Papua Barat Daya Online News, JAKARTA-Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI memulai uji kompetensi dan penilaian potensi bagi sepuluh kandidat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat Daya di Pusat Penilaian Kompetensi (Puspenkom) BKN RI, Jakarta, Selasa,(13/10/26)
Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya ini dibuka secara resmi dengan arahan Kepala BKN RI mengenai pentingnya integritas, objektivitas, dan kepemimpinan berorientasi pelayanan publik bagi pengawal birokrasi di provinsi anyar tersebut.
Di tengah dominasi kandidat laki-laki, perhatian tertuju pada Dr. Sellvyana Sangkek, S.E., M.Si. Ia menjadi satu-satunya figur perempuan yang berhasil lolos hingga tahap sepuluh besar dalam perebutan posisi puncak ASN di Papua Barat Daya tersebut. Kehadiran Sellvyana mempertegas keterwakilan perempuan dalam bursa kepemimpinan strategis di tanah Papua.
Menanggapi tahap krusial yang tengah dijalaninya bersama sembilan kandidat lain, Sellvyana menyatakan kesiapannya untuk mengikuti seluruh tahapan secara jujur, objektif, dan profesional. Ia menilai seleksi ketat ini merupakan instrumen penting untuk melahirkan pimpinan birokrasi yang benar-benar memahami dinamika pembangunan daerah.
Para kandidat Sekda Papua Barat Daya bersiap mengikuti uji kompetensi di Puspenkom BKN RI, Jakarta, usai menerima arahan dari Kepala BKN RI.
”Kami semua siap termasuk saya pribadi untuk mengikuti seluruh rangkaian penilaian dengan tenang dan penuh keyakinan. Apa pun hasilnya, ini adalah proses terbaik untuk menemukan pemimpin yang paling tepat bagi Tanah Papua Barat Daya yang kita cintai,” kata Sellvyana usai menerima pembekalan.
Tahapan asesmen di Puspenkom BKN ini melibatkan pengujian menyeluruh, mencakup kompetensi manajerial, sosiokultural, analisis kasus, hingga simulasi presentasi dan wawancara.
Seleksi ketat ini ditargetkan mampu menyaring figur Sekda yang tak hanya piawai mengelola tata kelola pemerintahan secara administratif, tetapi juga memiliki visi kepemimpinan transformasional dan berintegritas tinggi demi menopang akselerasi kesejahteraan masyarakat Papua Barat Daya.[AR]
Komentar
Silakan login untuk berkomentar.