PapuaBaratDayaOnlineNews,SORONG-Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P3A) sukses menyelenggarakan Seminar bertajuk “1000 Profesi Perempuan dalam Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan dan Anak, serta Pemberdayaan di Bidang Ekonomi dan Politik”. Kegiatan ini dipusatkan di hotel Aquarius, Distrik Aimas, Senin (20/04/2026).

Ketua Panitia Pelaksana, Febri Jein Andjar, dalam laporannya menyampaikan bahwa seminar ini merupakan puncak dari rangkaian peringatan Hari Kartini ke-147 tingkat provinsi. Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak tanggal 17 April hingga 20 April 2026, yang meliputi:

Ia merinci, rangkaian kegiatan diawali dengan pelatihan pembuatan kue yang diikuti 50 peserta dari Kelurahan Malasom, Kampung Klamono, dan Distrik Salawati Selatan, yang berlangsung di BLKK NU Kabupaten Sorong. Selanjutnya, digelar Karnaval Perempuan 1000 Profesi pada Sabtu (18/04/2026) dengan melibatkan sekitar 1.000 perempuan dari 40 organisasi wanita se-Papua Barat Daya dan Seminar Pemberdayaan, Menjadi agenda utama pada hari Senin, 20 April, yang diikuti oleh 31 organisasi wanita.
Sementara resepsi Peringatan,Direncanakan berlangsung di Hotel Rylich Panorama Kota Sorong dengan estimasi 200 peserta dari lingkungan Pemprov PBD dan organisasi wanita.
”Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan kita terhadap jasa R.A. Kartini sekaligus untuk menumbuhkan semangat kesetaraan dan peran aktif perempuan dalam pembangunan bangsa,” ujar Febri Jein Andjar dalam laporannya.
Ketua Umum Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Papua Barat Daya, Ny. Ida Priyanti dalam sambutannya menekankan pentingnya perempuan untuk terus adaptif dan inovatif, terutama dalam menghadapi peluang ekonomi digital dan peran politik di daerah.
”Perempuan Papua Barat Daya memiliki potensi yang luar biasa. Kita ingin membangun sinergi yang kuat antara pemerintah dan organisasi wanita seperti BKOW, PKK, dan DWP agar program pemberdayaan ini memiliki dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Ny. Ida Priyanti.
Seminar ini menghadirkan narasumber dari berbagai bidang, termasuk Ibu Dr. Selvyana Sangkek, S.E., M.Si., Ibu Barnike Susana Kalami, S.E., dan Ibu Dr. Anace Nauw, S.H., M.H., untuk memberikan wawasan strategis mengenai kemandirian ekonomi dan perlindungan hukum bagi perempuan.
Seluruh rangkaian kegiatan ini didukung oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya di bawah kepemimpinan Gubernur Elisa Kambu dan Wakil Gubernur K.H. Ahmad Nausrau. Panitia berharap melalui momentum Hari Kartini ini, perempuan di Papua Barat Daya dapat terus bersinergi membangun negeri yang lebih baik.[AR]











