PapuaBaratDayaOnlineNews,SORONG-Antusiasme masyarakat terhadap gelaran Liga 4 Piala Gubernur Papua Barat Daya terus meningkat jelang partai puncak. Sejumlah laporan media lokal menyebutkan, turnamen ini menjadi salah satu kompetisi sepak bola paling bergengsi di tingkat regional Papua Barat Daya tahun 2026, dengan partisipasi tim-tim terbaik dari berbagai kabupaten/kota.
Sejak awal penyelenggaraan, Liga 4 dinilai tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum pembinaan talenta muda serta kebangkitan sepak bola daerah. Dukungan pemerintah daerah dan keterlibatan berbagai pihak turut memperkuat pelaksanaan turnamen yang berlangsung kompetitif dan tertib.
Panitia Pelaksana (Panpel) Liga 4 Piala Gubernur Papua Barat Daya pun memastikan kesiapan penuh jelang laga perebutan juara ketiga dan partai final perebutan juara pertama.
Ketua Panpel Liga 4 Piala Gubernur PBD, Amatus Turot menyampaikan bahwa seluruh rangkaian pertandingan sejak fase penyisihan hingga semifinal berjalan dengan lancar, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Mulai dari penyisihan yang diikuti 9 tim, semuanya berlangsung baik, tertib, dan fair play terjaga,” ujar Amatus Turot dalam keterangannya kepada media pada Sabtu malam di Aimas Hotel(4/4/2026).
Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan bahwa pada babak perempat final, panitia menghadirkan wasit berlisensi Liga 2 dari Makassar guna memastikan kualitas pertandingan tetap terjaga.
Untuk laga perebutan tempat ketiga, Persitam Tambrauw dijadwalkan akan bertanding pada Minggu (5/4/2026) pukul 15.00 WIT. Sementara partai puncak akan mempertemukan Persemay Maybrat melawan Persikos Kota Sorong pada Senin (6/4/2026) pukul 15.00 WIT dalam laga yang diprediksi berlangsung sengit.
Amatus menegaskan bahwa kesiapan panitia telah mencapai 95 persen, dengan sisa persiapan hanya pada pelaksanaan teknis di hari pertandingan.
“Untuk kesiapan kami sangat-sangat siap. Tinggal pelaksanaan saja. Termasuk hadiah dan uang pembinaan juara 1, 2, dan 3 sudah disiapkan,” jelasnya.
Pelaksanaan penutupan Liga 4 Piala Gubernur Papua Barat Daya dipastikan berlangsung meriah karena akan ditutup langsung oleh Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu. Sejumlah kepala daerah, pengurus sepak bola, hingga pihak sponsor juga dijadwalkan hadir.
Dalam upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan, panitia menetapkan harga tiket sebesar Rp20.000 untuk kategori umum dan Rp100.000 untuk VIP. Kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi membludaknya penonton.
Selain itu, pengamanan juga akan diperketat dengan penambahan personel yang bekerja sama dengan aparat keamanan setempat, mengingat tingginya animo masyarakat terhadap laga final yang mempertemukan dua tim kuat.
Meski demikian, Amatus memberikan apresiasi kepada penonton yang dinilai tertib sepanjang turnamen berlangsung.
“Selama pertandingan dari fase grup hingga semifinal tidak ada insiden berarti. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat sangat tinggi dalam mendukung sepak bola,” ucapnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat Papua Barat Daya untuk hadir langsung dan memberikan dukungan dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Mari datang ke Stadion Bawela, dukung tim dengan sportif. Kehadiran masyarakat adalah bagian dari membangun sepak bola di Papua Barat Daya,” tandasnya.[RA]











