Papua Barat Daya Online News, SORONG-Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sorong sukses mengawal jalannya rekayasa lalu lintas dalam rangka konvoi akbar perayaan penutupan Piala Dunia 2026. Kegiatan berskala besar yang mengerahkan ribuan massa penonton dan pencinta sepak bola ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Sorong, AKP Jopi Kewilaa. Berkat perencanaan yang matang serta pengawasan ketat di lapangan, seluruh rangkaian konvoi berjalan aman, lancar, dan sesuai dengan rencana tanpa adanya insiden kecelakaan lalu lintas maupun gangguan kamtibmas lainnya.
Dalam pelaksanaannya, AKP Jopi Kewilaa menerapkan strategi pemetaan jalur yang sangat ketat untuk mengantisipasi kemacetan total di jalur protokol. Satlantas Polres Sorong melakukan pemisahan arus di mana kendaraan peserta konvoi, yang didominasi oleh kendaraan roda dua, diarahkan ke satu lajur khusus guna menghindari gesekan dengan kendaraan umum. Sementara itu, kendaraan bertonase besar dan angkutan umum dialihkan menuju jalur alternatif luar kota sejak siang hari sebelum konvoi dimulai. Sistem contraflow serta buka-tutup jalan juga diterapkan secara dinamis pada persimpangan-persimpangan utama untuk memastikan mobilitas warga lokal tetap berjalan.
Keberhasilan ini tidak lepas dari penempatan personel Satlantas yang tersebar di titik-titik krusial, mulai dari lokasi start, rute utama konvoi, hingga titik kumpul akhir. AKP Jopi Kewilaa menegaskan bahwa pihaknya mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas di lapangan.
Anggota yang bertugas tidak hanya mengatur jalan, tetapi juga aktif memberikan imbauan menggunakan pengeras suara agar para peserta konvoi tetap tertib, menggunakan helm, dan tidak berkendara dengan kecepatan tinggi yang dapat membahayakan keselamatan.

Antusiasme luar biasa ini juga dirasakan oleh para pendukung fanatik tim nasional yang turun ke jalan, salah satunya adalah Helena, seorang pendukung setia Argentina yang ikut merayakan euforia tersebut. Helena memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi aparat kepolisian yang berjaga sepanjang rute konvoi.
”Kami sangat berterima kasih kepada Polres Sorong, khususnya Satlantas. Sebagai pendukung Argentina, kami bisa merayakan kemenangan dan penutupan Piala Dunia ini dengan sangat gembira tanpa rasa takut. Pak Polisi sangat ramah mengarahkan jalan, sehingga konvoi ribuan orang ini bisa tetap tertib, aman, dan tidak ada senggolan sama sekali di jalanan,” ungkap Helena dengan penuh semangat.
Berdasarkan hasil evaluasi pasca-acara, perayaan penutupan Piala Dunia 2026 di wilayah Sorong dinyatakan bersih dari insiden negatif. Pihak kepolisian mengonfirmasi tidak ada satu pun laporan kecelakaan lalu lintas, baik kecelakaan tunggal maupun senggolan antar-peserta konvoi. Selain itu, situasi keamanan tetap terkendali tanpa adanya aksi kriminalitas jalanan atau gesekan antarkelompok pemuda. Setelah konvoi selesai dibubarkan, arus lalu lintas di Kota dan Kabupaten Sorong dapat kembali normal dalam waktu yang relatif cepat berkat kesigapan petugas dalam membersihkan jalur.
Kinerja sigap AKP Jopi Kewilaa beserta jajaran Satlantas Polres Sorong ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat dan komunitas pencinta bola di Sorong. Mereka menilai kepolisian berhasil menjaga keseimbangan antara memberikan ruang bagi kegembiraan warga dengan pemenuhan hak-hak pengguna jalan lainnya.
Dengan berakhirnya konvoi ini secara aman, Polres Sorong sekali lagi membuktikan komitmennya dalam menjaga Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Kabupaten Sorong. [AR]











Komentar
Silakan login untuk berkomentar.