kursi DPRD Kabupaten Sorong
​Menatap perebutan kursi parlemen daerah, PPP Kabupaten Sorong enggan hanya menjadi penonton. Dari total 25 kursi yang diperebutkan di DPRD Kabupaten Sorong, sang Ketua terpilih memasang target yang cukup berani, yakni mengamankan 5 kursi.

​”Target saya untuk Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Sorong pada pemilihan yang akan datang, dari 25 kursi yang diperebutkan, saya siap untuk menghasilkan 5 kursi,” tegasnya dengan penuh optimis.Senin(01/06/26)

​Ia menambahkan bahwa target tersebut bukan sekadar pemanis di atas kertas atau “omong-omong” belaka. Dirinya menyatakan siap mewakafkan waktu, tenaga, pikiran, hingga materi untuk mengonsolidasikan kekuatan partai demi meraih kemenangan.

​Usung Misi Persatuan dan Pembangunan Nyata
​Bukan tanpa alasan ia memilih PPP sebagai kendaraan politiknya. Menurutnya, nama “Persatuan Pembangunan” bukan sekadar identitas, melainkan sebuah misi ideologis yang sangat dibutuhkan masyarakat. Ia menilai, esensi politik hari ini bukanlah sekadar berdebat tentang teori demokrasi di sana-sini, melainkan bagaimana menyatukan seluruh elemen masyarakat yang beragam.

​”Artinya hari ini sebenarnya kita harus menyatukan masyarakat untuk bersama membangun negeri ini. Kita membutuhkan proses pembangunan yang kemudian bisa kita nikmati bersama, bukan pembangunan yang hanya dirasakan oleh seseorang atau sekelompok orang untuk kepentingan mereka,” ujarnya.

​Sebagai salah satu partai politik tertua di Indonesia, PPP memiliki rekam jejak panjang yang memperkuat posisi ideologisnya di daerah, termasuk di tanah Papua.

​Sebagai seorang figur yang tumbuh dari latar belakang dunia pendidikan, Ketua terpilih memiliki keunggulan strategis berupa basis massa yang riil dan loyal. ​Bagi dirinya, kedekatan sosiologis dengan para pendidik ini bukan sekadar modal politik, melainkan penggerak utama untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung dari akar rumput.

​Saat disinggung mengenai modal politik lainnya, ia membeberkan rekam jejak personalnya yang sudah lama mengakar di tanah Papua. Ia menegaskan bahwa dirinya merupakan salah satu tokoh yang ikut menandatangani dokumen usulan pemekaran wilayah di tanah Papua yang dikirimkan langsung kepada Presiden B.J. Habibie pada masa lalu.

​Selain itu, ia mengaku sengaja tidak memilih jalur Pegawai Negeri Sipil (PNS) karena jiwanya yang lebih condong sebagai seorang sosialis yang ingin bebas bergerak dan berjuang habis-habisan demi kemaslahatan masyarakat. Dengan rekam jejak nyata yang pernah ia torehkan baik di Papua maupun di Maluku Utara, ia meyakini masyarakat Kabupaten Sorong akan rasional dalam menjatuhkan pilihan.

​”Kita bicara tanpa bukti, jarang orang mau mendengar. Itulah optimisme saya,” pungkasnya menutup wawancara pers.[RA]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serahkan Alsintan di Kabupaten Sorong, Robert Kardinal Ajak Generasi Muda Papua Barat Daya Jadi Petani Sukses
Cegah Putus Sekolah, Robert Joppy Kardinal Launching PIP Aspirasi 2026 se-Papua Barat Daya
PPP Papua Barat Daya Sukses Gelar Muscab Lanjutan VI Kabupaten Sorong, Fokus Rebut Kembali Kursi Parlemen
Ketua DPRD Kabupaten Sorong : Miris PT MOW Nihil Kontribusi PAD, Lari Ke Mana Hasil Penjualan Gas?
Legislator Golkar Nansy Karundeng Kawal Tiga Usulan Warga Kampung Arar ke Paripurna
Partai Buruh Papua Barat Daya Siap Dorong Figur Perempuan, Febri Jein Andjar Menguat Di Suara Akar Rumput
Moses Sabono Terpilih Aklamasi Pimpin ExCo Partai Buruh Papua Barat Daya
Ketua DPRD Kabupaten Sorong Ikuti Kursus Lemhanas, Perkuat Kepemimpinan Daerah Berbasis Wawasan Kebangsaan

Komentar

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:32

Serahkan Alsintan di Kabupaten Sorong, Robert Kardinal Ajak Generasi Muda Papua Barat Daya Jadi Petani Sukses

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:33

Cegah Putus Sekolah, Robert Joppy Kardinal Launching PIP Aspirasi 2026 se-Papua Barat Daya

Senin, 1 Juni 2026 - 14:10

Muhammad Nur Umar : Bukan Sekadar ‘Omong-omong’, PPP Kabupaten Sorong Targetkan 5 Kursi di Pemilu Mendatang

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:57

Ketua DPRD Kabupaten Sorong : Miris PT MOW Nihil Kontribusi PAD, Lari Ke Mana Hasil Penjualan Gas?

Sabtu, 25 April 2026 - 19:48

Legislator Golkar Nansy Karundeng Kawal Tiga Usulan Warga Kampung Arar ke Paripurna

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page