Papua Barat Daya Online News, SORONG-Kehadiran gerai kuliner populer Mie Gacoan yang dijadwalkan resmi beroperasi pada Minggu (28/06) di Kabupaten Sorong kini tengah menjadi sorotan tajam. Meskipun kehadirannya disambut antusias oleh masyarakat, namun minimnya keterlibatan Orang Asli Papua (OAP) dalam komposisi tenaga kerja gerai tersebut memicu kekecewaan berbagai pihak.

Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong. Plt Sekda Kabupaten Sorong, Adi Bramantyo, memberikan penegasan keras kepada pihak manajemen Mie Gacoan agar segera melakukan evaluasi terkait kebijakan rekrutmen karyawan mereka.
Dalam sambutannya saat tasyukuran sekalian pengguntingan pita tanda Gerai Mie Gacoan Resmi dibuka, Adi Bramantyo menyampaikan keberatan secara terbuka kepada manajemen. Ia menekankan bahwa kehadiran investasi di tanah Papua, khususnya di Kabupaten Sorong,seharusnya memberikan dampak ekonomi dan sosial yang nyata bagi penduduk lokal.
”Tadi saya sudah sampaikan secara terbuka saat sambutan dan juga secara langsung kepada pihak manajemen agar mereka bisa memprioritaskan adik-adik kita yang OAP untuk dipekerjakan,” ujar Adi Bramantyo.
Menurut Adi, pihak manajemen harus mempertimbangkan dengan baik proporsi tenaga kerja lokal. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam dan akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap operasional gerai tersebut.
Pengawasan Melalui Dinas Tenaga Kerja
Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong telah menginstruksikan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk menjadikan hal ini sebagai poin utama dalam pengawasan (checklist) perusahaan.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap investor yang beroperasi di wilayah tersebut benar-benar menjalankan komitmen pemberdayaan masyarakat lokal sesuai dengan aturan dan semangat otonomi daerah.
”Tentu hal ini akan terus diawasi oleh pemerintah daerah melalui dinas terkait, dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja. Ini akan menjadi checklist kami. Semoga setelah ini ada evaluasi nyata dari pihak manajemen,” tambah Adi.Sabtu(27/06/26)
Minimnya penyerapan tenaga kerja OAP di awal pembukaan ini menjadi catatan penting bagi pihak manajemen. Masyarakat dan pemerintah berharap agar pihak Mie Gacoan segera melakukan penyesuaian komposisi karyawan dengan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah.
Diharapkan, kehadiran Mie Gacoan tidak hanya sekadar menjadi destinasi kuliner baru, tetapi juga mampu menjadi mitra bagi pembangunan ekonomi lokal dengan menyerap tenaga kerja asli Papua, sehingga tercipta sinergi yang positif antara pengusaha dan masyarakat setempat.[AR]











Komentar
Silakan login untuk berkomentar.