‎Junita Linda Kamuru Soroti Ancaman Doktrin Radikalisme dan Pernikahan Dini di Kalangan Pelajar

Jumat, 21 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Papua Barat Daya Online News,SORONG-Pemerintah Kabupaten Sorong melalui Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sorong berkolaborasi dengan Densus 88 Satgaswil Papua Barat serta program INKLUSI menggelar kegiatan Sosialisasi Bina Remaja Usia Sekolah. Acara bertema Generasi Muda Cemerlang ini berlangsung di SMK Negeri 2 Kabupaten Sorong, Jalan Petrocina KM 24, Kelurahan Majaran, Distrik Salawati, pada Jumat,(21/08/26)

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIT ini dirancang khusus untuk membekali para siswa dengan pemahaman komprehensif terkait ancaman radikalisasi, bahaya keterpaparan paham separatisme, serta dampak serius pernikahan dini.

Ketua TP-PKK Kabupaten Sorong Junita Linda Kamuru saat menyampaikan arahan.

Saat ditemui di sesi wawancara usai pelaksanaan kegiatan, Ketua TP-PKK Kabupaten Sorong Junita Linda Kamuru menyampaikan peringatan keras mengenai maraknya pola perekrutan kelompok radikal yang membidik pelajar sebagai target utama. “Anak-anakku sekalian harus paham, kelompok radikal dan separatis hari ini tidak lagi hanya bergerak di lapangan, tetapi menyusup langsung ke genggaman kalian melalui media sosial. Mereka memanfaatkan ego, emosi jiwa muda, serta kerentanan remaja untuk mencuci otak dengan propaganda ketidakadilan dan ajaran eksklusif,” ujar Junita kepada awak media.

Dalam wawancara tersebut, Junita menekankan bahwa sekali remaja terjebak dalam buaian doktrin kelompok separatis, masa depan yang telah dirancang akan runtuh seketika. “Ketika kalian terpengaruh dan masuk ke dalam jaringan pembentukan anggota separatis, kalian tidak hanya merusak cita-cita pribadi dan menghancurkan hati orang tua, tetapi juga berhadapan langsung dengan hukum dan ancaman tindakan kriminalitas. Jangan biarkan masa depan kalian dijadikan alat oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah keutuhan bangsa,” terangnya.

Arahan mengenai bersosial media yang baik kepada siswa SMK Negeri 2 Kabupaten Sorong

‎​Selain isu radikalisasi, Junita Linda Kamuru turut memberikan sorotan tajam terkait fenomena pernikahan dini yang kerap dipicu oleh kehamilan terpaksa maupun ego remaja yang tak terkendali. “Kita juga ada berkolaborasi dengan INKLUSI Australia-Indonesia terkait Pernikahan itu bukan pelarian dari masalah sekolah, dan bukan pula ajang pembuktian ego remaja. Menikah di usia sekolah akibat dorongan emosi sesaat atau situasi terpaksa adalah awal dari kesengsaraan panjang,” ungkap Junita di hadapan para wartawan Papua Barat Daya Online News.

Ia memaparkan secara mendalam deretan bahaya medis hingga sosial yang membayang-bayangi pernikahan di bawah umur. “Data dan kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa 41 persen pasangan usia remaja mengalami depresi dan gangguan mental berat karena ketidaksiapan psikologis. Secara fisik, organ reproduksi remaja belum matang sempurna, sehingga risiko pendarahan, bayi lahir stunting, hingga kematian ibu melahirkan sangat tinggi. Belum lagi kekerasan dalam rumah tangga yang sering meledak akibat ego yang belum matang,” jelasnya.

‎​Mengakhiri sesi wawancara, Junita mengajak seluruh pihak dan para siswa untuk membentengi diri dengan literasi digital yang baik serta keberanian untuk menolak segala bentuk pergaulan bebas dan propaganda berbahaya. “Masa depan Kabupaten Sorong ada di tangan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan kuat. Tuntut ilmu setinggi-tingginya, bijaklah menggunakan media sosial, dan katakan tidak pada radikalisasi serta pernikahan dini,” pungkasnya.

‎​Sinergi lintas lembaga ini diharapkan mampu membentuk generasi muda Kabupaten Sorong yang cerdas, berkarakter kuat, serta berwawasan kebangsaan utuh guna menyongsong masa depan daerah yang lebih maju.[AR]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel papuabaratdayaonlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Pengamanan Perairan Timur, Dua Kapal Perang Koarmada III Gelar Latihan Taktis
Lewat Subuh Keliling, Polsek Sorong Kota Sosialisasi Quick Wins Kapolri dan Tampung Keluhan Warga
Prajurit Koarmada III Tetap Jalankan Tes Kesamaptaan Jasmani di Tengah Ancaman Kabut Asap Karhutla
‎​Sellvyana Sangkek: Data SE2026 Harus Jadi Solusi Nyata Kesejahteraan Pelaku Usaha
‎Kesbangpol Papua Barat Daya Tekankan Peran FKUB Jaga Kerukunan Jelang Tahapan Pemilu 2027
‎Polsek Salawati Ubah Hidup Pasutri Lewat Program POLIRAN: Dari Petugas Kebersihan hingga Mandiri Berusaha Kios
‎Jadi Khatib Jumat di Malasigit, Kapolsek Klamono Tebar Pesan Persatuan dan Kerukunan
‎Dukung Green Policing, Polresta Sorong Kota Gelar Aksi Bersih Lingkungan Bersama Warga

Komentar

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:50

Perkuat Pengamanan Perairan Timur, Dua Kapal Perang Koarmada III Gelar Latihan Taktis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:41

Lewat Subuh Keliling, Polsek Sorong Kota Sosialisasi Quick Wins Kapolri dan Tampung Keluhan Warga

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:03

Prajurit Koarmada III Tetap Jalankan Tes Kesamaptaan Jasmani di Tengah Ancaman Kabut Asap Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:42

‎​Sellvyana Sangkek: Data SE2026 Harus Jadi Solusi Nyata Kesejahteraan Pelaku Usaha

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:38

‎Kesbangpol Papua Barat Daya Tekankan Peran FKUB Jaga Kerukunan Jelang Tahapan Pemilu 2027

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page