Papua Barat Daya Online News, SORONG-Komitmen pemerintah dalam memperkuat peran kelembagaan adat di daerah kembali diwujudkan. Pemerintah secara resmi menyalurkan bantuan sosial berupa fasilitas pendukung sekretariat kepada Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Yapen Waropen Kabupaten Sorong, Frans Samakori, pada Kamis (20/8/2026).
Penyaluran bantuan ini ditujukan untuk menunjang operasional organisasi sekaligus memantapkan posisi LMA sebagai jembatan aspirasi, ruang komunikasi, dan perekat sosial di tengah tingginya keberagaman masyarakat Kabupaten Sorong.
Ketua LMA Yapen Waropen Kabupaten Sorong, Frans Samakori, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam atas kepedulian pemerintah terhadap eksistensi lembaga adat.
“Lembaga adat memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga persatuan dan menjadi ruang bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Karena itu, komunikasi dan kebersamaan harus terus dibangun,” tegas Frans saat memberikan keterangan.
Frans mengungkapkan bahwa kemajemukan suku, budaya, dan latar belakang di Kabupaten Sorong adalah modal sosial yang sangat berharga. Ia mengingatkan agar perbedaan tidak memicu keretakan di tengah warga.
“Keberagaman ini adalah kekuatan yang harus kita pelihara bersama. Perbedaan tidak boleh menjadi alasan munculnya perpecahan, tetapi harus menjadi dasar untuk memperkuat persaudaraan dan toleransi,” lanjutnya.
Dalam meredam potensi gesekan di lapangan, Frans menekankan pentingnya mengedepankan tradisi lokal seperti musyawarah dan dialog terbuka agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara damai.
“Setiap persoalan masyarakat sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah. Pendekatan ini ampuh mencegah berkembangnya konflik sekaligus menjaga hubungan yang harmonis antara masyarakat, lembaga adat, dan Pemerintah,” jelas Frans.
Lebih lanjut, ia berharap perhatian pemerintah tidak berhenti pada sarana fisik semata, melainkan berlanjut pada program-program pemberdayaan masyarakat adat yang lebih luas.
“Sinergi antara Pemerintah dan lembaga adat harus terus diperkuat. Dengan komunikasi yang baik, berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.
Mengakhiri penyampaiannya, Frans mengimbau seluruh lapisan elemen daerah untuk bahu-membahu menciptakan suasana wilayah yang aman dan tertib.
“Saya mengajak seluruh tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan. Terciptanya Kabupaten Sorong yang aman dan kondusif merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan kita semua,” pungkas Frans.[AR]











Komentar
Silakan login untuk berkomentar.