LP3KD Papua Barat Daya Gelar Rakerda II: Matangkan Evaluasi Program dan Strategi Kontingen Pesparani Nasional 2027

Kamis, 6 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Papua Barat Daya Online News, KOTA SORONG-Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi Papua Barat Daya resmi menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II di Kota Sorong pada Kamis (06/08/26).

Forum strategis ini difokuskan untuk mengevaluasi capaian program kerja setahun terakhir sekaligus merumuskan langkah konkret dalam menghadapi Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional IV tahun 2027 mendatang di Sulawesi Utara.

​Acara yang dibuka langsung oleh Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, ini diikuti oleh jajaran pengurus dan perwakilan LP3KD dari enam wilayah administratif, yaitu Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Tambrauw, Kabupaten Sorong Selatan, dan Kabupaten Maybrat.

Ketua Panitia Rakerda II LP3KD Papua Barat Daya, Yoseph Narahawarin, menjelaskan bahwa keberadaan Rakerda ini menjadi pijakan penting dalam mengukur efektivitas program pembinaan kerohanian dan seni budaya Katolik di provinsi termuda di Indonesia tersebut.

Ketua Panitia Rakerda II LP3KD Papua Barat Daya, Yoseph Narahawarin saat diwawancarai awak media

​”Yang paling pertama adalah evaluasi terhadap kegiatan selama satu tahun berjalan di LP3KD Papua Barat Daya. Kemudian yang tidak kalah penting adalah membahas persiapan teknis kontingen yang akan bertanding pada Pesparani Nasional di Manado, Sulawesi Utara, tahun 2027,” ujar Yoseph usai pembukaan acara.

Pesparani (Pesta Paduan Suara Gerejani) merupakan ajang berkala tingkat nasional dan daerah yang diselenggarakan oleh LP3K berdasarkan regulasi Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 35 Tahun 2016. Secara edukatif, Pesparani tidak sekadar ajang kompetisi bernyanyi atau seni tutur Kitab Suci, melainkan sarana pembinaan keimanan, penguatan moderasi beragama, serta pelestarian musik liturgi Katolik.

Melalui wadah ini, para peserta diajarkan kedisiplinan, kerja sama tim, dan penghayatan ajaran iman Katolik yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

​Rangkaian Rakerda II dirancang komprehensif selama tiga hari penuh. Hari pertama difokuskan pada diskusi panel Rakerda untuk menyusun rekomendasi dan program kerja tahunan agar pembinaan umat berjalan lebih terarah. Sementara itu, hari kedua dan ketiga diisi dengan pelatihan serta pendampingan (coaching clinic) bagi para pelatih kontingen Papua Barat Daya.

​Untuk menunjang kualitas persiapan, LP3KD Papua Barat Daya menghadirkan narasumber ahli dari Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN). Pendampingan ini difokuskan pada pengayaan materi, teknik vokal liturgi, pemahaman rubrik lomba, serta strategi pembinaan fisik dan mental peserta.

​Kontingen Papua Barat Daya yang akan dikirim ke Manado pada 2027 merupakan para pemenang seleksi Pesparani Tingkat Provinsi yang telah diselenggarakan pada tahun 2025 lalu.

Pada ajang tingkat provinsi tersebut, LP3KD Kota Sorong berhasil meraih predikat Juara Umum dan mendominasi hak representasi daerah untuk sejumlah cabang lomba di tingkat nasional.

​Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi tersebut serta komitmen terhadap pengembangan kapasitas mental spiritual masyarakat, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu menyerahkan dana pembinaan secara simbolis kepada LP3KD Kota Sorong.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, gereja, dan LP3KD, Rakerda II ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis yang tidak hanya siap mematangkan kontingen menuju podium nasional 2027, tetapi juga memperkuat kualitas pembinaan kerohanian umat Katolik di seluruh wilayah Papua Barat Daya. [AR]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UNAMIN Resmi Bentuk Disability Center, Sellvyana Sangkek Sebut Kampus Inklusif Berawal dari Perubahan Pola Pikir
Pertamina Patra Niaga Gelar Pasar Murah, Sembako Lengkap Hanya Rp75 Ribu
Masyarakat Sub Suku Moi Abun Sorong Komit Dukung Program Asta Cita Presiden Prabowo
Jaga Cendrawasih Hingga Penyu Belimbing, Pemerintah Papua Barat Daya Kemitraan Dengan Inggris
LMA Yapen Waropen Sorong Dorong Warga Perkuat Persatuan dan Kawal Pembangunan
‎Kepala Suku Tehit Sorong Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Sukseskan Program Pemerintah
Pemprov Papua Barat Daya Gelar Sosialisasi P3DN Demi Lindungi Konsumen dan Wujudkan Tertib Niaga
Kolaborasi BRI Peduli dan Yapessa Salurkan Ribuan Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Kota Sorong

Komentar

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 10:01

UNAMIN Resmi Bentuk Disability Center, Sellvyana Sangkek Sebut Kampus Inklusif Berawal dari Perubahan Pola Pikir

Jumat, 11 September 2026 - 20:45

Pertamina Patra Niaga Gelar Pasar Murah, Sembako Lengkap Hanya Rp75 Ribu

Jumat, 11 September 2026 - 10:28

Masyarakat Sub Suku Moi Abun Sorong Komit Dukung Program Asta Cita Presiden Prabowo

Jumat, 11 September 2026 - 08:07

Jaga Cendrawasih Hingga Penyu Belimbing, Pemerintah Papua Barat Daya Kemitraan Dengan Inggris

Kamis, 10 September 2026 - 14:48

LMA Yapen Waropen Sorong Dorong Warga Perkuat Persatuan dan Kawal Pembangunan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page